Articles
The Strategy of Empowerment Based on ESQ Power: A Social Innovation in The Poverty Overcoming
Peribadi Peribadi
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 19, No 2 (2017): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (560.331 KB)
|
DOI: 10.18860/el.v19i2.4208
This research aimed to develop an innovation of empowerment strategy on ESQ Power – Based. It was designed through a phenomenology deductive, a case study and the methodof research and development or the procedure of member check. The three of them were used eclectically in order to design an ideal formulation. The research findings indicated that the actors and actresses of poverty overcoming in Kendari City have not had the emotional intelligence and spiritual intelligence yet as ESQ Power. As a result, they were not optimal in performing their duties, roles and responsibilities. Therefore, the urgency of empowerment paradigm on ESQ Power – Based that has been formulated and validated by the skillful validator must be used in the future to increase the sense of responsibility of the actor network in overcoming the pauperization and poverty.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah inovasi strategi pemberdayaan berbasis ESQ Power. Hal itu dirancang melalui deduksi fenomenologis, studi kasus serta metode penelitian dan pengembangan atau prosedur member check. Ketiganya digunakan secara eklektik untuk merancang formulasi ideal. Temuan penelitian menunjukkan bahwa aktor dan aktris penanggulangan kemiskinan di Kota Kendari belum memiliki kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual sebagai ESQ Power. Akibatnya, mereka tidak optimal dalam menjalankan tugas, peran dan tanggung jawabnya. Oleh karena itu, urgensi paradigma pemberdayaan berbasis ESQ Power yang telah dirumuskan dan divalidasi oleh validator ahli tersebut harus mulai digunakan ke depan untuk meningkatkan rasa tanggung jawab jaringan aktor dalam mengatasi pemiskinan dan kemiskinan.
PROBLEMATICS IN POSTMODERNISM: AN OPPORTUNITY AND CHALLENGE IN DISCOURSE OF PROPHETIC SOCIOLOGY METHOD
Peribadi Peribadi;
Samsul Samsul
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 21, No 2 (2019): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (305.762 KB)
|
DOI: 10.18860/el.v21i2.5907
Almost all aspects of the social life of this beloved nation and country tended to be colonized including for the academicians that up to now have still been subduing and been kneeling under the influence of western epistemology. Therefore, in the case of obtaining the independence of thinking academically to develop the charitable science and scientific charity, it needs the paradigm and alternative epistemology according to the socio-psychological and socio-anthropological of the nation. In addition to the urgent independence demand for thinking academically, it also still opened the opportunity to develop a prophetic based methodology discourse. There is still an empty space in the context of methodological compilation enabling a new methodology emerges in the future. As the first step to construct a prophetic paradigm is formulating the philosophical foundation in the context of ontology, epistemology, and axiology in social science. This paper offered several strategic phases towards the discourse of metaphysical realism to develop alternative methodologies within the circle of postmodernism problematics.Hampir semua aspek kehidupan sosial bangsa dan negara tercinta ini cenderung dijajah termasuk para akademisi yang sampai sekarang masih tunduk dan berlutut di bawah pengaruh epistemologi barat. Oleh karena itu, dalam hal memperoleh kemandirian berpikir secara akademis untuk mengembangkan ilmu amal dan amal ilmiah, diperlukan paradigma dan epistemologi alternatif sesuai dengan sosio-psikologis dan sosio-antropologis bangsa. Selain tuntutan kemandirian yang mendesak untuk berpikir secara akademis, masih terbuka peluang untuk mengembangkan wacana metodologi berbasis kenabian. Masih ada ruang kosong dalam konteks kompilasi metodologis yang memungkinkan metodologi baru muncul di masa depan. Sebagai langkah pertama untuk membangun paradigma profetik adalah merumuskan landasan filosofis dalam konteks ontologi, epistemologi, dan aksiologi dalam ilmu sosial. Makalah ini menawarkan beberapa fase strategis menuju wacana realisme metafisik untuk mengembangkan metodologi alternatif dalam lingkaran problematika postmodernisme.
