Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGUATAN PERAN KADER DAN KELUARGA DALAM PENCEGAHAN RISIKO JATUH PADA LANSIA PASCA STROKE: STRENGTHENING THE ROLE OF CADRES AND FAMILIES IN PREVENTING THE RISK OF FALLS IN ELDERLY POST STROKE Nurhasanah, Aan; Riyanti, Eska; Hartini, Tien; Rosidawati
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 14 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v14i1.795

Abstract

Stroke adalah gangguan aliran darah ke otak yang dapat menyebabkan kecacatan permanen, berisiko tinggi menyebabkan jatuh pada lansia. Kondisi ini menyebabkan disabilitas, kehilangan sensasi, penurunan koordinasi, dan keseimbangan tubuh yang mempengaruhi kemampuan lansia untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Dukungan keluarga sangat penting untuk membantu proses pemulihan dan meningkatkan kualitas hidup lansia. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan keluarga dan kader dalam pencegahan jatuh pada lansia pasca-stroke. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan materi dengan presentasi Power Point (PPT) dan video selama dua hari, diikuti oleh lanjutan latihan Range of Motion (ROM) selama dua hari. Kemudian dilanjutkan dengan pendampingan keluarga lansia stroke selama empat minggu, dengan enam kader sebagai pendamping. Pemantauan dilakukan dengan buku pemantauan untuk 24 keluarga lansia pasca-stroke, melibatkan total 30 keluarga. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, sikap, dan keterampilan keluarga dalam mencegah jatuh pada lansia pasca stroke.
PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RW 09, LUBANG BUAYA, CIPAYUNG, JAKARTA TIMUR: IMPROVING CADRE KNOWLEDGE IN THE PREVENTION OF CORONARY HEART DISEASE IN RW 09, LUBANG BUAYA, CIPAYUNG, EAST JAKARTA Rosidawati; Suryati, Eros Siti; Fratidhina, Yudhia
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 14 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v14i1.797

Abstract

Penyakit jantung koroner (PJK) adalah gangguan fungsi jantung akibat penyumbatan pembuluh darah koroner, yang menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Data Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 menunjukkan prevalensi PJK nasional sebesar 1,5%, dengan DKI Jakarta mencapai 1,9%. Salah satu upaya mengatasi masalah ini adalah meningkatkan pengetahuan kader kesehatan melalui pengabdian masyarakat dalam rangka pencegahan primer PJK. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam upaya pencegahan PJK di RW 09, Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM). Metode kegiatan meliputi edukasi berupa penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan (tekanan darah, kolesterol, asam urat), latihan senam jantung sehat, dan simulasi penyuluhan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan dari April hingga Oktober 2024, dengan jumlah peserta sebanyak 20 kader. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kader dari 45% menjadi 85%. Keberhasilan ini terlihat dari keaktifan peserta, kemampuan menjawab post-test, dan kemampuan mempraktikkan penyuluhan dalam simulasi. Monitoring dan evaluasi dilakukan melalui observasi dan post-test, yang menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan kader berdampak positif dalam mendukung pencegahan PJK di masyarakat.
PENGARUH EDUKASI MULTIMEDIA TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU REMAJA DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT DIABETES MELITUS DI KECAMATAN CAKUNG JAKARTA TIMUR : EFFECT OF MULTIMEDIA EDUCATION ON ADOLESCENT KNOWLEDGE, ATTITUDE, AND BEHAVIOR IN DIABETES PREVENTION ON CAKUNG, EAST JAKARTA Suryati, Eros Siti; Wahyudin; Nurdahlia; Agustina; Rosidawati
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 8 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/stm.v8i2.859

Abstract

This study aimed to determine the effect of multimedia education on improving adolescents’ knowledge, attitudes, and behaviors in the prevention of diabetes mellitus in Cakung District, East Jakarta. A quasi-experimental design with a pretest-posttest control group was employed, involving 70 high school students (40 in the intervention group and 30 in the control group). The intervention was carried out by screening a 10-minute animated educational video once a week for 8 consecutive weeks. The instrument used was a knowledge, attitude, and practice (KAP) questionnaire that had been translated into Indonesian and proven valid and reliable, with scores converted to a 0–100 scale. The analysis showed significant improvements in knowledge (p=0.000), attitude (p=0.009), and behavior (p=0.000) scores in the intervention group compared to the control group. The study demonstrates that multimedia education is effective in raising awareness and promoting behavioral change among adolescents in diabetes prevention. Therefore, multimedia-based approaches are recommended as educational strategies in schools for adolescent health promotion. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi multimedia terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja dalam pencegahan diabetes melitus di Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Penelitian menggunakan desain eksperimen semu dengan rancangan pretest-posttest control group yang melibatkan 70 siswa SMA (40 kelompok intervensi dan 30 kelompok kontrol). Intervensi diberikan melalui pemutaran video animasi edukatif berdurasi 10 menit setiap minggu selama 8 minggu. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan, sikap, dan perilaku yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia serta telah valid dan rreliabel yang dikonversi ke skala 0–100. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada skor pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,009), dan perilaku (p=0,000) pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol. Penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi multimedia efektif dalam meningkatkan kesadaran dan mendorong perubahan perilaku remaja terkait pencegahan diabetes. Oleh karena itu, pendekatan multimedia dapat direkomendasikan sebagai strategi edukatif di sekolah untuk promosi kesehatan remaja.
PENGGUNAAN METODE SNOWBALL THROWING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS KELAS V SDN 007 PURNAMA KECAMATAN DUMAI BARAT KOTA DUMAI Rosidawati
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 5 No. 3 (2016): EDISI HUT PGRI KE-71
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/

Abstract

The low value of students is caused by the wrong way teachers teach. Students tend to get bored in the subjects at school because teachers dominate the learning process. This results in students feeling compelled to follow the lessons. This study aims to improve student learning outcomes in social studies class V SDN 007 Purnama Kota Dumai. The study was conducted from January 4 to January 12, 2012, involving 26 students of class V, consisting of 15 male and 11 female students. This research consisted of two cycles, each cycle comprising two meetings. To obtain data on student learning outcomes in the implementation of learning using the throwing snowball method, a written test was used. Meanwhile, to assess teacher and student activities, observation sheets were utilized. The results of the study showed that student activity in the first cycle at meeting I reached only 45.1% (poor category), while in meeting II it increased to 59.2% but still remained in the poor category. In the second cycle, student activity at meeting I increased to 68.7% (still in the poor category), and in meeting II rose significantly to 86.9% (good category). Learning outcomes in the first cycle at meeting I reached a total score of 1280 with an average of 50 (poor category). In meeting II of the first cycle, learning outcomes increased to 1850 with an average score of 71.15 (fair category). In the second cycle, learning outcomes at meeting I reached 2095 with an average of 80.3 (good category). In meeting II, the score rose to 2116 with an average of 81.38 (good category). Thus, it can be concluded that the throwing snowball learning model can improve student learning outcomes in social studies learning for class V at SDN 007 Purnama Kota Dumai.