Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

“Teras Bahasa” Sebagai Pengenalan Kebiasaan Membaca dan Bahasa Inggris Bagi Generasi Muda Adara, Reza Anggriyashati; Prihhartini, Sya'baningrum; Nuryadi, Nuryadi; Ramadhan, Muhammad Farkhan; Puspahaty, Novita
Jurnal Surya Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.7.1.2024.14-27

Abstract

Generasi muda perlu memiliki kemampuan membaca dan pemahaman bahasa Inggris yang baik agar dapat bersaing di masa depan. Mengingat pentingnya dua aspek tersebut, “Teras Bahasa”  pun diadakan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan kebiasaan membaca dan bahasa Inggris kepada masyarakat, terutama generasi muda. Kegiatan “Teras Bahasa” terdiri dari empat tahapan. Tahapan pertama adalah survei lapangan untuk menentukan lokasi kegiatan. Tahapan kedua adalah penentuan jenis acara yang diberikan kepada para peserta. Berdasarkan observasi yang dilakukan, tim menentukan lokasi kegiatan dan tiga jenis acara yaitu storytelling, playing board game dan showing flashcards. Tahapan ketiga adalah monitoring dan evaluasi. Dalam kegiatan ini, tim mendistribusikan kuesioner untuk penilaian kegiatan dari para peserta. Tahapan keempat adalah pembuatan laporan kegiatan. Hasil dari kuesioner menunjukkan mayoritas peserta merasa puas dengan kegiatan “Teras Bahasa” dan berharap kegiatan ini dapat dilakukan secara berkala. Selain itu, para peserta berharap jenis board game dan buku yang diberikan dapat lebih beragam sehingga bisa menarik perhatian dan menambah pengetahuan peserta.
Analisis deiksis pada lirik lagu dalam album “Sour” Olivia Rodrigo Puspahaty, Novita; Musta’innah, Siti
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 11 (2024): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i11.641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis deiksis yang digunakan dan bagaimana makna deiksis dalam lirik lagu pada album Olivia Rodrigo berjudul Sour. Penelitian ini dianalisis menggunakan pendekatan pragmatik berdasarkan teori Alan Cruse. Data penelitian diperoleh dari lima singel lagu dalam album Sour Olivia Rodrigo. Metode pengolahan data berbasis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa lima singel lagu dalam album Olivia Rodrigo yang berjudul Sour menggunakan kelima jenis deiksis. Terdapat 477 data deiksis, yaitu deiksis persona 356 (64.5%) data, deiksis spasial 32 (9.4%) data, deiksis temporal 55 (8.%) data, deiksis sosial 16 (4.5%) data, dan 18 (13.6%) data adalah deiksis wacana. Deiksis persona menjadi deiksis yang dominan digunakan karena berperan penting sebagai subjek utama dalam lagu dan menjadi dasar orientasi untuk deiksis lainnya. Sementara makna deiksis pada seluruh singel lagu dalam album Sour menunjukkan bahwa setiap deiksis memiliki acuan yang hampir sama namun tetap berbeda-beda sesuai dengan konteks yang memuat lirik tersebut, yaitu merujuk pada perspektif dan hubungan penyanyi dengan audiens yang dituju, orang yang dibicarakan dalam lagu, serta waktu dan tempat tertentu yang mendasari terjadinya setiap wacana yang dibahas dalam lirik lagu.
PELATIHAN ENGLISH FOR TOURISM UNTUK KAMPUNG ADAT KRANGGAN Adara, Reza Anggriyashati; Nuryadi, Nuryadi; Priharrtini, Sya’baningrum; Budiman, Rido; Puspahaty, Novita; Ramadhan, M.Fakhran
JE (Journal of Empowerment) Vol 4, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v4i2.3578

