Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) 32 Jam Pelajaran Sebagai Upaya Penguatan Kompetensi Guru Dan Dosen Di Era Digital Sri Juminawati; Triyani; Ida Suryani; Ramadhani Irma Tripalupi; Ida Ayu Aryani Kemenuh
Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Vol 4 No 3 (2026): Juni - September (IN PROGRESS)
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jenaka.v4i3.1856

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menuntut guru dan dosen memiliki kompetensi profesional yang adaptif terhadap era digital. Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) 32 Jam Pelajaran (JP) menjadi salah satu instrumen pengembangan kompetensi melalui pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan karya inovatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru dan dosen mengenai konsep, mekanisme, dan manfaat PKB serta integrasinya dengan kompetensi digital, soft skill, dan hard skill. Kegiatan dilaksanakan melalui webinar interaktif dalam dua sesi yang meliputi pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab. Sebanyak 42 peserta yang terdiri atas guru dan dosen mengikuti kegiatan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test dengan butir soal yang sama, kemudian skor dikategorikan menjadi rendah (<60), sedang (60–79), dan tinggi (≥80). Hasil menunjukkan bahwa kategori pemahaman rendah menurun dari 58% pada pre-test menjadi 6% pada post-test, sedangkan kategori tinggi meningkat dari 8% menjadi 64%. Perubahan distribusi tersebut menunjukkan peningkatan pemahaman peserta setelah sosialisasi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa webinar interaktif berpotensi menjadi strategi awal penguatan pemahaman PKB 32 JP bagi guru dan dosen di era digital.
Peningkatan Kapasitas UMKM Berbasis Ekonomi Hijau melalui Strategi Hemat Energi dan Bahan Baku Arniwita Arniwita; Mega Arum; Cikita Berlian Hakim; Sri Juminawati; Ilza Febrina; Siska Mayratih; Eko Sudarmanto
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI Vol. 4 No. 4 (2026): Oktober : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jpma.v4i4.2594

Abstract

The transition toward a green economy encourages micro, small, and medium enterprises (MSMEs) to use energy and raw materials more efficiently while reducing environmental impacts. However, limited knowledge remains a challenge in adopting environmentally friendly business practices. This community service program aimed to improve the understanding of the MSME community regarding the green economy through education and assistance on energy- and raw-material-saving strategies. The program was conducted online on September 26, 2026, in collaboration with the SSQ Holistik Internasional MSME Community in Malang and was attended by 42 participants. The program used a participatory capacity-building approach consisting of needs identification, education, practical assistance, discussion, and evaluation. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests. The results showed that the average level of understanding increased from 63 to 85, representing an increase of 22 points (34.92%). The normalized gain score was 0.59, categorized as moderate. These findings indicate an improvement in participants’ knowledge of energy and raw-material efficiency as part of the green economy. However, increased knowledge does not necessarily indicate actual changes in business practices. Further assistance is needed to encourage implementation and measure energy, raw-material, waste, and cost efficiency in MSME operations.