Dampak Covid-19 Terhadap Interaksi Sosial Keluarga (Studi Kasus di Desa Kapota Kecamatan Wangi-wangi Selatan Kabupaten Wakatobi)
Harwina Harwina;
Peribadi Peribadi;
Rety Reka Merlins
SOCIETAL Vol 9, No 2 (2022): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pandemi Covid-19 berpengaruh langsung pada peran orang tua. karena adanya kebijakan Bekerja di rumah (WFH) sebagai akibatnya belajar maupun bekerja harus dilakukan di rumah. Orang tua terutama ibu rumah tangga yang berstatus sebagai pekerja, maupun non pekerja, bekerja di rumah menjadikan suatu tanggapan yang cukup berat yang berakibat pada kesehatan fisik maupun mental. Metode penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu Observasi, Wawancara, serta Dokumentasi. Hasil penelitian di lapangan menunjukan bahwa dampak Covid-19 pada interaksi sosial keluarga di Desa Kapota Kecamatan Wangi-wangi Selatan Kabupaten Wakatobi ada dua dampak yaitu dampak positif (Asosiatif) dan dampak negatif (Disosiatif), Dampak positif yang dimaksud adalah Mempererat hubungan keluarga, Meningkatkan religiusitas keluarga, Meningkatkan pola hidup sehat keluarga, dan Waktu yang berkualitas (quality time). Sedangkan dampak negatif yang dimaksud adalahKekerasan terhadap anak dan Hilangnya keharmonisan keluarga. Kemudian Solusi alternatifnya adalah Kerjasama, Akomodasi, Melindungi, Meningkatkan Nilai-nilai agama, Berekreasi dan Bersosialisasi.
RELASI SOSIAL EKONOMI ANTARA PEDAGANG DAN PETANI CENGKEH (Studi Di Desa Walasiho Kecamatan Wawo Kabupaten Kolaka Utara)
Nurhidayat Nurhidayat;
Bahtiar Bahtiar;
Peribadi Peribadi
Gemeinschaft Vol 4, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UHO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52423/gjmpp.v4i1.18575
Tujuan Penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui jaringan sosial ekonomi antara petani cengkeh dan pedagang (2) Untuk mengetahui pola relasi sosial ekonomi antara petani cengkeh dan pedagang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa relasi atau hubungan sosial ekonomi petani dan pedagang cengkeh sangatlah penting dalam terbentuknya jaringan sosial, dengan adanya pemasaran atau penjualan hasil panen petani yang dapat menunjang penghasilan para petani yang lebih baik serta untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat petani, dan juga untuk membiayai keperluan pendidikan anak-anak mereka. Dalam hubungan sosial ekonomi antara petani dan pedagang itu mempunyai sifat adanya saling ketergantungan, saling membutuhkan, saling menguntungkan satu sama lain sehingga itu sangat penting dalam terjadinya interaksi yang baik antara petani dan pedagang cengkeh.
PARTISIPASI POLITIK TERHADAP PEMILIHAN KEPALA DAERAH (Studi Sosiologi Politik Pada Masyarakat Suku Bajo di Desa Sama Bahari Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi)
Rahmawati Rahmawati;
Syaifudin S. Kasim;
Peribadi Peribadi
Gemeinschaft Vol 3, No 1 (2021): Edisi April
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UHO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi politik serta fakor apa yang mempengaruhi partisipasi politik terhadap pemilihan kepala daerah yang ada di Desa Sama Bahari Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Peneliti ingin mendiskripsikan tentang bentuk partisipasi politik masyarakat pada pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah di Kabupaten Wakatobi. dengan teknik pengumpulan datanya antara lain observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa partisipasi politik terhadap pemilihan kepala daerah dipengaruhi oleh tingkat pendidikan pengetahun politik, faktor sosial ekonomi, pengaruh partai politik dan tim kampanye, pengaruh figur calon pilkada dan pengaruh money politics. partisipasi politik yang ada di Desa Sama Bahari, Partisipasi politik masyarakat bukan hanya sebatas bagaimana memberikan suara dalam proses pemilihan, tapi juga sejauh mana masyarakat ikut berpatisipasi dan ambil bagian dalam proses partisipasi politik lainnya seperti menghadiri rapat umum, menjadi anggota partai, menjadi tim sukses salah satu pasangan calon dan lain sebagainya. Pertimbangan ekonomi dan politik uang menjadi salah satu motivasi dalam partisipasi politik. Namun sosok pasangan kandidat dan visi misi juga tidak bisa diabaikan dalam pengaruhnya terhadap partisipasi politik masyarakat.
