Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Mengungkap Praktik Pengelolaan Keuangan dan Investasi Pasca Pandemi Covid-19 dalam Kacamata Mental Accounting Rafa, Wukuf Dilvan
JURNAL AKUNTANSI Volume 20, Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jak.v20i1.13371

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang cukup merugikan bagi perekonomian suatu negara dan masyrakat yang ada di dalamnya. Dampak lain yang ditimbulkan adalah kondisi finansial pada masyarakat yang mengalami perubahan dimana dalam studi ini adalah masyarakat Kota Palangka Raya. Kondisi gaya hidup yang beragam namun lebih banyak berperilaku konsumtif adalah sumber permasalahan dalam mengatur keuangan.  Studi ini berusaha untuk mengungkap sejauh mana praktik pengelolaan keuangan dan investasi masyarakat Kota Palangkaraya dalam kondisi Pandemi dengan pendekatan deskriptif kualitatif studi fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode interview terhadap beberapa informan secara langsung. Hasil studi mengungkap bahwa fenomena Covid-19 mengubah cara masyarakat dalam penerapan pengelolaan keuangan, kondisi yang tidak diharapkan terjadi tersebut telah mengubah cara pandang masyarakat. Sebagian masyarakat merasakan Covid-19 sebagai sebuah kerugian dan adapula yang menganggap kondisi tersebut sebagai peluang untuk melakukan investasi. Keputusan masyarakat dalam penerapan pengelolaan keuangan dan investasi adalah bagian dari Mental Accounting. Penerapan mental accounting menunjukkan sejauh mana masyarakat melakukan perencanaan baik untuk keuangan dan investasi dengan lebih baik.
MENGEKSPLORASI MENTAL ACCOUNTING PADA PEMENUHAN KEBUTUHAN DAN SELF-REWARD MAHASISWA GENERASI Z Firmansyah, Kevin; Rafa, Wukuf Dilvan; Astarani, Juanda
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.5806

Abstract

Mental accounting adalah suatu konsep perilaku keuangan yang menjelaskan cara seseorang dalam memisahkan dan mengelola keuangannya berdasarkan pos atau kategori tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi penerapan mental accounting dalam mengelola keuangan untuk kebutuhan utama dan keinginan self-reward oleh mahasiswa Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi dengan narasumber yang berasal dari dua perguruan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Generasi Z telah menerapkan perilaku mental accounting dalam mengelola keuangan untuk kebutuhan dan keinginan self-reward, walaupun tidak seluruhnya memahami makna teoritis dari mental accounting itu sendiri. Terdapat pula perbedaan dalam perlakuan terhadap sumber dana, sebagian mahasiswa lebih konsumtif ketika menggunakan uang dari orang tua atau beasiswa, sedangkan uang dari pekerjaan digunakan lebih hati-hati. Terdapat beberapa cara mahasiswa dalam mencatat pengeluarannya, misalnya: mencatat secara sederhana, melalui ingatan, atau dari riwayat pengeluaran uang di aplikasi perbankan. Dalam konteks pemenuhan kebutuhan, mayoritas mahasiswa telah mengalokasikan dana secara terstruktur dan terencana. Namun, dalam konteks self-reward, ada beberapa mahasiswa yang melakukan penganggaran, namun ada juga yang memotong langsung dari gaji atau kebutuhannya. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan perilaku mental accounting cukup bervariasi di kalangan mahasiswa Generasi Z dan dipengaruhi oleh pengalaman, pemahaman, dan kebiasaan mereka. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan program literasi keuangan yang dapat meningkatkan kesadaran mereka dalam mengelola keuangan pribadi.
Transparansi Dana Desa sebagai Faktor Penting dalam Mewujudkan Good Governance dan Akuntabilitas pada Kantor Pemerintah Desa Hilir, Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau Nizam, Muhammad Nur; Rafa, Wukuf Dilvan; Karpriana, Angga p.
AKUNTANSI DEWANTARA Vol 8 No 2 (2024): AKUNTANSI DEWANTARA VOL. 8 NO. 2 OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v8i2.17323

Abstract

In this study, transparency and accountability in the financial management of village funds are very important to achieve good governance. The focus of this research is on the role of government accounting in public financial management in the context of good governance. This research also examines the elements of transparency, accountability, and community participation in the management of village funds. The qualitative method applied uses semistructured interview techniques and the data used are primary and secondary data. The main findings of this study show that to increase public trust in the village government, transparency and community participation in the management of village funds are required. This research also discusses the principles of good governance that should be applied by village governments. These principles include accountability, transparency, efficiency, equality, rule of law, strategic vision, responsiveness, and consensus orientation. This research suggests increasing transparency, accountability, and community participation in the financial management of village funds to improve governance.
PENGARUH LIKUIDITAS, LEVERAGE, DAN SALES GROWTH TERHADAP FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN OTOMOTIF Bun, Thalia Felinchia Manisha; Rafa, Wukuf Dilvan; Muhsin, Muhsin
Bilancia : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol 8 No 3 (2024): Bilancia : Jurnal Ilmiah Akuntansi
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/bilancia.v8i3.4406

