Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Widya Kesehatan

Penggunaan Virgin Coconut Oil (Vco) Dalam Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi Di Desa Berembeng, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan Ni Nyoman Anggita Candra Dewi; A.A Putu Agung Mediastari; Ni Made Putri Ariyanti
Widya Kesehatan Vol 5 No 1 (2023): Widya Kesehatan
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayi adalah masa yang baik untuk pertumbuhan manusia, sehingga bayi memerlukan perhatian khusus dalam setiap perkembangannya. Salah satu faktor penting dalam tumbuh kembang bayi adalah tidur dan istirahat. Waktu yang dibutuhkan bayi untuk tidur adalah 14 jam dalam sehari. Bayi yang kurang tidur akan mengakibatkan penurunan kekebalan tubuh, gangguan pertumbuhan, perkembangan fisik dan memiliki dampak terhadap tumbuh kembang otak bayi. Gangguan kualitas tidur pada anak dapat berdampak buruk bagi perkembangan fisik dan kognitifnya yang menjadi indikator perkembangan kesehatannya terutama kemampuan berfikir ketika dewasa. Sehingga kualitas tidur bayi perlu dijaga, serta dapat distimulus melalui pemberian pijat bayi. Tujuan peneliltian adalah mengetahui penggunaan Virgin Coconut Oil dalam pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi di Desa Berembeng. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan menggunakan teori fungsionalisme struktural. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Virgin Coconut Oil efektif untuk meningkatkan kualitas tidur bayi, karena VCO mengandung beberapa zat alami yang menyebabkan bayi tetap merasa hangat dan menurunkan kehilangan panas tubuhnya, merasa nyaman dan lebih rileks. Tata cara pemijatan bayi dilakukan dengan SOP yang berlaku. Serta implikasi dari penggunaan VCO dalam pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi adalah memperlancar sistem peredaran darah, memberi rasa nyaman, merileksasi sistem otot, serta dapat memperlancar sistem pencernaan.
Penggunaan virgin coconut oil (VCO) dalam pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi di Desa Berembeng, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan: Use of virgin coconut oil (VCO) in infant massage on infant sleep quality in Berembeng village, Selemadeg district, Tabanan regency. Dewi, Ni Nyoman Anggita Candra; Mediastari, Anak Agung Putu Agung; Ariyanti, Ni Made Putri
Widya Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2023): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v5i1.4061

Abstract

Bayi adalah masa yang baik untuk pertumbuhan manusia, sehingga bayi memerlukan perhatian khusus dalam setiap perkembangannya. Salah satu faktor penting dalam tumbuh kembang bayi adalah tidur dan istirahat. Waktu yang dibutuhkan bayi untuk tidur adalah 14 jam dalam sehari. Bayi yang kurang tidur akan mengakibatkan penurunan kekebalan tubuh, gangguan pertumbuhan, perkembangan fisik dan memiliki dampak terhadap tumbuh kembang otak bayi. Gangguan kualitas tidur pada anak dapat berdampak buruk bagi perkembangan fisik dan kognitifnya yang menjadi indikator perkembangan kesehatannya terutama kemampuan berfikir ketika dewasa. Sehingga kualitas tidur bayi perlu dijaga, serta dapat distimulus melalui pemberian pijat bayi. Tujuan peneliltian adalah mengetahui penggunaan Virgin Coconut Oil dalam pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi di Desa Berembeng. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan menggunakan teori fungsionalisme struktural. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Virgin Coconut Oil efektif untuk meningkatkan kualitas tidur bayi, karena VCO mengandung beberapa zat alami yang menyebabkan bayi tetap merasa hangat dan menurunkan kehilangan panas tubuhnya, merasa nyaman dan lebih rileks. Tata cara pemijatan bayi dilakukan dengan SOP yang berlaku. Serta implikasi dari penggunaan VCO dalam pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi adalah memperlancar sistem peredaran darah, memberi rasa nyaman, merileksasi sistem otot, serta dapat memperlancar sistem pencernaan.
Masker daun kelor (Moringa oleifera) untuk mengatasi wajah berjerawat: Moringa leaf mask (Moringa oleifera) to treat facial acne Saraswati, Ida Ayu Asri Diva; Yuliari, Sang Ayu Made; Ariyanti, Ni Made Putri
Widya Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2024): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v6i2.6742