Potensi dan Problematika Sosial Desa Maju (Studi Di Desa Motaha Kecamatan Angata Kabupaten Konawa Selatan)
Nurlinda Nurlinda;
Syaifudin Suhri Kasim;
Peribadi Peribadi
Gemeinschaft Vol 4, No 2 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UHO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52423/gjmpp.v4i2.18880
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi dan problematika sosial Desa Maju. Artinya penelitian ingin mendeskripsikan berbagai potensi yang terkandung di dalam wilayah Pedesaan Motaha. Selain itu penelitian ini juga berupaya mengangkat dan menunjukkan aneka permasalahan yang begejolak di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang berartikan pada analisis 3 dimensi, 22 variabel dan 54 indikator. Hasil penelitian menunjukkan beberapa faktor yang dominan berpengaruh positif dari beberapa variabel yang di maksud untuk mengembangkan kesejahteraan masyarakat Desa Motaha untuk menjadi desa yang lebih maju. Namun selain itu, terdapat juga beberapa faktor yang menghambat majunya Desa Motaha diantaranya yaitu: masalah kesehatan, rendahnya partisipasi masyarakat, banjir dan tingkat kriminalitas serta kenakalan remaja.
Persepsi Masyarakat Terhadap Buruh Perempuan Kelapa Sawit PT. Rea Kaltim Plantations (Studi Kasus di Desa Muai Kecamatan Kembang Janggut Kaltim)
Erni Erni;
Muhammad Arsyad;
Peribadi Peribadi
Gemeinschaft Vol 5, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UHO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52423/gjmpp.v5i1.35501
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Persepsi Masyarakat Terhadap Buruh Perempuan Kelapa Sawit PT. Rea Kaltim Plantations di Desa Muai Kecamatan Kembang Janggut Kaltim. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1). Peran perempuan sebagai ibu rumah tangga di Desa Muai sangat bertanggung jawab sebagai koadratnya, sebagai seorang istri mereka tidak melupakan aktivitasnya di dalam rumah tangga, Walaupun mereka ikut serta dalam mencari nafkah disektor publik untuk mencari tambahan pendapatan keluarga; (2). Penyebab perempuan bekerja sebagai buruh kelapa sawit PT. Rea Kaltim Plantations diantaranya adalah masalah ekonomi, rendahnya pendidikan sehingga mereka tidak mempunyai skill (keterampilan) di bidang lain selain menjadi buruh kelapa sawit, karena hampir semua buruh perempuan kelapa sawit di Desa Muai hanya tamatan SD dan SMP saja. Adapun persepsi yang ditimbulkan dalam masyarakat yaitu persepsi positif dan negatif. Persepsi positif dimana masyarakat memahami dengan kondisi perempuan yang bekerja sebagai buruh perempuan kelapa sawit. Terlepas dari itu ada juga beberapa persepsi negatif yang disampaikan masyarakat namun hal itu tidak menjadi masalah bagi perempuan yang berprofesi sebagai buruh kelapa sawit PT. Rea Kaltim Plantations.
Strategi Pemerintah Desa Dalam Meningkatkan Status Desa Menuju Desa Maju (Studi di Desa Nihi Kecamatan Sawerigadi Kabupaten Muna Barat)
La Ode Afkat;
Muhammad Arsyad;
Peribadi Peribadi
Gemeinschaft Vol 4, No 2 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UHO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52423/gjmpp.v4i2.20344
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui penilaian Indeks Desa Membangaun di Desa Nihi Kecamatan Sawerigadi Kabupaten Muna Barat terhadap strategi peningkatan status desa. (2) Untuk mengetahui strategi yang dilakukan pemerintah Desa Nihi dalam dalam meningkatkan status desa menuju desa maju. (3) Untuk mengetahui kendala yang dihadapi pemerintah desa dalam meningkatkan status Desa Nihi menuju desa maju. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Indeks Desa Membangun (IDM) merupakan suatu instrumen terhadap keberadaan tingkat status desa yang terdiri dari Indeks Ketahanan Sosial (IKS) meliputi dimensi kesehatan, pendidikan, modal sosial dan permukiman; Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE); dan Indeks Ketahanan Ekologi/ Lingkungan (IKL). Penilaian IDM pada Desa Nihi Kecamatan Sawerigadi Kabupaten Muna Barat adalah sebesar 0,656 yang merupakan kategori sebagai desa berkembang. Sehingga Desa Nihi berupaya untuk meningkatkan statusnya menuju desa maju. Adapun strategi yang dilakukan oleh pemerintah desa adalah (1) Strategi organisasi melalui visi dan misi kepala desa; (2) Strategi program melalui program-program yang diadakan untuk mewujudkan misi kepala desa; (3) Strategi pendukung sumber daya melalui pemanfaatan sumber daya alam; dan (4) Strategi kelembagaan melalui pelatihan- pelatihan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manuasia. Sedangkan yang masih menjadi kendalanya adalah akses jalan dan rusaknya kantor desa.