Abstract

This research aims to test and analyze the independent variables: liquidity, leverage, and sales growth on the dependent variable: financial distress. The study uses the population of companies operating in the automotive sector on the Indonesia Stock Exchange, with a observation period of 4 years from 2020 to 2023. Purposive sampling technique was used to determine the sample, resulting in 11 companies with 44 sample data. The researcher employed a quantitative secondary research method. Data processing was assisted by the EViews 12 program. To obtain results, several steps were taken including descriptive statistical analysis, Chow test, Hausman test, and Lagrange multiplier test before obtaining the applicable model. Three models were identified: common effect, fixed effect, and random effect. Regression analysis was then conducted on panel data to generate t-tests (hypotheses), coefficient of determination analysis, and F-tests (simultaneity). The research findings indicate that liquidity has a positive and significant effect on financial distress. Leverage has a negative and significant effect on financial distress. Financial distress is not influenced by sales growth. Financial distress is significantly affected by liquidity, leverage, and sales growth collectively. Keywords: Financial distress, Liquidity, Leverage, Sales growth. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengujian dan penganalisisan terkait variabel independen: likuiditas, leverage, dan sales growth pada variabel dependen: financial distress. Penelitian menggunakan populasi jumlah perusahaan yang bergerak di sektor otomotif pada Bursa Efek Indonesia, dan periode pengamatan selama 4 tahun yaitu rentang tahun 2020 hingga tahun 2023. Untuk penentuan sampel digunakanlah teknik purposive sampling dan memperoleh 11 perusahaan dengan 44 data sampel. Peneliti menggunakan jenis perhitungan kuantitatif. berjenis sekunder. Pengolahan data dibantu dengan program eviews 12. Untuk memperoleh hasil ada tahapan yang harus dilakukan untuk menguji: penganalisisan deskriptif statistik, sebelum memperoleh model yang akan terpakai hingga uji-uji selanjutnya perlu dilakukan uji chow, uji hausman, dan uji lagrange multiplier. Selanjutnya akan didapati model yang nantinya akan menjadi acuan penelitian. Model tersebut terbagi tiga yaitu: common effect, fixed effect, dan random effect. Setelah mendapatkan panduan model acuan berikutnya dilakukan penganalisisan regresi pada data panel yang nantinya akan menghasilkan uji-t (hipotesis), analisis koefisien determinasi, dan uji-f (simultan). Temuan penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruhnya likuiditas pada financial distress secara positif dan signifikan. Terdapat pengaruh leverage yang negatif serta signifikan pada financial distress. financial distress tidak terpengaruh oleh sales growth. Financial distress dianggap signifikansi terpengaruh likuiditas, leverage, dan sales growth secara bersamaan. Kata Kunci: Financial distress, Likuiditas, Leverage, Sales growth.
Pengaruh profitabilitas, cash holding, ukuran perusahaan terhadap manajemen laba dengan kepemilikan manajerial sebagai variabel moderasi Rosiana, Ela; Rafa, Wukuf Dilvan; Heniwati, Elok
AKURASI: Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : LPMP Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/akurasi.v6i2.1319

Abstract

This research was carried out with the aim of testing and analyzing the influence of profitability, cash holding, and firm size on earnings management through moderating managerial ownership. The type of research applied is causal based and involves quantitative methods from secondary data. The population of this study consists of companies in the real estate, property and building construction sectors that are officially listed on the IDX for the 2020-2023 period. Purposive sampling technique is a data collection technique. Data processing involves the Eviews version 10 application. Sample selection. Profitability has a positive influence on earnings management, cash holding does not affect earnings management, and company size does not affect earnings management. Meanwhile, managerial ownership cannot moderate profitability in earnings management, cash holding with earnings management can be moderated by managerial ownership, and company size in earnings management cannot be moderated by managerial ownership.
MENILAI KINERJA KEUANGAN MELALUI ANALISIS RASIO KEUANGAN PADA PT ANEKA TAMBANG TBK PERIODE 2018-2022 Rafa, Wukuf Dilvan; Sastrawan, Rahman
JURNAL LENTERA AKUNTANSI Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL LENTERA AKUNTANSI, NOVEMBER 2023
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/jrakt.v8i2.938

