Articles
STRES KERJA DAN KELELAHAN KERJA PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH DASAR
Hendrawan, Andi;
Sucahyawati, Hari;
Cahyandi, Kristian;
Indriyani, Indriyani
JURNAL EMA (Ekonomi Manajemen Akuntansi) Vol 3, No 1 (2018): JUNI 2018
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47335/ema.v3i1.22
Pekerjaan guru dibagi menjadi dua, diantaranya pekerjan yang berkaitan dengan tugas mengajar, pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat, pekerjaan tersebut sangat membuat stres dan melelahkan yang berdampak pada kinerja guru yang kurang memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh dari kelelahan dan stres kerja terhadap kinerja guru di kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah guru Sekolah Dasar (SD) di Desa Kamulyan, Bantarsari, Kabupaten cilacap sebanyak 40 orang. Penelitian ini menggunakan seluruh populasi sebagai sampel penelitian. Peneltian ini menggunakan kuesioner yang disebarkan kepad seluruh guru dan kepala sekolah untuk engukur kinerja, hasil dari data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis korelasi product moment dan regresi. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa ada pengaruh negatif signifikan dari kelelahan terhadap kinerja yang bernilai P=0. Terdapat pengaruh kerja terhadap kinerja yang bernilai P=0. Penggabungan antara kelelahan dan stres kerja berpengaruh terhadap kinerja, maka diperlukan kontrol stres dan rasa lelah yang dirasakan untuk kinerja yang lebih baik. Kata Kunci: Kelelahan, Stres, Kinerja
Altruism Atas Kapal KM Selayang Pandang
Suryani, Dedeh;
Hendrawan, Andi;
Pramono, Sri
Marine Science and Technology Journal Vol 5 No 1 (2024): Marine Science and Technology Journal
Publisher : Universitas Ivet
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31331/maristec.v1i1.3034
Most research on altruism has not attempted to prove the existence of altruism. However, the problems associated with identifying altruism have not escaped the attention of researchers. An examination of the contribution of altruism studies to the understanding of social behavior, personality. The research method used was observation using 35 samples of crew members from the KM ship at a glance. The results of the research show that the majority of Selayang Pandang Ship Crews behave in altruism, which will improve performance
Perbaikan Ruber Tyred Gantry pada Pelaksanaan Bongkar Muat Petikemas
Lusiani;
Hendrawan, Andi;
Rema Bei, Sefrianus;
Abdullah, Usman
Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Akademi Maritim Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pelaksanaan kegiatan bongkar muat peti kemas merupakan kegiatan yang memerlukan perencanaan tersturktur, hal tersebut dikarenakan saat kegiatan menggunakan peralatan yang berukuran besar serta memiliki daya angkat tinggi, sehingga perawatan peralatan bongkar muat sangat diperlukan agar meminimalisir resiko kegagalan fungsi alat yang menyebabkan perlunya perbaikan saat kegiatan berlangsung sehingga dapat menyebabkan aktivitas bongkar muat tertunda dan menimbulkan biaya tambahan. Salah satu dari beberapa peralatan yang dimanfaatkan dalam aktivitas bongkar muat yakni Ruber Tyred Gantry. Alat tersebut memerlukan perawatan rutin. Oleh karena itu, maka penulis tertarik mengkaji terkait Perbaikan Ruber Tyred Gantry pada pelaksanaan bongkar muat petikemas. Dengan tujuan yakni mendeskripsikan perbaikan Ruber Tyred Gantry (RTG) pada pelaksanaan Bongkar Muat Petikemas. Metode kajian dalam bentuk observasi, interview, kepustakaan, sumber data primer serta sekunder melalui analisa data deskriptif kualitatif. Objek kajian ini yaitu pada PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional III Cabang Tenau Kupang saat pelaksanaan bongkar muat. Waktu pengambilan data mulai dari 02 Maret 2022-31 Mei 2022. Hasil kajian mendeskripsikan bahwa telah dilaksanakan pengecekan terbakarnya motor gantry serta perbaikan dilakukan dengan menggantikan motor gantry yang mengalami kebakaran. Pada saat sesudah menggantikan motor gantry, teknisi/mekanik kemudian menghidupkan mesin RTG untuk mengecek normal tidaknya pengoperasian RTG, dan diperoleh hasil bahwa RTG dapat beroperasi dengan normal kembali dan proses bongkar muat petikemas dapat dilanjutkan dengan baik, sehingga perlu dilakukan perawatan rutin agar tidak terjadi kerusakan RTG, serta dilakukan pengecekan sebelum pelaksanaan bongkar muat petikemas agar aktivitas bongkar muat berjalan lancar.
