Abstrak: Penguatan usaha mikro di tingkat komunitas memerlukan penguatan hard skills berupa pemetaan produk, legalitas dasar, dan pembukuan mikro serta soft skills berupa pengambilan keputusan dan perencanaan tindakan usaha. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kesiapan usaha mikro berbasis potensi lokal pada komunitas sasaran. Kegiatan inti dilaksanakan pada 15 Juli 2026 dengan 25 mitra utama dari unsur masyarakat, pelaku atau rintisan usaha mikro, Pokdarwis, tokoh masyarakat, dan pemuda yang mengikuti rangkaian sampai tahap evaluasi. Transfer pengetahuan dan keterampilan menggunakan metode campuran melalui pelatihan partisipatif, ceramah singkat, diskusi, klinik praktik, simulasi, dan penyusunan rencana aksi 30 hari. Rata-rata skor meningkat dari 89,76 menjadi 94,40. Sebanyak 12 peserta (48%) meningkat, 8 (32%) tetap, dan 5 (20%) menurun; 24 dari 25 peserta (96%) mencapai skor post-test minimal 80. Kegiatan menghasilkan perangkat kerja awal berupa format pemetaan produk, checklist legalitas, contoh buku kas, dan rencana aksi. Hasil menunjukkan penguasaan akhir yang tinggi, sementara evaluasi lanjutan perlu menekankan kualitas produk kerja dan adopsi praktik usaha.Abstract: Strengthening community-level microenterprises requires technical hard skills in product mapping, basic business legality, and micro-bookkeeping, alongside soft skills in business decision-making and action planning. This community service program aimed to strengthen microenterprise readiness based on local potential within the target community. The core activity was conducted on 15 July 2026 with 25 main partners who completed the program through the evaluation stage. Knowledge and skill transfer used a mixed method combining participatory training, short lectures, discussion, practical clinics, simulation, and a 30-day action plan. The mean score increased from 89.76 to 94.40. Twelve participants (48%) improved, eight (32%) remained unchanged, and five (20%) decreased; 24 of 25 participants (96%) achieved a post-test score of at least 80. The program produced initial working tools consisting of a product-mapping format, legality checklist, cashbook example, and action-plan template. The results indicate high final mastery, while follow-up evaluation should emphasize the quality of practical outputs and adoption of business practices.