IMPLEMENTASI PENYALURAN DANA DESA DAN PROBLEMATIKANNYA (Studi Di Desa Kafofoo Kecamatan Kontukowuna Kabupaten Muna)
Lukman Lukman;
Muhammad Arsyad;
Peribadi Peribadi
Gemeinschaft Vol 4, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UHO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52423/gjmpp.v4i1.19336
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Proses dan Implementasi Penyaluran Dana Desa serta untuk mengetahui faktor-faktor yang Mempengaruhi Kelancaran dan Keterhambatan dalam Menyalurkan Dana Desa di Desa Kafofoo. Metode penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya yaitu studi pustaka, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyaluran Angaran Dana Desa di Desa Kafofoo digunakan untuk pembangunan fisik berupa pengadaan tower air beserta mesinnya dan juga pembangunan yang sifatnya non fisik seperti pemberdayaan sumberdaya manusia yang berupa pelatihan tenaga medis serta tenaga pengajar di PAUD selain itu juga digunakan untuk sosialisasi kesehatan tentang masalah covid-19. Ada banyak faktor yang mempengaruhi jalanya penyaluran dana desa di Desa Kafofoo baik itu faktor pendorong maupun faktor penghambat, faktor pendorong seperti dukungan dari pendamping desa, program yang tepat untuk semua lapisan masyarakat dan juga kemampuan pemerintah untuk mengatasi masalah. Sementara untuk faktor penghambat implementasi penyaluran dana desa di Desa Kafofoo seperti kurangya sumber daya manusia maupun sumber daya alam, belum adanya sistem dan regulasi yang jelas dan tegas sampai pada kurangnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Aktivitas Kehidupan Komunitas Nelayan (Studi di Desa Masaloka Selatan Kecamatan Kepulauan Masaloka Raya Kabupaten Bombana)
Sri Wulandari;
Dewi Anggraini;
Peribadi Peribadi
Gemeinschaft Vol 5, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UHO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52423/gjmpp.v5i1.36487
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas kehidupan komunitas nelayan ditinjau dalam tiga aspek yaitu aktivitas sosial, aktivitas budaya dan aktivitas ekonomi. Artinya, penelitian dimaksudkan untuk melihat rangkaian aktivitas yang dilakukan oleh komunitas nelayan yang ada di Desa Masaloka Selatan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi kehidupan masyarakat pesisir dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahap yaitu reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dari sisi budaya, komunitas nelayan adalah multietnis. Interaksi yang terjadi antar warga ditopang oleh keberadaan rumah warga yang cukup rapat, kesamaan mata pencaharian, dan kepemilikan komunitas secara bersama. Komunitas nelayan mempunyai karakteristik sosial tersendiri di dalam kehidupan masyarakat seperti nelayan mempunyai solidaritas dan etos kerja yang tinggi. Dari sisi ekonomi hasil tangkapan nelayan masih jauh dari memadahi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Hal ini disebabkan karena minimnya modal yang dimiliki nelayan, tekanan dari pemilik modal, sistem bagi hasil yang tidak adil, perdagangan atau pelelangan ikan yang tidak transparan (dikuasai tengkulak) dan otoritas tidak punya wibawa untuk mengatur dan menegakkan aturan. Serta pola atau budaya kerja yang masih apa adanya. Kondisi kemiskinan yang dialami nelayan menyebabkan mereka rentan konflik dan hanya menjadi objek.