Dea Putri Anggraeni
Universitas PGRI Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Resiliensi Keluarga dalam Mendampingi Pemulihan Penyalahgunaan Narkoba di BNN Provinsi Jawa Tengah Dea Putri Anggraeni; Dini Rakhmawati; Farikha Wahyu Lestari; Sardiyanto Sardiyanto; Dian Ayu Kusumawardani; Dea Putri Anggraeni; Dini Rakhmawati; Farikha Wahyu Lestari; Sardiyanto Sardiyanto; Dian Ayu Kusumawardani
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v6.i2.2026.7

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana keluarga mampu bertahan, bangkit, dan mendukung klien yang sedang menjalani pemulihan penyalahgunaan narkoba di BNN Provinsi Jawa Tengah, khususnya dalam program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) Mekar Berseri di Kelurahan Purwosari, Kota Semarang. Penelitian ini berfokus pada bentuk, proses, dan faktor-faktor yang membentuk ketahanan keluarga saat mendampingi anggota keluarga yang sedang menjalani rehabilitasi narkoba. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan tiga orang ibu yang menjadi pendamping klien rehabilitasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, analisis data dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak MAXQDA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga mampu menunjukkan berbagai dimensi resiliensi, seperti kemampuan menerima situasi sulit dengan cara positif, menjaga komunikasi yang baik, serta membangun dukungan dan struktur keluarga yang saling mendukung. Selain itu, penelitian ini juga menemukan hal baru yang tidak tercakup dalam model resiliensi menurut Walsh, yaitu spiritualitas sebagai sumber utama kekuatan dan harapan bagi keluarga dalam menghadapi kesulitan. Nilai-nilai spiritual seperti doa, ibadah, dan keyakinan kepada Tuhan menjadi faktor penting dalam menjaga emosi keluarga tetap stabil serta mendorong keluarga agar tetap optimis dalam mendampingi klien hingga mereka pulih. Dengan demikian, resiliensi keluarga tidak hanya mencakup aspek struktural dan emosional, tetapi juga dimensi spiritual yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proses pemulihan anggota keluarga.