Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PERUBAHAN POLA KEHIDUPAN SUKU BAJO PASCA PENETAPAN ZONASI TAMAN NASIONAL (Studi di Desa Lamanggau Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi) Alauddin, Muhammad Irwan; Bauto, La Ode Monto; Sarpin, Sarpin
Jurnal Neo Societal Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Neo Societal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.104 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan polakehidupan Suku Bajo Lamanggau pasca penetapan zonasi TamanNasional Wakatobi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa LamanggauKecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi. Dalam penelitian menggunakanjenis data kualitatif yang diuraikan dalam bentuk deskripitif dan datakuantitatif yang diuraikan dalam bentuk tabel. Teknik pengumpulan datayang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dandokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penetapankawasan Taman Nasional Wakaobi berbasis zonasi mengundangdualisme keberpihakan yaitu pihak pro zonasi dan kontra zonasiterutama berkaitan dengan kegiatan penangkapan ikan oleh nelayan. (2)Penetapan kawasan Taman Nasional Wakaobi berbasis zonasiberdampak terhadap menurunnya pendapatan nelayan karenatertutupnya sebagian area penangkapan ikan nelayan dan hak-hak nelayanmenjadi terbatas untuk memanfaatkan sumber daya alam. (3) Penetapankawasan Taman Nasional Wakatobi yang dikelolahh berdasarkan zonasiberdampak pada perubahan pola mata pencaharian suku BajoLamanggau. (4) Penetapan zonasi Taman Nasional Wakatobi berdampakpositif bagi system pendidikan masyarakat Bajo Lamanggau. (5)Perubahan sistem tempat tinggal atau pola pemukiman masyarakat BajoLamanggau di karenakan oleh kekhawatiran mereka denganperkembangan pariwisata Taman Nasional Wakatobi yang begitu pesatberkembang. (6) Penetapan zonasi Taman Nasional Wakatobimelahirkan merosotnya kebudayaan dan tradisi pada masyarakat BajoLamanggau.Kata Kunci: Perubahan, Kehidupan, Suku Bajo, Zonasi
STRATEGI ADAPTASI MEMPETAHANKAN NAFKAH DALAM MENGHADAPI MUSIM PACEKLIK PADA NELAYAN BAJO (Studi di Desa Pulau Bangko Kecamatan Maginti Kabupaten Muna Barat) Lisma, Lisma; Bauto, La Ode Monto; Jabar, Aryuni Salpiana
SOCIETAL Vol 7, No 2 (2020): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) mengetahui strategi adaptasi menjaga pendapatan dalam menghadapi musim paceklik pada nelayan bajo di Desa Pulau Bangko Kabupaten Muna Barat. 2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan kendala dalam menghadapi musim paceklik pada nelayan bajo di Desa Pulau Bangko Kabupaten Muna Barat. Penelitian ini menggunakan teknik puposive sampling yaitu teknik penentuan informan, yaitu peneliti telah menetapkan responden sebagai sampel penelitiannya dengan asumsi atau menurut pendapatnya sendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi beradaptasi untuk mempertahankan pendapatan menghadapi musim paceklik pada nelayan Bajo. Beberapa strategi yang dilakukanya yaitu strategi, penganekaragaman adalah pendapatan, dimana para nelayan saat musim barat tidak terpenuhi kebutuhan hidupnya oleh karena itu mereka berinisiatif untuk memenuhi kebutuhan hidupnya pada musim paceklik dengan melakukan pekerjaan sampingan dengan memperdagangkan pengambil kayu dan pembudidaya rumput-rumput yang biasa di samudera memenuhi kebutuhan hidupnya saat musim itu tiba. Strategi kedua yang mereka lakukan yaitu: strategi penganekaragaman alat tangkap, dimana pada musim timur nelayan hanya menggunakan satu atau dua jenis alat tangkap saja, namun pada musim paceklik nelayan menambah jenis alat tangkap yang mereka gunakan untuk menambah hasil tangkapan. Strategi yang ketiga yaitu: merubah daerah tangkapan, dimana nelayan melakukan peralihan daerah tangkapan, karena pada daerah tangkap sebelumnya yang bergelombang dan tidak jarang ikan mengeluarkan masukan alat tangkap mereka di sebabkan air tinja. Nelayan memang bergerak di daerah yang tidak bergelombang untuk merakit alat tangkap yang mereka gunakan. Strategi keempat yaitu: Memanfaatkan hubungan sosial, dimana praistri nelayan akan meminjam uang atau beras kepada orang, tetangga maupun kepada tokek jika suaminya pulang melaut tidak memperoleh hasil untuk dijual. Strategi kelima yaitu: mobilisasi anggota keluarga, yaitu keberadaan nelayan yang memiliki anak laki-laki sudah berpotensi melaut oleh karena itu mereka mengikut kemauan untuk melaut membantu orang tua.