Karakteristik Air Cooler di Kabin Kapal KM. Ebisu
Ragil Purnomo, Yohanes;
Insani, Immawan;
Hendrawan, Andi
Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Akademi Maritim Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sistem pendingin evaporatif merupakan alternatif ramah lingkungan karena tidak memanfaatkan bahan yang menipiskan lapisan ozon atau berkontribusi terhadap pemanasan global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabilitas air cooler dan karakteristik air cooler dengan cooling pad sabut kelapa yang digunakan di kabin kapal. Penelitian ini menggunakan air cooler yang ada di pasaran dengan menambahkan cooling pad serabut kelapa dan membandingkan air sebagai fluida kerja dengan penambahan 2 kg es batu dan tanpa penambahan 2 kg es batu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (a) Pendingin udara dengan tambahan cooling pad pendingin sabut kelapa bekerja lebih baik daripada pendingin udara tanpa cooling pad serabut kelapa. (b) Karakteristik pendingin udara yang dimodifikasi dengan 8 variasi memberikan hasil efisiensi terbaik saat menggunakan cooling pad serabut kelapa dan penambahan 2 kg es batu pada kondisi udara berikut : Kondisi udara kering masuk (TdBin) = 31,50°C, kondisi udara kering keluar (TdBout) = 23,50°C, kondisi udara basah masuk (TwBin) = 21,00°C, kondisi udara basah keluar (TwBout) = 21,00°C, dan dengan efisiensi (h) = 91,89%.
Performance of spark-ignition engine at various fuel octane numbers
Prihatno, Anton;
Hendrawan, Andi
Applied Research and Smart Technology (ARSTech) Vol. 2 No. 1 (2021): Applied Research and Smart Technology
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/arstech.v2i1.149
The paper describes the performance of a spark-ignition engine at various fuel octane numbers. This study was realised using a 150cc automatic motorcycle with a compression ratio of 10.6:1. The experiments were conducted on three types of gasoline with different research octane numbers (RON), namely 88, 90, and 92. The torque and power of the engine were evaluated using a dyno test, while fuel consumption was simultaneously monitored during the experiments. The data were then collected and analysed using Motorcycle Communication System (MCS). The MCS measurements indicated that fuel with RON 92 allows the vehicle to reach the top speed and rotation at a gas opening angle of 25° - 79°. Applying fuel with the proper octane number in an engine with a particular compression ratio can maintain optimal engine performance. Decreasing the fuel's octane rating from the recommended conditions based on the engine specifications causes a decrease in engine performance. Torque and power tend to drop, and fuel is not economical.
Pengaruh Tingkat Pengetahuan Keselamatan Pelayaran terhadap Pemenuhan Fasilitas K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) di Atas Kapal
Suryani, Dedeh;
Indriyani, Indriyani;
Hendrawan, Andi;
Pramono, Sri
Marine Science and Technology Journal Vol 4 No 2 (2023): Marine Science and Technology Journal
Publisher : Universitas Ivet
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31331/maristec.v4i1.2798
Shipping safety is a must, it is an obligation for everyone to carry it out. And the fulfillment of safety facilities is a must that must be carried out or fulfilled by shipping companies. Shipping safety is inseparable from the people on board, namely the Ship's Crew (ABK), namely people who become the crew of the ship and the Nakoda as its leader. This study aims to prove the relationship between the level of knowledge and the fulfillment of shipping safety facilities. . The study used 5 ships and 61 samples and analyzed using kai squared . The results of the study show that there is a significant relationship between the level of knowledge and the fulfillment of shipping safety facilities.
