Sitti Muthmainnah
Stikes Payung Negeri Aceh Darussalam

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Edukasi berbasis Media Sosial terhadap Pengetahuan Ibu tentang PD3I di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Blang Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen Novianti Novianti; Sitti Muthmainnah; Mirna Yulia; Cut Linar; Putri Tia Novita
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1874

Abstract

Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I) merupakan kelompok penyakit infeksi yang dapat dicegah melalui pemberian imunisasi sesuai jadwal. Pengetahuan ibu mengenai PD3I menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kepatuhan pemberian imunisasi pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi berbasis media sosial terhadap pengetahuan ibu tentang PD3I di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Blang Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain one group Pretest-Posttest. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 47 ibu dan seluruh populasi dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan tentang PD3I sebelum dan sesudah diberikan edukasi berbasis media sosial. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi, sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang sebanyak 25 responden (53,2%), sedangkan setelah diberikan edukasi terjadi peningkatan pengetahuan, dengan 35 responden (74,5%) berada pada kategori baik. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan edukasi berbasis media sosial. Disimpulkan bahwa edukasi berbasis media sosial berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang PD3I di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Blang Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen.
ANALISIS FAKTOR DETERMINAN RISIKO HIPERTENSI PADA LANSIA PASCA BENCANA HIDROMETEOROLOGI DI KABUPATEN ACEH TENGAH Helina Syafutri; Sartika Maulida Putri; Sitti Muthmainnah; Seri Warzukni; Nurlaely HS
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): Juli-September, Innovative Approach to Maternal and Child Health
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/8c1wrk71

Abstract

Penelitian ini memiliki urgensi yang tinggi mengingat Kabupaten Aceh Tengah mencatat prevalensi hipertensi yang sangat tinggi, mencapai 64,1% pada tahun 2025. Angka yang mengkhawatirkan ini menunjukkan bahwa hipertensi, khususnya pada kelompok lansia pasca bencana Hidrometeorologi, telah menjadi masalah kesehatan prioritas yang memerlukan penanganan dan intervensi berbasis bukti secara segera. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor determinan risiko hipertensi pada lansia, meliputi pola makan, gaya hidup, dan peran keluarga, serta menguji kepatuhan sebagai variabel mediasi di Wilayah Kerja Puskesmas Bintang Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Populasi penelitian adalah lansia di wilayah kerja Puskesmas Bintang, dengan sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji pengaruh langsung, tidak langsung, dan mediasi. Hasil menunjukkan seluruh indikator dan konstruk memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Pola Makan, Tekanan Psikologis, Stres, dan Peran Keluarga menjelaskan 46,2% variasi Kepatuhan (R²=0,462), sedangkan Pola Makan, Peran Keluarga, dan Kepatuhan menjelaskan 62,4% variasi Risiko Hipertensi (R²=0,624). Kepatuhan memiliki pengaruh langsung terbesar terhadap Risiko Hipertensi (β=0,412) dan memediasi hubungan faktor eksogen, dengan indirect effect terbesar pada jalur Pola Makan melalui Kepatuhan (0,117). Nilai Q² sebesar 0,7977 menunjukkan relevansi prediktif model sangat baik.