Septiana Meliani
Ma’had Aly Walindo Pekalongan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

I'jāz Ṭibbī dalam Pengharaman Khamr: Analisis Al-Qur'an dalam Perspektif Kedokteran Modern Septiana Meliani; Faisal Abdullah; Khomsa Maulana
JPIK – Jurnal Pendidikan Islam dan Studi Keislaman Vol. 2 No. 3 (2026): September
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas I’jāz Ṭibbī terkait larangan khamr dalam Al-Qur’an dan relevansinya dengan temuan kedokteran modern. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji tahapan larangan khamr dalam Al-Qur’an serta dampak konsumsi alkohol terhadap kesehatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan analisis deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larangan khamr ditetapkan secara bertahap hingga mencapai ketentuan final dalam Q.S. al-Mā’idah ayat 90–91. Larangan tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek spiritual dan moral, tetapi juga bertujuan menjaga akal dan jiwa manusia. Temuan kedokteran modern menunjukkan bahwa konsumsi alkohol dapat menyebabkan kerusakan hati, gangguan sistem saraf, penyakit kardiovaskular, serta meningkatkan risiko kanker. Kesesuaian antara larangan khamr dalam Al-Qur’an dan fakta medis modern menunjukkan relevansi I’jāz Ṭibbī dalam memahami hikmah pengharaman khamr.
I’jāz Lughawī Surah Al-Falaq: Menyingkap Keindahan Struktur dan Kedalaman Makna dalam Perspektif Ahmad Bassam Sa’i Septiana Meliani; Siti Nurfadilah; Ali Burhan
JPIK – Jurnal Pendidikan Islam dan Studi Keislaman Vol. 2 No. 3 (2026): September
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian I’jāz lughawī dalam Al-Qur’an tidak hanya berkaitan dengan keindahan bahasa, tetapi juga dengan keunikan struktur dan ketepatan pemilihan unsur kebahasaan yang membentuk kesatuan makna. Ahmad Bassam Sa’i menawarkan pembacaan terhadap kemukjizatan bahasa Al-Qur’an dengan menempatkan unsur kebahasaan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari karakter kemukjizatan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk-bentuk I’jāz lughawī dalam Surah Al-Falaq berdasarkan perspektif Ahmad Bassam Sa’i, terutama pada aspek kekhasan diksi, struktur sintaksis, pengulangan ungkapan, dan keterkaitan antara bentuk bahasa dengan makna. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data utama penelitian berupa Surah Al-Falaq dan karya Ahmad Bassam Sa’i, Al-Mu’jizah: I’ādat Qirā’at al-I’jāz al-Lughawī fī al-Qur’ān al-Karīm, yang dianalisis melalui pendekatan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa I’jāz lughawī Surah Al-Falaq tampak pada kekhasan sejumlah kosakata, di antaranya قُلْ، أَعُوذُ، الْفَلَقِ، غَاسِقٍ، وَقَبَ، النَّفَّاثَاتِ، dan حَاسِدٍ, yang memiliki karakter penggunaan dan nuansa makna tertentu. Kemukjizatan tersebut juga terlihat pada pola sintaksis dan pengulangan konstruksi  مِنْ شَرِّ yang membangun keteraturan, ritme, kohesi, serta keterkaitan antarayat. Dengan demikian, perspektif Ahmad Bassam Sa’i memperlihatkan bahwa kemukjizatan bahasa Surah Al-Falaq tidak berhenti pada keindahan lafaz secara individual, tetapi terletak pada keterpaduan antara pilihan diksi, struktur sintaksis, pengulangan, dan hubungan antarayat yang menghasilkan konstruksi bahasa yang khas serta memiliki kedalaman makna.