Pengaruh Berbagi Pengetahuan (Knowledge Sharing) dalam Peningkatan Perilaku Keselamatan Pelayaran
Hendrawan, Andi;
Sasongko, Aris;
Pramono, Sri
Marine Science and Technology Journal Vol 3 No 2 (2022): Marine Science and Technology Journal
Publisher : Universitas Ivet
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31331/maristec.v2i2.2036
Unsafe conditions can cause chronic work stress that will interfere with the performance of Kabal's subordinates (ABK). Guaranteed occupational safety and health will certainly improve performance which in turn will increase work productivity. The purpose of this research is to prove whether there is an effect of knowledge sharing on shipping safety. The research method was carried out using the analytical survey method. The results show that there is an effect of sharing knowledge on shipping safety with a value of P = 0.00.
K Keselamatan Pengelasan di Kapal Kalimantan Jaya Karya pada PT. Samudra Fishing Industri Cilacap
Hendrawan, Andi
Marine Science and Technology Journal Vol 4 No 1 (2023): Marine Science and Technology Journal
Publisher : Universitas Ivet
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31331/maristec.v3i2.2472
Pekerjaan las merupakan pekerjaan yang penih dengan resiko, karen berhdapan dengan potensi Bahasa antara lain panas, sinar , api dan setiap saat bisa mengancam jiwa. Karean potensi bahaya yang begitu besar maka fasilitas dan prosedur kesalamatan harus tersedia dan dilksanakan secara optimal. Pnelitian bertuuan untuk menilai fasilitas dan pesepsi pekerja las terhadap fasilitas perusahaan yang terssedia. Metode penelitian menggunkan metode kuantitatif dengan pendekatan crosectional dan observasional. Hasil menunjukan bahwa fasilitas untuk melaksanakan pekerjaan pengelasan, baik peralatan maupun sistem kesehatan dan keselamatan kerja tersedia dengan baik. Persepsi pekerja las juga baik sehingga fasilitas las yang tersedia sesuai dengan fasilitas yang ada. Perusah
Pertimbangan Lingkungan pada Pembangkit Listrik Tenaga OTEC (Ocean Thermal Energi Conversion)
Hendrawan, Andi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Teknik dan Rekayasa
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Indonesia, which has the largest population among ASEAN countries, soit will become net oil imports at the beginning of the 21st century. TheIndonesian government has developed a long-term energy plan that aimsto diversify energy to reduce the country's dependence on oil. Onerenewable energy source is utilizing differences in sea surfacetemperature, solar energy that creates this gradient and specificallyOcean Thermal Energy Conversion (OTEC) Ammonia is formed by acatalytic combination of 3 moles of hydrogen with 1 mole of nitrogen athigh pressure and medium temperature with an iron oxide catalyst. theenvironmental impact of a closed cycle OTEC can be understood. Thefollowing have been identified as potentially significant: release of fluidsor biocides that work in the atmosphere, impacts on threatened orendangered terrestrial or marine species, etc. Because of its irritation,these pollutants can stimulate the inflammatory process in the upperrespiratory tract, which is the channel of exposure from the nose to thethroat
Pemanfaatan Panas Buang Industri Untuk Membangkitkan Otec (Ocean Thermal Energi Conversion)
Hendrawan, Andi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Industrial waste heat is waste heat that is used to cool production machinery. This waste heat will be discharged into the environment with a relatively warm temperature which is above 30o C. Cilacap as an industrial city certainly has become one of the problems that must be solved. Because if not properly managed, it will damage the marine ecosystem. Utilization of industrial exhaust heat is very important, one of which is to be used to generate OTEC. You do this by transferring industrial exhaust heat to the OTEC system, which is to the evaporator that is used to evaporate the ammonia sample flow.