NILAI SOSIAL BUDAYA KABENGKA (KHITAN) PADA MASYARAKAT KULISUSU (Studi Di Desa Eelahaji Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara) Marliana, Marliana; Bauto, La Ode Monto; Anggraini, Dewi
SOCIETAL Vol 7, No 2 (2020): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui dan mengungkapkan bentuk proses pelaksanaan kabengka pada masyarakat Kulisusu di Desa Eelahaji Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara. (2) Untuk menguraikan nilai sosial budaya kabengka pada masyarakat Kulisusu di Desa Eelahaji Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara. Penentuan informan dilakukan secara purposive sampling yaitu teknik penentuan informan secara sengaja yang berjumlah 10 orang yaitu 2 orang tokoh adat, 1 orang tokoh agama, dan 7 orang keluarga yang pernah melaksanakan kabengka. Adapun teknik pengumpulan data yaitu dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan serta dianalisis sacara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menujukan bahwa: (1) Proses pelaksanaan kabengka (khitan) ini biasanya dilakukan pada Hari Raya Idul Fitri (sesudah) dan pada Hari Raya Idul Adha (sebelum dan sesudah). (2) Nilai Sosial Budaya Kabengka Pada Masyarakat Kulisusu Di Desa Eelahaji Kecamatan Kuisusu Kabupaten Buton Utara yaitu: (a) Nilai Ketaatan Pada Agama, (b) Nilai Pendidikan, (c) Nilai Moral/Etika, (d) Nilai Kebersamaan, (e) Nilai Melestarikan Tradisi, (f) Nilai Kesehatan, dan (g) Nilai Keindahan/Estetika.
FUNGSI IBU RUMAH TANGGA DALAM MEMBANTU MEMENUHI KEBUTUHAN KELUARGA MARDIANA, NANA; Jamiludin, Jamiludin; Bauto, La Ode Monto
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpps.v6i2.11395

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini menguraikan masalah bentuk-bentuk fungsi ibu rumah tangga yang bekerja dalam membantu memenuhi kebutuhan keluarga di Kelurahan Poea Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten Bombana dan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat fungsi ibu rumah tangga yang bekerja dalam membantu memenuhi kebutuhan  keluarga di Kelurahan Poea Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten Bombana. Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif sumber teknik pengumpulan data dengan menggunakan  observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik analisis data bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan 4 tahap yaitu; 1) pengumpulan data, 2) redaksi data, 3) penyajian data, 4) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan  bahwa: 1) Fungsi ibu rumah tangga yang bekerja dalam membantu memenuhi kebutuhan keluarga di Kelurahan Poea Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten  Bombana adalah: a) Fungsi ekonomi; b) Fungsi kasih sayang; c) Fungsi agama; d) Fungsi  Pendidikan; e) Fungsi perlindungan; 2) Faktor-faktor yang  mendukung dan menghambat fungsi ibu rumah  tangga yang bekerja dalam membantu memenuhi kebutuhan keluarga di Kelurahan  Poea Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten Bombana. 1) Faktor pendukung adalah sebagai berikut: a) Faktor ekonomi; b) Faktor keinginan untuk menyekolahkan anak kejenjang yang lebih tinggi; c) Faktor sosial. 2)  Faktor penghambat yaitu: a) Rendahnya  akses yang dimiliki wanita dalam hal sumber daya ekonomi; b) Faktor kesehatan 
KONTROL SOSIAL PEMILIK RUMAH KOS TERHADAP PERILAKU MENYIMPANG MAHASISWA KOS (Studi di Kelurahan Lalolara Kecamatan Kambu Kota Kendari) Sriwulan, Windi; Bauto, La Ode Monto; Sarpin, Sarpin
SOCIETAL Vol 8, No 1 (2021): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah sebagai berikut: (1) Untuk mengetahui bentuk-bentuk perilaku menyimpang yang dilakukan oleh mahasiswa kos di Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. (2) Untuk mengetahui kontrol sosial pemilik rumah kos terhadap perilaku menyimpang mahasiswa kos di Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. Terdapat 13 informan dalam penelitian ini yakni, 4 orang pemilik kos, 2 orang  masyarakat, 7 orang mahasiswa kos. Tipe dari penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Jenis dan sumber data yaitu  jenis data kualitatif dan data kuantitatif. Adapun sumber data dalam penelitian ini mencakup data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara langsung, observasi atau pengamatan dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa bentuk-bentuk perilaku menyimpang yang dilakukan oleh mahasiswa, dan aturan serta sanksi yang diberikan pemilik kos kepada mahasiswa kos. Kontrol sosial yang dilakukan oleh agen-agen kontrol sosial untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan yang mana dapat mengganggu keamanan, dan ketenangan di lingkungan kos-kosan. Tujuan dibuatnya peraturan agar penghuni kos-kosan lebih tertib dan tidak melangar norma sosial di dalam lingkungan kos. Berat ringannya sanksi senantiasa tergantung dari sifat pelanggarannya.