Abstract

This research was conducted to assess the financial performance of PT Aneka Tambang Tbk for the 2018–2022 period using financial ratios including liquidity ratios, solvency ratios, profitability ratios, activity ratios, and growth ratios. The research method uses descriptive-quantitative methods by collecting relevant data, such as company financial reports, for later analysis. The research results show that the financial performance of PT Aneka Tambang Tbk shows fluctuating results, such as the liquidity ratio, which is said to exceed the industry standard value, which means it can be said to be good. However, the solvency ratio shows that the calculation results exceed industry limits, which means it is not good in general even though there are good conditions in the 2022 period. The activity ratio also experiences a fluctuating situation where the 2018–2020 period is considered unfavorable, but in the 2021–2022 period, conditions are considered good. The latest analysis using the growth ratio shows that the company is far above industry standards and can be said to be very good. Key words: Financial Performance, Liquidty Ratio, Solvability Ratio, Profitability Ratio, Activity Ratio, Growth Ratio
Peran Ukuran Perusahaan dalam Memoderasi Struktur Modal dan Rasio Keuangan terhadap Kualitas Laba Fajriannoer, Muhammad Rafly; Rafa, Wukuf Dilvan; Espa, Vitriyan
Ekonomi, Keuangan, Investasi dan Syariah (EKUITAS) Vol 7 No 1 (2025): August 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/ekuitas.v7i1.7616

Abstract

This study examines the influence of capital structure, profitability, and liquidity on earnings quality and evaluates the ability of firm size to moderate these relationships within the context of the mining sector. The study adopts a quantitative paradigm, utilizing a purposive sampling method to select qualified mining sector issuers listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX), resulting in a sample of 35 entities. The observation period spans three years (2021–2023), yielding 105 observation units. The applied data analysis technique is Moderated Regression Analysis (MRA), employing the computational facilities of the SPSS program for statistical processing. The analysis results indicate that profitability (significance value: 0.004) has a significantly adverse effect on earnings quality. Meanwhile, capital structure (significance value: 0.664) and liquidity (significance value: 0.239) show no significant impact. Furthermore, firm size is not an important moderating variable in the relationships between capital structure (significance value: 0.654), profitability (significance value: 0.275) , liquidity (significance value: 0.492), and earnings quality. These findings provide empirical contributions regarding the determinants of earnings quality in the mining sector and highlight the importance of enhanced oversight and transparency in earnings reporting.
Audit Tenure, Specialization, and Timeliness in the Property Sector Syarbini Ikhsan; Wukuf Dilvan Rafa
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 13 No. 4 (2025): JIMKES Edisi Juli 2025
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v13i4.3500

Abstract

This study aims to test the effect of operational complexity on audit report lag with auditor specialization as a moderating variable. High operational complexity is believed to extend audit completion time due to the increasing volume and complexity of information. Conversely, auditors with industry-specific expertise are expected to accelerate the audit process through a deeper understanding of the audited entity. This study uses a quantitative approach with multiple regression analysis and secondary data from company annual reports. Data is processed using SPSS, including classical assumption tests, t-tests, f-tests, and moderation interaction analysis. The results show that Audit Tenure does not significantly affect Audit Report Lag (significance = 0.992), nor does its interaction with Auditor Specialization show a significant moderating effect. However, the F-test shows that the overall regression model, including Audit Tenure, Auditor Specialization, and control variables, significantly affects Audit Report Lag (significance = 0.021). These findings suggest that although direct and moderating effects are not significant, the variables collectively contribute to explaining delays in audit reporting.
Spesialisasi Auditor Memoderasi Hubungan Solvabilitas, Ukuran KAP, dan Komite Audit Terhadap Audit Report Lag Pada Perusahaan Consumer Non-Cyclical Di Bei Mery; Wukuf Dilvan Rafa; Nella Yantiana
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1027

Abstract

Audit report lag adalah jeda waktu antara akhir periode pelaporan keuangan dan tanggal penandatanganan laporan audit oleh auditor eksternal. Penundaan dalam proses ini dapat menurunkan kualitas informasi keuangan serta memengaruhi keputusan investor. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh rasio solvabilitas, ukuran Kantor Akuntan Publik (KAP), dan kinerja komite audit terhadap audit report lag, serta menganalisis peran spesialisasi auditor industri sebagai variabel moderasi. Penelitian dilakukan pada 40 perusahaan sektor consumer non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2021 hingga 2023 dengan total 120 observasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal komparatif dan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui regresi linier berganda dan analisis regresi moderasi (Moderated Regression Analysis/MRA) dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil menunjukkan bahwa rasio solvabilitas tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap audit report lag. Sebaliknya, ukuran KAP berpengaruh negatif, dan efektivitas komite audit memberikan pengaruh positif. Spesialisasi auditor di bidang industri terbukti mampu memoderasi hubungan antara ukuran KAP dan komite audit terhadap audit report lag, namun tidak berlaku dalam hubungan dengan solvabilitas. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya pemilihan auditor yang kompeten serta penguatan fungsi komite audit untuk mendorong ketepatan waktu pelaporan keuangan.