Stroke merupakan salah satu masalah kesehatan serius di Desa Jatimelati, ditandai dengan meningkatnya angka kejadian yang dipicu oleh faktor risiko seperti hipertensi, gaya hidup tidak sehat, dan rendahnya pengetahuan masyarakat. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Jatimelati dalam mengurangi risiko stroke melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Pendekatan ini berfokus pada mobilisasi aset internal komunitas untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam beberapa tahapan, meliputi: observasi aset, pemeriksaan risiko stroke, penyuluhan kesehatan, pelatihan kader, senam bersama, pendampingan kader, serta monitoring dan evaluasi. 33333333 Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan stroke. Pemeriksaan awal pada 111 responden menunjukkan 40,5% menderita hipertensi dan 75,6% memiliki risiko stroke kategori hati-hati hingga tinggi. Program ini berhasil membentuk Kelompok Peduli Stroke dan melatih 20 kader kesehatan yang siap menjalankan edukasi secara mandiri. Pendekatan ABCD terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi aktif warga, membangun rasa kepemilikan program, dan menciptakan kerangka kerja promotif-preventif yang berkelanjutan untuk menekan risiko stroke di tingkat komunitas.