Rizka Nurlaila
Program Studi Teknik Kimia, Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN ENZIM ZINGIBAIN DARI RIMPANG JAHE TERHADAP KUALITAS VCO (VIRGIN COCONUT OIL) Rosnita; Agam Muarif; Rizka Nurlaila; Rozanna Dewi; muhammad; Safira Fitri
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 3 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i03.23632

Abstract

VCO (Virgin Coconut Oil) adalah hasil olahan minyak kelapa yang diproses dari ekstraksi daging buah kelapa segar tanpa melibatkan reaksi kimia atau pemanasan ekstrem. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji efek dari penambahan Enzim Zingibain yang berasal dari Rimpang jahe terhadap kualitas VCO, dengan fokus pada analisis parameter mutu seperti kadar asam lemak, asam lemak bebas (ALB) dan kadar air. Proses fermentasi dilaksankan dengan variasi jumlah enzim yang digunakan (0, 8 ml, 12 ml, dan 16 ml) dan waktu fermentasi (24, 36, 48 dan 60 jam). Berdasarkan hasil penelitian, dikethaui bahwa pada VCO tanpa enzim dan fermentasi selama 24 jam, asam lemak utama yang teridentifikasi adalah Decanoic acid methyl ester, Lauric acid, Myristic acid, dan Hexadecanoic acid. Sementara itu, VCO dengan enzim 8 ml dan fermentasi 48 jam mengandung senyawa tambahan seperti Octanoic acid ethyl ester, Zingiberene, Dodecanoic acid methyl ester, dan beberapa ester asam lemak lainnya. Untuk analisa bilangan asam lemak bebas menunjukan nilai rata-rata 0,1% hingga 0,2%, baik pada VCO tanpa enzim maupun dengan penambahan enzim zingibain. Pada hasil analisa kadar air pada VCO yang diolah secara enzimatis menunjukan hasil yang sangat rendah dengan kadar air sebesar 0,002% dan kadar air tertinggi sebesar 0,01%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa seluruh sampel VCO memenuhi standar minyak kelapa sesuai SNI 7382-2008 asam lemak bebas tidak melewati 0,2% dan kadar air tidak lebih dari 0,2%.
PENGARUH VCO DAN EKSTRAK KUNYIT TERHADAP KUALITAS SABUN ORGANIK PADAT Ferhin Firda Meutia; Faisal; Wusnah; Nasrul ZA; Rizka Nurlaila; Ahmad Fikri
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 3 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i03.25512

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pengembangan sabun organik yang tidak hanya berfungsi sebagai pembersih, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan kulit melalui kandungan bahan alami. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh variasi konsentrasi Virgin Coconut Oil (VCO) dan ekstrak kunyit terhadap kualitas sabun padat, serta mengevaluasi sifat fisik dan kimianya. Metode yang digunakan adalah pembuatan sabun dengan proses cold process menggunakan VCO, minyak zaitun, shea butter, madu, dan lemon sebagai bahan tambahan. Uji yang dilakukan meliputi organoleptik, pH, kadar air, tinggi dan stabilitas busa, serta kadar asam lemak bebas (ALB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi VCO memperbaiki tinggi dan stabilitas busa serta menurunkan kadar air, sementara penambahan ekstrak kunyit berlebih dapat meningkatkan kadar ALB karena mengganggu efisiensi saponifikasi. Nilai pH sabun berada pada kisaran 7–8, sesuai standar SNI untuk keamanan kulit. Formulasi optimal diperoleh pada penggunaan VCO 30–35 mL dengan ekstrak kunyit 1–3 mL, yang menghasilkan sabun dengan karakteristik fisik dan kimia paling stabil. Keterbaruan penelitian ini terletak pada formulasi sabun berbasis VCO dan kunyit dengan penambahan kombinasi bahan alami lain berupa minyak zaitun, shea butter, ekstrak lemon, dan madu, sehingga menghasilkan produk yang lebih kaya manfaat, lembut di kulit, serta ramah lingkungan.