Robertus Maria Bambang Gunawan
Universitas Pelita Harapan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH LAYANAN NIRSENTUH MELALUI APLIKASI SEPHORA DENGAN LAYANAN SALESPERSON TERHADAP PREFERENSI BELANJA GENERASI Z DI SEPHORA SENAYAN CITY Dewi Wuisan; Sarah Kamilah Salam; Kristi Karla Arina; Christoffel Wantah; Robertus Maria Bambang Gunawan
Proceeding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA) 9th National Conference Business, Management, and Accounting
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Percepatan transformasi digital dalam industri ritel, khususnya pascapandemi COVID-19, telah menghasilkan perubahan signifikan dalam perilaku konsumen. Layanan nirsentuh berbasis aplikasi digital menjadi standar baru bagi pengalaman belanja modern, terutama pada sektor kecantikan yang mengandalkan interaksi langsung dalam proses pemilihan produk. Generasi Z sebagai kelompok digital-native menunjukkan kecenderungan yang kuat terhadap adopsi layanan berbasis teknologi yang memberikan otonomi, efisiensi, dan pengalaman personal tanpa keterlibatan langsung tenaga penjual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Interests in New Technology, Convenience Seeking, dan Security Seeking terhadap Preference for Contactless Service Over Salespersons pada pengguna aplikasi Sephora di gerai Sephora Senayan City. Selain itu, penelitian ini menguji peran mediasi Technology Self-Efficacy serta moderasi Consumer Conformity. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 304 responden Gen Z dan dianalisis menggunakan PLS-SEM melalui SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen memberikan pengaruh positif signifikan terhadap preferensi layanan nirsentuh. Technology Self-Efficacy terbukti memediasi seluruh hubungan tersebut, sedangkan Consumer Conformity memperkuat pengaruh TSE terhadap preferensi digital. Temuan ini menegaskan bahwa minat terhadap teknologi, pencarian kenyamanan, kebutuhan keamanan, kepercayaan diri teknologi, serta kecenderungan konformitas sosial merupakan determinan utama dalam pembentukan preferensi layanan digital pada Gen Z.
COMMUNITY SERVICE INNOVATIVE AND CREATIVEPRENEURSHIP SMA PELANGI KASIH Dewi Wuisan; Oscar Jayanagara; Benny Aristo; Erwin Tenggono; Robertus Maria Bambang Gunawan
Proceeding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA) 9th National Conference Business, Management, and Accounting
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi dan kreativitas bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan menjadi komponen vital dalam strategi bertahan dan berkembangnya sebuah usaha. Kreativitas sangatlah dibutuhkan dalam menciptakan ide-ide produk yang dapat dikembangkan. Kreativitas dapat membantu pelaku usaha dalam mengelola sumber daya yang ada. Inovasi yang baik dan menarik dapat menjadi suatu kekuatan dalam menjalankan suatu bisnis, karena dengan adanya ide atau inovasi yang baru, pelaku usaha dapat menciptakan pasar yang baru sehingga calon konsumen tertarik dengan produk atau jasa baru yang ditawarkan. Ketika pelaku usaha sering berinovasi dalam menciptakan produk baru, hal ini akan mendukung perkembangan usahanya. Sebaliknya, kurangnya inovasi dalam berwirausaha dapat menyulitkan proses pengembangan usaha. Remaja dalam memulai suatu bisnis perlu didukung dari aspek pendidikan melalui kegiatan di sekolah. Para murid banyak yang ingin melakukan inovasi dari produk yang sudah ada di pasar, namun murid perlu diarahkan lebih jelas supaya usaha yang mereka jalankan bisa survive dan menghasilkan profit yang maksimal.