KEMITRAAN BIDAN DESA DAN DUKUN BAYI DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN IBU DAN ANAK DI KABUPATEN KONAWE SELATAN Anggraini, Dewi; Husain, M. Najib; Bauto, La Ode Monto
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 1, No 2 (2020): Vol. 1, No. 2 Mei (2020): ANOA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.249 KB) | DOI: 10.52423/anoa.v1i2.12175

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui kemitraan bidan desa dan dukun bayi dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan di Kabupaten Konawe Selatan,  dengan mengambil sampel pada pada lokasi atau wilayah yang memiliki angka kematian ibu melahirkan dan angka kematian bayi/balita cukup tinggi di Kabupaten Konawe Selatan. Hasil penelitian Kemitraan bidan dengan dukun bayi adalah suatu bentuk kerjasama bidan dengan dukun bayi yang saling menguntungkan dengan prinsip keterbukaaan, kesetaraan, dan kepercayaan dalam upaya untuk menyelamatkan ibu dan bayi, dengan menempatkan bidan sebagai penolong persalinan dan mengalihfungsikan dukun dari penolong persalinan menjadi mitra dalam merawat ibu dan bayi pada masa nifas, dengan berdasarkan kesepakatan yang telah dibuat antara bidan dengan dukun, serta melibatkan seluruh unsur atau elemen masyarakat yang ada. Bidan desa dan Dukun bayi memiliki peran dan kepentingan yang berbeda tetapi diikat oleh satu tujuan yang sama yaitu keberadaan mereka dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa Kemitraan antara bidan desa dan dukun bayi di Kabupaten Konawe Selatan  terjalin dengan baik,  melalui kemitraan bidan desa dan dukun bayi telah terjadi pengelolaan identitas yag diikuti dengan pembagian peran anatara bidan desa dan dukun bayi dalam proses sebelum persalinan dan  setelah persalinan. Kemitraan yang terjadi juga tidak menghilangkan eksistensi dukun bayi di Kabupaten Konawe Selatan namun menjadikan dukun bayi sebagai mitra bidan desa dalam membantu meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak di Kab. Konawe Selatan.
IMPLEMENTASI PROGRAM KOTA TANPA KUMUH (KOTAKU) (Studi di Kelurahan Bende Kecamatan Kadia Kota Kendari) Tanzil, Muhammad Arif; Bauto, La Ode Monto; Sarmadan, Sarmadan
Welvaart : Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol 1, No 2 (2020): DECEMBER
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1194.085 KB) | DOI: 10.52423/welvaart.v1i2.16548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program KOTAKU di Kelurahan Bende Kecamatan Kadia Kota Kendari dan manfaat program KOTAKU di Kelurahan Bende Kecamatan Kadia Kota Kendari. Implementasi program kota tanpa kumuh di Kelurahan Bende dapat dikatakan berjalan secara efektif. Hal ini ditandai dengan dilaksanakannya beberapa persyaratan implementasi menurut Petunjuk Teknis Operasional Program Kota Tanpa Kumuh dalam Pemberdayaan Masyarakat Miskin di Kawasan Perkotaan, yakni dilaksanakannya kegiatan sosialisasi yakni dilaksanakan di RW sasaran dengan mengundang masyarakat, kegiatan perencanaan yakni menentukan dan menyepakati kawasan prioritas, kegiatan pelaksanaan yang didahului kegiatan persiapan yakni pemantapan tim panitia penanggung jawab setiap program kemudian pelaksanaan dengan mendorong keterlibatan masyarakat, keberlanjutan yakni pembentukan panitia yang mendampingi masyarakat memelihara program yang sudah dilaksanakan serta evaluasi program agar dapat diketahui pelaksanaan kegiatan yang perlu mendapat perbaikan. Adapun program KOTAKU yang telah dilaksanakan adalah Program fisik menyangkut rehabilitasi pemukiman kumuh dan Program non fisik berupa Pelatihan/penyuluhan penangan sampah, Pelatihan/penyuluhan perbaikan lingkungan, dan Pelatihan usaha mikro kecil dan menengah. Pelaksanaan program KOTAKU telah memberikan manfaat bagi masyarakat di Kelurahan Bende. Manfaat tersebut disamping memperbaiki lingkungan pemukiman masyarakat juga mendorong masyarakat untuk hidup mandiri
PERAN PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (Studi di Kawasan Objek Wisata Pantai Mutiara Desa Gumanano Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah) Nazrin, Nazrin; Bauto, La Ode Monto; Yusuf, Bakri
WELL-BEING: Journal of Social Welfare Vol 2, No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.503 KB) | DOI: 10.52423/well-being.v2i1.20009

Abstract

This research aims to determine the role and constraints of street vendors in improving family welfare in the Pantai Mutiara tourist attraction area, Gumanano Village, Mawasangka District, Central Buton Regency. This type of research is qualitative research. Data collection techniques were carried out by means of observation, interviews and documentation with 9 main informants of street vendors (PKL) in the Pantai Mutiara Tourism Object, Gumanano Village, Mawasangka District, Central Buton Regency and 5 people as supporting informants. The results showed that first, the role of street vendors (PKL) in improving family welfare in the Pantai Mutiara tourist area, namely increasing family income in meeting the needs of food, clothing, shelter, health, and educational needs. The two obstacles faced by street vendors in improving family welfare are physical capital, knowledge and skills.