Abstract

Kondisi kulit wajah berpengaruh besar terhadap kepercayaan diri seseorang. Adapun permasalahan yang dapat terjadi pada kulit wajah salah satunya jerawat. Dalam sistem pengobatan tanaman berkhasiat obat yang sering digunakan salah satunya adalah tanaman kelor. Maka diangkat penelitian dengan judul Masker Daun Kelor (Moringa Oleifera) Untuk Mengatasi Wajah Berjerawat yang berlokasi di Denpasar. Penelitian ini untuk memecahkan rumusan masalah berupa manfaat masker daun kelor untuk mengatasi wajah berjerawat, tata cara pengolahan kelor sehingga menjadi masker wajah di Missda Beauty, implikasi dari penggunaan masker daun kelor terhadap wajah berjerawat. Penelitian ini menggunakan landasan teori etnomedisin dan teori fungsional struktural. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Usada, dengan jenis penelitian kualitatif, menggali sumber data secara purposive sampling, observasi, wawancara, pencatatan dokumen, uji laboratorium vitamin C, analisa data dan keabsahan data. Dari hasil penelitian didapat bahwa (1). Penggunaan masker wajah daun kelor dapat mengatasi jerawat karena mengandung vitamin C. (2). Tata cara pembuatan masker daun kelor pembuatan masker wajah daun kelor dalam bentuk sediaan kering dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu menyiapkan tempat dan alat, pemilihan bahan, pencucian bahan, pengeringan bahan, pembuatan serbuk dari bahan, pencampuran bahan masker tersebut dengan takaran perbandingan 2:2:1, 2 daun kelor berbanding 2 beras putih dan banding 1 beras merah, kemudian dilakukan pengemasan dan pemberian label pada produk. Masker daun kelor siap diaplikasikan ke wajah. (3). Implikasi dari penggunaan masker wajah daun kelor adalah mengatasi jerawat, menyamarkan noda bekas jerawat, menghaluskan, menyegarkan, menyamarkan garis halus pada kulit wajah.
Pengobatan homeopati dalam mengatasi gangguan kecemasan (anxiety disorder) di Tirta Usada Holistic Health Ubud: Homeopathic treatment at Tirta Usada Holistic Health Ubud for overcoming anxiety disorders Ginting, Paskalis Arisandi; Suatama, Ida Bagus; Ariyanti, Ni Made Putri
Widya Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2024): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v6i2.6745

Abstract

Kecemasan merupakan sebuah hal yang wajar dialami oleh seorang individu. Gangguan kecemasan adalah sekumpulan kondisi yang memberikan gambaran penting tentang kecemasan yang berlebihan, disertai respons perilaku, emosional, dan fisiologi. Berdasarkan hasil survey di klinik Tirta Usada, didapati banyak pasien mengalami gangguan kecemasan dengan keluhan seperti rasa cemas yang berlebih, kesulitan tidur, emosi yang tidak terkontrol serta kurang gairah hidup. Gangguan kecemasan ini akhirnya diatasi dengan Homeopati. Berdasarkan pemaparan di atas, maka dilakukan sebuah penelitian yang berjudul Pengobatan Homeopati dalam Mengatasi Gangguan Kecemasan (Anxiety Disorder) di Tirta Usada Holistic Health Ubud. Adapun rumusan masalah dari penelitian ini yaitu kemampuan Homeopati dalam mengatasi gangguan kecemasan, tata cara penanganan gangguan kecemasan dan implikasi Homeopati dalam penanganan gangguan kecemasan. Penelitian ini menggunakan landasan teori etnomedicine dan fungsionalisme struktural. Metode penelitian ini menggunakan Pendekatan Ayurweda dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif menggunakan metode Purposive Sampling, observasi, wawancara serta dokumentasi. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa (1) Remedy (obat) Homeopati bekerja dengan cara merangsang tubuh untuk mengupayakan kekuatan alaminya dalam mengatasi penyakit sehingga mencapai keseimbangan dimana remedy (obat) tersebut membawa memory dalam air yang berbentuk getaran dan cukup efektif dalam mengatasi gangguan kecemasan. (2) Tata cara penanganan pasien terdiri dari sesi konsultasi mendalam tentang kondisi pasien, pembacaan zodiac /birth chart pasien, penentuan dan pemberian remedy (obat) yang diresepkan oleh terapis sesuai dengan gejala dan kondisi yang dibutuhkan pasien. (3) Implikasi dari penggunaan Homeopati adalah membantu pasien menurunkan tingkat kecemasan ke batas normal, mengatasi gangguan tidur dan insomnia, mengurangi kebiasaan merokok, mengatasi masalah pencernaan dan menstabilkan emosi.