Wahyu Hanapi
Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KARAKTERISTIK MATERI PAI BIDANG FIQIH PADA JENJANG MADRASAH IBTIDAIYAH Wahyu Hanapi; Mahyuddin Barni
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 3 No. 3 (2024): Mei Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v3i3.1148

Abstract

This study aims to analyze the characteristics of Islamic Education (PAI) materials in the field of Fiqh at the level of Madrasah Ibtidaiyah. The research was conducted to understand the essence, teaching methods, and relevance of Fiqh materials taught in these schools. The research method employed was content analysis of the subjects included in the Madrasah Ibtidaiyah curriculum. The main findings indicate that the Fiqh materials at this level are designed to provide comprehensive understanding of Islamic laws relevant to daily life. The key characteristics of PAI Fiqh materials include emphasis on deep conceptual understanding and practical application in daily life. Moreover, the instructional approach focuses on case studies and interactive discussions to enhance understanding and application of Islamic values in children's practical lives. This research contributes significantly to our understanding of PAI curriculum implementation at the elementary level, and its relevance in shaping the character and morality of the younger generation within the context of Islamic education.
SUPERVISI PENDIDIKAN ISLAM Wahyu Hanapi; Dina Hermina; Yahya Mof
Islamic Education Vol. 3 No. 4 (2024): October-December : journal Islamic Education
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/education.v3i4.1215

Abstract

Supervisi pendidikan Islam merupakan upaya yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di lembaga-lembaga pendidikan Islam. Tujuan dari supervisi ini adalah untuk memberikan pembinaan kepada tenaga pendidik agar proses belajar mengajar berjalan efektif dan mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan. Melalui supervisi yang baik, diharapkan kualitas pendidikan dapat ditingkatkan, serta pengelolaan pendidikan yang lebih baik, sesuai dengan prinsip-prinsip ajaran Islam yang menekankan nilai-nilai keadilan, kebijakan, dan kompetensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran supervisi pendidikan Islam dalam meningkatkan profesionalisme guru dan kualitas pendidikan di lembaga pendidikan Islam. Fokus utama penelitian adalah pada konsep, model, serta dampak supervisi pendidikan Islam terhadap peningkatan prestasi belajar peserta didik dan perkembangan profesionalisme tenaga pendidik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi yang diterapkan di lembaga pendidikan Islam dapat meningkatkan kompetensi dan motivasi guru, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada hasil pembelajaran siswa. Selain itu, proses supervisi juga memperkuat nilai-nilai moral dan karakter dalam pendidikan, sebagaimana diamanatkan dalam ajaran Islam. Secara keseluruhan, supervisi pendidikan Islam memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemajuan kualitas pendidikan di lembaga-lembaga pendidikan Islam.
PERBEDAAN BUDAYA DAN DAMPAKNYA DALAM PANDANGAN PSIKOLOGI ISLAM Wahyu Hanapi; Muhammad Ramli
Jurnal Ilmiah Psikologi dan Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Juli - Desember : JIPKM : Jurnal Ilmiah Psikologi dan Kesehatan Masyarakat
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/jipkm.v2i2.267

Abstract

Abstrak Perbedaan budaya menjadi salah satu fenomena yang signifikan dalam membentuk pola pikir, sikap, dan perilaku individu serta kelompok. Dalam pandangan psikologi Islam, perbedaan budaya dipahami sebagai sunnatullah yang memerlukan pengelolaan berbasis nilai-nilai ketauhidan, kemanusiaan, dan keseimbangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perbedaan budaya memengaruhi perkembangan psikologis individu, khususnya dalam hal identitas, perilaku sosial, dan kesejahteraan mental. Pendekatan ini mengintegrasikan konsep-konsep dalam psikologi modern dan prinsip Islam seperti ukhuwah, ihsan, dan ta’awun untuk memberikan solusi yang adaptif terhadap tantangan budaya. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, kajian ini menganalisis literatur dan studi kasus yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan budaya dapat memberikan dampak positif jika dikelola dengan pendekatan Islam yang komprehensif, seperti meningkatkan toleransi, pengayaan identitas, dan pembentukan komunitas yang harmonis. Sebaliknya, ketidakharmonisan dapat terjadi apabila perbedaan budaya tidak diiringi dengan pemahaman terhadap nilai-nilai Islam, sehingga memicu konflik dan disintegrasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan budaya bukanlah penghalang, melainkan peluang untuk membangun kehidupan yang lebih produktif jika dikelola sesuai dengan panduan psikologi Islam. Implikasi dari kajian ini adalah perlunya upaya kolaboratif untuk mengedepankan nilai-nilai Islami dalam berbagai aspek kehidupan multikultural.