Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SWARNA

OPTIMALISASI PENGELOLAAN POTENSI DESA BUMDES KONBAKI KECAMATAN POLEN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Arista Marlince Tamonob; Herry Aprilia Manubulu
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i1.205

Abstract

BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) lahir sebagai sarana perjuangan desa untuk membantu meningkatkan perekonomian desa. Salah satu BUMDes yang ada adalah BUMDes Konbaki yang usahanya hanya sebatas persewaan kursi dan tenda, padahal di Desa Konbaki banyak potensi desa yang belum termanfaatkan secara maksimal. Oleh karena itu dilakukan optimalisasi potensi desa dengan pelatihan pengemasan produk madu dan pembuatan pupuk bokashi dengan memanfaatkan daun kering yang ada di desa. Mitra dapat membuat kemasan madu yang menarik dan lebih higienis serta memproduksi pupuk bokashi dari daun kering. Pada akhirnya mitra dapat meningkatkan pendapatan BUMDes melalui usaha yang lebih produktif.
PELATIHAN MANAJEMEN USAHA, LABELLING, DAN PEMASARAN PRODUK SECARA DIGITAL BAGI KAUM WANITA JEMAAT GMIT BETEL OESAPA TENGAH Arista Marlince Tamonob; Herry Aprilia Manubulu
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 11 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i11.1004

Abstract

Usaha kuliner adalah usaha yang sangat membutuhkan inovasi dari segala sisi baik dari jenis, packaging, produksi, dan pemasaran. Salah satu usaha kuliner yang sedang digalakkan yaitu oleh kaum wanita GMIT Jemaat Betel Oesapa dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian para kaum wanita GMIT (mitra). Mitra belum dibekali dengan manajemen usaha yang baik dalam menjalankan usahanya, belum ada label dari produk jualan, dan penjualan masih dilakukan sebatas di halaman gereja saat kebaktian minggu berlangsung. Melalui kegiatan PKM, mitra dilatih mengenai manajemen usaha, pembuatan label produk, dan pelatihan pemasaran secara digital melalui akun sosial media (Facebook dan Instagram). Setelah selesai pelatihan, mitra terus didampingi, dimonitoring, dan dievaluasi oleh tim PKM.