Abd. Rasyid Salim
Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DESAIN PENGEMBANGAN WISATA AIR TERJUN BOTULIODU DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW SELATAN DENGAN KONSEP EKOLOGI ARSITEKTUR Abd. Rasyid Salim; Beby Sintia Dewi Banteng; Syaifudin Rauf; Ria Selfiyani Bahrun
Journal of Architecture and Urbanism Vol. 2 No. 1 (2024): JAU: Journal of Architecture and Urbanism
Publisher : Program Studi Arsitektur - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62299/jau.v2i1.7

Abstract

Desa Botuliodu yang terletak di Kecamatan Tomini, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, dikenal dengan wisata Air Terjun Botuliodu yang strategis dan daya tarik alamnya yang luar biasa. Dengan airnya yang jernih dan panorama hutan yang indah, lokasi ini menarik wisatawan untuk berenang dan menikmati alam serta menawarkan tebing yang cocok untuk panjat tebing, meski dulu pernah populer, kondisi saat ini menunjukkan penurunan yang signifikan dalam aksesibilitas, fasilitas, dan jumlah pengunjung, terutama karena kerusakan jalan dan munculnya destinasi baru di sekitar kawasan tersebut. Fasilitas pendukung seperti area parkir, warung makan, dan toilet kini terbengkalai, dengan lingkungan sekitar yang dipenuhi sampah dan jalan setapak yang curam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, meliputi wawancara terbuka dan observasi lapangan, untuk memahami persepsi dan harapan masyarakat serta konsep ekologi arsitektur dalam desain berkelanjutan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan infrastruktur dan pengelolaan diperlukan untuk menghidupkan kembali daya tarik kawasan ini. desain kawasan yang diusulkan mempertimbangkan keseimbangan antara keindahan alam dan fasilitas wisata, dengan penambahan spot foto, cottage, menara pandang, dan area perkemahan yang selaras dengan alam. Dengan menerapkan konsep ekologi, harapannya kawasan wisata ini akan menjadi destinasi wisata yang menarik dan berkelanjutan, serta memberikan pengalaman wisata berwawasan lingkungan.
REVITALISASI PASAR BONGO NOL DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR MODERN DI KABUPATEN BOALEMO Hamzah F Rachman; Abd. Rasyid Salim; Aldi Ulyas
Journal of Architecture and Urbanism Vol. 2 No. 2 (2024): JAU: Journal of Architecture and Urbanism
Publisher : Program Studi Arsitektur - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62299/jau.v2i2.16

Abstract

Upaya revitalisasi pasar di Desa Bongo Nol bertujuan untuk menghidupkan kembali pasar tradisional yang sebelumnya kurang optimal dari segi kondisi fisik bangunan dan manajemen pengelolaan. Revitalisasi ini melibatkan perbaikan fisik berupa renovasi bangunan. Permasalahan utama yang muncul adalah bagaimana revitalisasi pasar Bongo Nol dapat memengaruhi masyarakat di Kabupaten Boalemo. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan desain pasar yang berkelanjutan, fungsional, dan bermanfaat bagi masyarakat, serta memahami dampak dari revitalisasi tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh informasi mendalam tentang pasar Bongo Nol di Kabupaten Boalemo. Hasil penelitian ini diharapkan mampu menciptakan ruang yang tertata sesuai zonasi, sehingga setiap area bangunan dapat berfungsi dengan baik dan menciptakan suasana pasar yang nyaman. Dengan demikian, revitalisasi ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Paguyaman dan sekitarnya secara optimal.
PERANCANGAN KAWASAN ISLAMIC CENTER DENGAN KONSEP ARSITEKTUR EKOLOGI DI KECAMATAN WONOSARI Ajwar Agustian Rivai; M Fauzhan Algiffari; Abd. Rasyid Salim
Journal of Architecture and Urbanism Vol. 2 No. 2 (2024): JAU: Journal of Architecture and Urbanism
Publisher : Program Studi Arsitektur - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki kekayaan budaya, agama, dan etnis yang sangat beragam. Salah satu sektor yang berkembang pesat adalah pariwisata, termasuk wisata religi yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Di tengah kemajuan zaman, terjadi penurunan pemahaman keagamaan di kalangan generasi muda Muslim, yang tidak diimbangi dengan tersedianya fasilitas keagamaan yang memadai di beberapa wilayah. Islamic Center sebagai pusat kegiatan keislaman dapat menjadi solusi untuk memperkuat identitas dan pemahaman keagamaan umat Islam, khususnya di wilayah mayoritas Muslim seperti Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kawasan Islamic Center dengan pendekatan Arsitektur Ekologi yang mampu mengakomodasi kegiatan keagamaan, sosial, pendidikan, dan budaya secara berkelanjutan serta selaras dengan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil perancangan menunjukkan bahwa kawasan Islamic Center dirancang dengan zonasi terpadu, pemanfaatan energi alami, pengelolaan air hujan, serta ruang terbuka hijau yang mendukung kegiatan spiritual dan sosial masyarakat. Pendekatan Arsitektur Ekologi diterapkan untuk menciptakan lingkungan binaan yang ramah lingkungan dan berakar pada nilai-nilai Islam serta kearifan lokal.