Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Governance Network dalam Optimalisasi Transportasi Umum Bus Trans Semanggi Listrik (BTS) di Kota Surabaya Rosyidah, Laely; Ascarya, Padma Galuh; Zakiyah, Nuruz; Charissa O., Cindy; Setiyani, Nur Fitria; Harmawan, Bagus Nuari
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12117

Abstract

Bus Trans Semanggi Listrik  Kota Surabaya merupakan bentuk  skema dari  Buy The Service (BTS) yang diciptakan oleh Kementerian Perhubungan. Keberadaan Bus Trans Semanggi bertujuan untuk dapat mengurangi kemacetan Surabaya, dengan ini Bus Trans Semanggi sebagai bentuk peningkatan kualitas transportasi umum. Namun berkaitan dengan peningkatan kualitas transportasi umum Bus Trans Semanggi listrik dalam pengoperasiannya masih memiliki kendala yang berhubungan dengan masalah teknis armada bus yang masih mengalami kendala. Berkenaan dengan masalah teknis, maka dalam penelitian ini menganalisis hubungan governance network antara pemerintah dengan pihak swasta dalam pengoperasian Bus Trans Semanggi Listrik, aktor pelaksana dari Bus Trans Semanggi ini yaitu PT. Damri, PT.Inka, PT. IMSS dan PT. Surveyor. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui apakah governance network yang dilaksanakan Bus Trans Semanggi Listrik apakah sudah berjalan dengan baik, dengan analisis menggunakan Teori Klijn&Joop (2016) meliputi 3 garis besar yakni analisis aktor, analisis proses, dan analisis kelembagaan. 
Transformasi Pembelajaran Nonformal bagi Lansia: Analisis Implementasi Program Selantang di Kecamatan Nganjuk Putri, Sindy Triana; Harmawan, Bagus Nuari
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/t834rd94

Abstract

Pertumbuhan populasi lanjut usia di Indonesia menghadirkan tantangan baru dalam penyediaan layanan pendidikan nonformal yang mampu meningkatkan kualitas hidup kelompok rentan tersebut Program Sekolah Lansia Tangguh Selantang yang dikembangkan BKKBN merupakan inovasi penting dalam pembelajaran sepanjang hayat yang dirancang untuk meningkatkan ketangguhan fisik mental sosial dan spiritual lansia Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Program Selantang di Kecamatan Nganjuk dengan menggunakan model implementasi kebijakan George C Edward III sebagai kerangka analisis utama Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi wawancara mendalam dan analisis dokumentasi Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi Selantang memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesehatan emosional kemampuan kognitif serta keterlibatan sosial peserta terutama melalui kegiatan interaktif seperti diskusi kelompok permainan edukatif dan pelatihan fisik Namun sejumlah hambatan masih muncul terutama pada aspek komunikasi antar pelaksana keterbatasan anggaran kekurangan fasilitas pembelajaran serta lemahnya koordinasi lintas sektor Meskipun demikian tingginya komitmen kader dan penyuluh KB menjadi faktor penentu keberhasilan program Dengan memperkuat sinergi antar lembaga dan meningkatkan dukungan pemerintah daerah program ini berpotensi menjadi model pembelajaran nonformal unggulan bagi lansia di tingkat regional maupun nasional < p>
Strengthening Craft-Based MSME Competitiveness Through an Empowerment Model in Mojokerto’s Creative Incubation Program Ananta, Ayu Nevilia; Harmawan, Bagus Nuari
PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol. 12 No. 1 (2026): Publika : Jurnal Ilmu Administrasi Publik
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jiap.2026.26040

Abstract

The development of the creative economy has positioned entrepreneurship incubation programs as a strategic approach to strengthen craft-based micro and small enterprises. This study aims to answer how the community empowerment process unfolds within the Creative Craft Design Entrepreneurship Incubation Program under the 5 Creative Subsector Scheme in Mojokerto City. Using Wilson’s empowerment framework awakening, understanding, harnessing, and using, the research investigates the extent to which the program contributes to the advancement of fashion-related craft enterprises. A qualitative case study approach was employed, and data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation involving program participants and the implementing agency. The findings show that the program substantially enhanced participants’ technical, managerial, relational, and psychological capacities. In the awakening stage, participants developed greater awareness of their entrepreneurial potential, though motivation levels varied. The understanding stage revealed notable improvements in design quality, production techniques, business management, and digital marketing skills. During the harnessing stage, several participants effectively utilized program facilities, networks, and acquired knowledge, while others exhibited continued dependency on the implementing agency. The using stage demonstrated emerging business independence, marked by increased sales, improved operational management, and more consistent marketing practices, although some participants progressed slowly due to limited commitment. Overall, the program contributes meaningfully to the gradual empowerment and professionalization of craft-based enterprises. These findings highlight the importance of continuous mentoring, digital capacity building, and tailored support to strengthen the sustainability and competitiveness of creative industry entrepreneurs.