Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap estetika bahasa dan kemukjizatan linguistik (i’jaz lughowi) dalam Al-Qur’an, dengan fokus khusus pada Surat Al-Lahab melalui integrasi kajian fonologi dan ilmu balaghah. Surat Al-Lahab memiliki karakteristik unik berupa narasi kecaman yang rigid namun memiliki keserasian bunyi dan struktur kalimat yang sangat tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis teks (content analysis). Sumber data utama diperoleh dari ayat-ayat Surat Al-Lahab, sementara data pendukung diambil dari kitab-kitab tafsir klasik dan literatur linguistik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Dari aspek fonologi, Surat Al-Lahab memanfaatkan variasi bunyi huruf jahar dan syiddah, serta rima akhir (fashilah) berakhiran qolqolah (tabb, lahab, kasab, hatab, masad) yang memberikan efek ketukan ritmis, menegaskan kesan dramatis dan ketegasan hukum Allah; 2) Dari aspek balaghah, surat ini kaya akan gaya bahasa majaz isnadi (pada frasa tabbat yada) dan kinayah, serta penggunaan struktur kalimat yang padat makna (ijaz). Integrasi kedua aspek ini membuktikan bahwa estetika bahasa Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai keindahan auditori (pendengaran), melainkan memperkuat pesan teologis dan emosional teks secara presisi.