Noveri Amal Jaya Harefa
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Nias

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN BUKU CERITA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA TEKS NARASI PESERTA DIDIK KELAS III UPTD SD NEGERI 076095 HILIDAURA Artamefia Kristiani Daeli; Otilina Gulo; Indah Wijaya Lase; Noveri Amal Jaya Harefa
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i4.15901

Abstract

Reading narrative text is a foundational literacy skill that elementary school students must master to acquire broader academic knowledge. However, third-grade students at UPTD SD Negeri 076095 Hilidaura experienced difficulties in comprehending narrative reading texts comprehensively. The low initial mastery prior to the intervention was triggered by the scarcity of contextual learning resources and the absence of interactive visual media in instructional activities. This study aims to improve students' narrative text reading ability through the implementation of picture storybooks. This research is a Classroom Action Research (CAR) adapting the Kemmis and McTaggart model conducted in two cycles, comprising planning, action, observation, and reflection stages. The subjects were 27 third-grade students in the 2025/2026 academic year. Data collection techniques utilized classroom observation rubrics and reading comprehension tests. The findings revealed that the class average score improved progressively from 48.33 in the pre-cycle (22.22% mastery), to 64.18 in Cycle I (55.55% mastery), and reached 81.00 in Cycle II (88.89% mastery). Students' learning engagement also rose remarkably from 57.28% in Cycle I to 97.16% in Cycle II. Therefore, the implementation of picture storybooks is empirically proven to enhance the narrative text reading ability of third-grade elementary school students.   ABSTRAK Kemampuan membaca teks narasi merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh peserta didik di sekolah dasar sebagai fondasi pemerolehan pengetahuan. Namun kenyataannya, peserta didik kelas III UPTD SD Negeri 076095 Hilidaura mengalami kesulitan dalam memahami isi bacaan naratif secara komprehensif. Rendahnya ketuntasan belajar pra-tindakan dipicu oleh minimnya bahan ajar kontekstual dan belum digunakannya media visual interaktif di kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca teks narasi peserta didik melalui penerapan buku cerita bergambar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian mencakup 27 peserta didik kelas III tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dan tes membaca pemahaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kelas meningkat bertahap dari 48,33 pada pra-siklus (ketuntasan 22,22%), menjadi 64,18 pada siklus I (ketuntasan 55,55%), dan mencapai 81,00 pada siklus II (ketuntasan 88,89%). Aktivitas belajar peserta didik juga melonjak dari 57,28% pada siklus I menjadi 97,16% pada siklus II. Dengan demikian, penerapan buku cerita bergambar terbukti efektif meningkatkan kemampuan membaca teks narasi peserta didik kelas III sekolah dasar.  
ANALISIS IMPLEMENTASI INSTRUMEN ASESMEN SUMATIF TERHADAP CAPAIAN PEMBELAJARAN IPAS DALAM KURIKULUM MERDEKA DI SD NEGERI 070996 FULOLO BOTOMUZOI Analisman Lase; Agnes Renostini Harefa; Noveri Amal Jaya Harefa; Eka Periaman Zai
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i4.15407

Abstract

The implementation of summative assessments aligned with Learning Outcomes (CP) is essential to ensure the mastery of Science and Social Studies (IPAS) competencies in the Merdeka Curriculum at elementary schools. This study aims to analyze the implementation of summative assessment instruments toward learning outcomes in IPAS within the Merdeka Curriculum at SD Negeri 070996 Fulolo Botomuzoi. The study focuses on the forms of summative assessment instruments used by teachers, their alignment with learning outcomes, and the supporting and inhibiting factors affecting implementation. A qualitative phenomenological approach was employed. Participants consisted of four IPAS teachers (grades IV, V, and VI) selected through purposive sampling based on having over three years of teaching experience and participation in Merdeka Curriculum training. Data were collected through interviews, document analysis, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The findings reveal that summative assessment instruments are still dominated by written tests (multiple-choice, short-answer, and essays) that primarily measure lower-order cognitive skills. Alignment between assessment instruments and learning outcomes is not yet optimal because assessments are constructed based on textbook materials rather than CP competence frameworks. Supporting factors include available learning resources and peer collaboration, while inhibiting factors include teachers' limited understanding of translating CP into assessment indicators and time constraints. Improving teachers' professional competence in designing authentic, outcome-based assessment instruments is critical to enhancing IPAS instruction. ABSTRAK Pelaksanaan asesmen sumatif yang selaras dengan Capaian Pembelajaran (CP) merupakan kunci utama dalam memastikan ketercapaian kompetensi esensial Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi instrumen asesmen sumatif terhadap capaian pembelajaran IPAS dalam Kurikulum Merdeka di SD Negeri 070996 Fulolo Botomuzoi. Fokus penelitian meliputi bentuk instrumen asesmen sumatif yang digunakan pendidik, kesesuaian instrumen dengan capaian pembelajaran, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Informan penelitian terdiri atas empat pendidik mata pelajaran IPAS (kelas IV, V, dan VI) yang dipilih secara purposive berdasarkan kriteria masa kerja di atas tiga tahun dan telah mengikuti pelatihan Kurikulum Merdeka. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dokumen, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman (data reduction, data display, conclusion drawing/verification). Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen asesmen sumatif masih didominasi oleh tes tertulis berupa pilihan ganda, isian singkat, dan uraian yang berorientasi pada aspek kognitif tingkat rendah (remembering dan understanding). Kesesuaian instrumen dengan capaian pembelajaran belum sepenuhnya optimal karena penyusunan instrumen masih berorientasi pada materi buku teks daripada konstruksi kompetensi CP. Faktor pendukung meliputi ketersediaan sumber belajar dan diskusi antarpendidik, sedangkan faktor penghambat utama adalah keterbatasan pemahaman dalam menurunkan CP menjadi indikator asesmen serta keterbatasan waktu. Diperlukan peningkatan kompetensi pendidik dalam merancang asesmen autentik berbasis CP IPAS.  
Analisis Kemampuan Membaca Menggunakan Buku Bacaan Bergambar Terhadap Peningkatan Interpretasi Cerita Peserta Didik Kelas IV di UPTD SD Negeri 074056 Dahana Humene Eben Putri Magdalena Zendrato; Delipiter Lase; Noveri Amal Jaya Harefa; Dernius Hura
Jurnal Ilmu Terapan dan Multidisipliner (JITM) Vol. 1 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56207/jitm.v1i1.734

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan buku bacaan bergambar dalam pembelajaran membaca, kemampuan interpretasi cerita peserta didik, serta faktor pendukung dan penghambat pemaknaan cerita pada peserta didik kelas IV UPTD SD Negeri 074056 Dahana Humene. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku bacaan bergambar digunakan melalui membaca terpandu dengan pertanyaan pemandu dan scaffolding sederhana. Kemampuan interpretasi peserta didik tampak pada kemampuan menceritakan kembali alur, mengenali tokoh dan watak, menjelaskan sebab-akibat, menemukan amanat, dan mengaitkan cerita dengan pengalaman pribadi. Ilustrasi berperan sebagai penopang pemahaman dan pemantik minat baca. Faktor pendukung utama ialah antusiasme peserta didik dan mediasi guru, sedangkan hambatan utamanya adalah keterbatasan waktu dan keragaman kemampuan verbal peserta didik.