UPAYA PEMBINAAN KEPRIBADIAN DAN KEMANDIRIAN SANTRI DALAM PELAYANAN KESEJAHTERAAN SANTRI (Studi di Pondok Pesantren Tahfidz Baitul Qur’an Kendari) Yanti, Eka Saputri; Bauto, La Ode Monto; Tawulo, Megawati Asrul
WELL-BEING: Journal of Social Welfare Vol 1, No 2 (2020): December Issue
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.357 KB) | DOI: 10.52423/well-being.v1i2.16521

Abstract

This study aims to (1) To find out the efforts made by the Islamic Boarding School Tahfidz Baitul Qur'an Kendari in fostering personality and independence to students (2) To find out the welfare system of students provided by the Islamic Boarding School Tahfidz Baitul Qur'an Kendari to students (3 ) To find out the supporting and inhibiting factors in fostering personality and independence to students.This research was conducted at the Islamic Boarding School Tahfidz Baitul Qur'an Kendari located at Jalan Wua Eha, Anggoeya Village, Poasia District. Analysis of the data used is qualitative analysis while data sources use primary data and secondary data. Data collection techniques in this study used observation, interview, and documentation techniques. The results of this study indicate the efforts made by the Islamic Boarding School Tahfidz Baitul Qur'an kendari in fostering the Personality and Self-Reliance of Santri, namely by providing moral guidance, religious guidance, memorizing the Qur'an, fostering religious education, entrepreneurship management of shops, shops, making food. And Hadroh Art Skills. Santri Welfare Services System in fostering the Personality and Independence of Santri by providing Servicing Services, Educational Scholarship Services, and Health Services. The supporting and inhibiting factors in fostering the personality and independence of students are supporting factors including Community Concern, adequate Facilities and Infrastructure, and Location of the Baitf Qurzan Islamic Boarding School Baitul Qur'an in a strategic vehicle. In addition, the inhibiting factor was also felt by the Tahfidz Baitul Qur'an Islamic Boarding School in kendari, such as the Irregular Donors.
BENTUK-BENTUK INTRAKSI SOSIAL PEKERJA SOSIAL DENGAN LANSIA DI SENTRA MEOHAI KENDARI Sustira, Yuput; Bauto, La Ode Monto; Sarmadan, Sarmadan
Welvaart : Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol 4, No 2 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/welvaart.v4i2.45311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami Bentuk-Bentuk Interkasi Sosial Pekerja Sosial Dengan Lansia di Sentra Meohai Kendari beserta hambatan yang dihadapi oleh pekerja sosial dalam berinteraksi dengan lanjut usia di Sentra Meohai Kendari. Metode penelitian yang digunakan peneltian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawanvara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah pekerja sosial dan lansia yang ada di Sentra Meohai Kendari. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk interaksi yang terjalin antara pekerja sosial dan lansia yang ada disentra meohai kendari yaitu berupa kerja sama, akomodasi, asimilasi, dan konflik. Adapun kendala yang di hadapi oleh pekerja sosial dalam berinteraksi dengan lansia yaitu kondisi fisik dan psikologis lansia, semantik, dan lansia yang memiliki emosi yang tidak stabil Kata Kunci: Interaksi Sosial, Pekerja Sosial, Lanjut Usia