Industri Kecil dan Menengah (IKM) Ukir Lampung merupakan salah satu pelaku ekonomi kreatif yang berperan dalam melestarikan kearifan lokal melalui produk kerajinan kayu berciri khas budaya Lampung. Namun, daya saing mitra masih menghadapi berbagai kendala, antara lain pengelolaan keuangan yang belum terdigitalisasi, identitas merek yang belum kuat, serta pemasaran yang masih didominasi metode konvensional sehingga membatasi jangkauan pasar. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan daya saing IKM Ukir Lampung melalui digitalisasi keuangan, penguatan branding, dan pemasaran berbasis kearifan lokal. Mitra kegiatan adalah IKM Ukir Lampung yang berlokasi di Jl. Imam Bonjol No. 38A, Langkapura, Kemiling, Kota Bandar Lampung. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, praktik langsung, monitoring, dan evaluasi. Program meliputi pelatihan pengelolaan keuangan digital menggunakan aplikasi pencatatan keuangan UMKM, penguatan identitas merek melalui penyusunan logo, slogan, dan konten promosi, serta pendampingan pemasaran digital melalui media sosial, website, e-katalog, dan marketplace. Hasil yang ditargetkan menunjukkan peningkatan keberdayaan mitra sebesar 80%, ditandai dengan meningkatnya kemampuan pengelolaan keuangan secara digital, tersusunnya identitas merek yang lebih profesional, meningkatnya kompetensi pemasaran digital, serta semakin luasnya jangkauan promosi produk berbasis budaya Lampung. Program ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing IKM secara berkelanjutan sekaligus memperkuat pelestarian kearifan lokal sebagai nilai tambah dalam pengembangan ekonomi kreatif.