ahmi, Cut R
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan Buku KIA oleh Ibu Hamil Yasni, Hilma; Norausrina; ahmi, Cut R; Orisinal; Rasima; Maidar; Raisah, Putri
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/8rk5es63

Abstract

Angka kematian ibu di Indonesia masih tinggi, salah satunya disebabkan oleh pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang belum optimal sebagai sarana pemantauan kesehatan ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pemanfaatan Buku KIA oleh ibu hamil di Puskesmas Lhok Bengkuang, Kabupaten Aceh Selatan. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif melalui survei *cross-sectional*. Sampel penelitian terdiri dari 84 ibu hamil trimester ketiga yang dipilih menggunakan teknik *purposive sampling* dan memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner serta dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji *Chi-Square*. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 20–29 tahun (52,27%), berpendidikan rendah (41,67%), dan merupakan ibu rumah tangga (41,67%). Sebanyak 61,9% responden memanfaatkan Buku KIA secara positif. Uji bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara sikap ibu hamil (p=0,001); keyakinan, nilai, dan budaya (p=0,001); faktor lingkungan fisik, biaya, dan fasilitas kesehatan (p=0,001); serta sikap dan perilaku petugas kesehatan (p=0,001) dengan pemanfaatan Buku KIA. Namun, pengetahuan ibu tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p=0,394). Disimpulkan bahwa pemanfaatan Buku KIA lebih dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti sikap, budaya, lingkungan, dan dukungan petugas kesehatan dibandingkan dengan pengetahuan. Hasil ini menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam intervensi kesehatan ibu dan anak yang melibatkan aspek perilaku, budaya, dan dukungan dari sistem pelayanan.