Abstract

ABSTRAK Penggunaan bahasa Inggris untuk pariwisata dapat menarik turis mancanegara untuk mengunjungi sebuah tempat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dalam berbahasa Inggris komunitas penggiat pariwisata di Kampung Adat Kranggan. Kegiatan ini berjudul English for Tourism dan dilakukan di kantor Kelurahan Jati Rangga. 20 peserta hadir dalam kegiatan ini yang terdiri dari warga sipil, PNS, dan berbagai elemen masyarakat yang ingin meningkatkan kualitas wisata di daerah Jati Rangga. Kegiatan ini terdiri dari tiga tahap. Tahapan pertama, para peserta diberikan presentasi mengenai kegunaan bahasa Inggris untuk membantu komunikasi dengan turis mancanegara. Tahapan kedua, para peserta diberikan presentasi mengenai frase-frase yang diperlukan ketika menggunakan bahasa Inggris untuk pariwisata. Tahapan ketiga, para peserta berlatih menggunakan frase-frase yang baru diajarkan dengan satu sama lain. Tahapan terakhir dipantau oleh pemateri untuk melihat penggunaan bahasa Inggris para peserta. Melalui survei yang dilakukan, mayoritas peserta memiliki pendapat yang positif mengenai kegiatan ini. Selain itu, materi yang diberikan juga dianggap sesuai. Namun, para peserta berharap kegiatan ini dapat dilakukan lebih sering sehingga mereka bisa menggunakan bahasa Inggris kepada turis mancanegara dengan lebih baik. ABSTRACTThe use of English for tourism can attract tourists from different countries to visit a place. The present event aims to improve the English skills of a group of participants to communicate in English. The present event is titled English for Tourism and was conducted in a district office of Jati Rangga. The present event was attended by 20 participants. They consist of various stakeholders from people, civil servants, and different elements of society which are eager to improve the condition of tourism in Jati Rangga. There are three stages in order to conduct this research. The objectives of the first stage is to present the benefits of English toward tourism as it allows people to communicate with tourist from abroad. In the second stage, the participants were given a presentation about phrases that can be used to communicate with tourists. The last stage was practicing the phrases recently taught. This stage was monitored by the presenter. According to the survey held in the end of the event, most of the participants had positive perceptions toward the event. Nevertheless, the participants hoped for further events that can be held more often so that they can use English for tourism fluently. 
Peningkatan Literasi Dasar Anak melalui Metode Storytelling dan Bedah Buku dalam Program Teras Bahasa Adara, Reza Anggriyashati; Prihhartini, Sya'baningrum; Puspahaty, Novita; Priyatna, Endang Suryana; Budiman, Rido; Ramadhan, M. Fakhran
JE (Journal of Empowerment) Vol 6, No 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v6i2.5781

Abstract

AbstrakKemampuan literasi—yang mencakup keterampilan dalam membaca dan memahami teks—merupakan aspek penting yang harus dimiliki oleh generasi muda, terutama anak-anak. Sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan tersebut, diselenggarakanlah program “Teras Bahasa”. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya literasi di kalangan generasi muda sekaligus memperkenalkan bahasa Inggris kepada masyarakat. Kegiatan ini terdiri dari empat tahap; survei lapangan, perumusan kegiatan, monitoring dan evaluasi kegiatan dan penyusunan laporan kegiatan. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan survei yang terdiri dari 10 item. Hasil dari evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta menganggap kegiatan “Teras Bahasa” sangat berguna dan patut dilakukan secara berkala. Para peserta juga mengusulkan agar “Teras Bahasa” melibatkan kegiatan-kegiatan yang lebih bervariasi seperti bedah film atau lomba storytelling yang bisa membuat para peserta tertarik untuk berdiskusi dan membaca. Abstract  Literacy skills—which include the ability to read and understand texts—are crucial for young people, especially kids. To improve these skills, the "Teras Bahasa" program was launched. This program aims to foster a culture of literacy among young people while introducing English to the community. This event consists of four stages: field surveys, activity formulation, monitoring and evaluation, and preparation of activity reports. The evaluation was conducted using a 10-item survey. The participants were 20 children from the area. The results of the activity evaluation showed that most participants considered the "Teras Bahasa" program very useful and worth conducting regularly. Participants also suggested that "Teras Bahasa" include more varied activities, such as film reviews or storytelling competitions that can encourage the participants to discuss and read.