Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Permen Jahe Terhadap Penurunan Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Lusy Pratiwi; Desy Qomarasari; Nisrien Ilmia; Winda Pratiwi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1687

Abstract

Latar Belakang: Emesis gravidarum merupakan ketidaknyaman pada kehamilan trimester I yang berdampak pada penururnan nafsu makan, ketidaksimbangan elektrolit, hingga perubahan metabolisme tubuh. Jahe mengandung minyak atsiri yang mampu menenangkan dan ngigerol mampu menurunkan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I, jahe juga mengandung shogaol yang bersifat antiemetik alami dan aman untuk dikonsumsi ibu hamil. Salah satu bentuk yang praktis dan disukai adalah permen jahe. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian permen jahe terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Metode: Jenis Penelitian quasi-eksperimental dengan rancangan One Group with Pre-Post Test Design. Populasi adalah ibu hamil trimester 1 yang mengalami emesis gravidarum. Sampel penelitian sebanyak 23 responden yang diberikan permen jahe sebanyak 2 kali sehari selama 4 hari. Instrumen yang digunakan adalah lembar karakteristik responden, lembar kepatuhan, dan lembar PUQE-24. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menyebutkan bahwa dari 23 responden yang diberikan permen jahe 10 (43,5%) responden tidak mengalami mual muntah dan 13 (56,5%) responden mengalami mual muntah tingan. Uji statistika menggunakan Wilcoxon test, didapatkan p-value 0,00<0,05, hasil analisis menunjukkan ada pengaruh signifikan pemberian permen jahe terhadap penurunan emesis gravidarum ibu hamil Trimester I. Kesimpulan: Ada Pengaruh yang signifikan pemberian permen jahe terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil Trimester I. Permen jahe dapat dijadikan sebagai alternatif terapi non-farmakologi yang aman, mudah, murah, dan praktis dalam mengatasi mual dan muntah pada ibu hamil.
Pengaruh Aromaterapi Jasmine Terhadap Penurunan Tingkat Stress dan Kecemasan Pada Pelanggan di Shabuga Family Massage & Reflexology Niati Ambarsari; Ahmad Subagiyo; Nisrien Ilmia; La Malihi; Yusdi Ghazaly; Rizky Khodijah Fajriyyah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61938

Abstract

Aktivitas padat meningkatkan beban ketegangan emosional masyarakat perkotaan Kota Bogor. Penelitian quasi-experiment dengan rencana One Group Pre-test and Post-test Design ini bertujuan mengetahui pengaruh inhalasi aromaterapi jasmine terhadap tingkat stres harian sesaat dan kecemasan akut pelanggan Shabuga Family Massage & Reflexology. Sampel berjumlah 62 responden melalui pengambilan sampel secara konsekutif (consecutive sampling) yaitu setiap pelanggan yang datang dan memenuhi kriteria inklusi diikut sertakan sebagai responden secara berurutan hingga jumlah sampel terpenuhi. Perlakuan menggunakan inhalasi uap volatil Bliss Scents Jasmine Essential Oil (BPOM TR246000321) melalui ultrasonik diffuser selama 60–120 menit. Data diukur menggunakan kuesioner modifikasi DASS-21 (stres) dan ZSAS (kecemasan). Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test memperoleh p-value 0,001 (p ≤ 0,05). Paparan aromaterapi jasmine efektif menurunkan tingkat stres dan kecemasan pelanggan, dibuktikan dengan skor post-test yang secara statistik lebih rendah daripada skor pre-test saat pelanggan baru tiba. Kesimpulan penelitian membuktikan pemberian inhalasi aromaterapi melati efektif secara signifikan dalam Penurunan skor perlu ditafsirkan hati-hati karena intervensi diberikan bersamaan dengan layanan Massage & Reflexology.