Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KOMPOS KULIT BUAH KAKAO TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERUNG PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING BENI, BENI; RAHMIDYANI, RAHMIDYANI; ABDURRAHMAN, TATANG
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.413 KB)

Abstract

PENGARUH KOMPOS KULIT BUAH KAKAO TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERUNG PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNINGBeni 1), Rahmidyani 2), Tatang Abdurrahman 2)1) Mahasiswa Fakultas Pertanian dan 2) Dosen Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura Pontianak.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis terbaik kompos kulit buah kakao terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 19 maret sampai 7 juni 2017, penelitian dilaksanakan di Kampung Berungkat Kecematan Sekayam Kabupaten Sanggau. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 6 perlakuan dan 5 ulangan, setiap ulangan terdiri dari 3 sampel, jumlah keseluruhan sebanyak 90 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah k1= 300 g/polybag kompos kulit buah kakao, k2= 600 g/polybag kompos kulit buah kakao, k3= 900 g/polybag kompos kulit buah kakao, k4= 1.200 g/polybag kompos kulit buah kakao, k5= 1.500 g/polybag kompos kulit buah kakao dan k6= 1.800 g/polybag kompos kulit buah kakao. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman dan berat buah per buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompos kulit buah kakao dengan 900 g/polybag merupakan dosis efektif terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung pada tanah podsolik merah kuning.Kata Kunci: kompos kulit buah kakao, podsolik merah kuning, terung
UJI KADAR KOTORAN PADA RED PALM OIL (RPO) MENGGUNAKAN METODE OVEN Andriyani, Dini; Rabudah, Rabudah; Satira, Satira; Beni, Beni; Sindi, Sindi; Nazira, Nazira; Aini, Hurul; Aulia, Vita
Journal of Food Security and Agroindustry Vol. 3 No. 1 (2025): FEBRUARY
Publisher : PAKIS JOURNAL INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/jfsa.v3i1.594

Abstract

Kelapa sawit atau Elaeis guineensis merupakan bagian dalam komoditas perkebunan yang memiliki prospek yang baik untuk dimanfaatkan. Prospek dari kelapa sawit ini dapat memiliki manfaat yang baik pada pangan dan non-pangan. Minyak sawit merah (red palm oil/RPO) merupakan minyak sawit yang memiliki kandungan karotenoid dan vitamin E yang tinggi, memberikan warna merah khas serta manfaat kesehatan yang potensial. Salah satu parameter kualitas minyak sawit merah adalah kadar kotoran, yaitu jumlah partikel padat atau residu yang tidak larut dalam minyak. Kadar kotoran ini berpengaruh pada kestabilan, kualitas, dan daya simpan minyak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar kotoran pada Red Palm Oil (RPO) yang diuji. Hasil pengujian kadar kotoran pada Red Palm Oil (RPO) menunjukkan kadar kotoran masing-masing sebesar 0,009%, 0,012%, dan 0,011%, yang semuanya berada di bawah batas maksimum yang ditetapkan oleh Standar Nasional Indonesia (SNI), yaitu 0,050%. Hasil uji kadar kotoran pada Red Palm Oil (RPO) yang berada di bawah batas maksimum SNI, yaitu 0,050%, menunjukkan bahwa minyak sawit merah yang diuji memiliki kualitas yang sesuai dengan standar. Kadar kotoran yang rendah ini berkontribusi pada kestabilan produk, dan memperpanjang masa simpan.
BERSINERGI UNTUK DESA: MAHASISWA KKN UNIVERSITAS COKROAMINOTO YOGYAKARTA DAN MASYARAKAT PADUKUHAN SINGOSAREN Putri, Prihastini Oktasari; Antari, Ervin Dwi; Fifianawati, Fifianawati; Beni, Beni
Gemi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2025): Gemi
Publisher : Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/gemi.v4i2.2411

Abstract

The duration of this activity spanned approximately 4 weeks, starting from February 6th to March 6th, 2024. Padukuhan Singosaren was chosen as the location for KKN due to its rich village potential, which became the main focus for enhancing village development and the quality of Human Resources (HR) in utilizing and developing local potential. The KKN activity began with observations of the padukuhan to identify the village potential that would be the main focus of the KKN implementation. The programs designed were then arranged sequentially, starting from discussions among KKN groups, village apparatus, and the local community, especially those directly involved in the designed programs. The outcomes of the overall implementation of the KKN program encompass the development of community knowledge  through  various  educational and  socialization  activities  across  different layers of society, aiming to support development and enhance Human Resources (HR) to boost the potential of the local village. Literacy and learning programs, whether academic or religion-based, are conducted to enrich HR from an early age. In the environmental and planning sector, the development of drainage planning concepts and layouts is carried out in Padukuhan.