Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Proses Persalinan dengan Tingkat Kecemasan Menghadapi Persalinan ., Suyati; Azizah, Ninik; Adawiyah, Siti Robiatul
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.933 KB)

Abstract

Abstrak Persalinan merupakan hubungan saling mempengaruhi antara dorongan psikologi dan fisiologis dalam diri wanita dengan pengaruh dorongan pada proses kelahiran bayi. Dari hasil studi pendahuluan 40% ibu hamil merasa cemas dalam menghadapi persalinan. Kecemasan merupakan gangguan psikologis yang dapat mempengaruhi kelancaran proses persalinan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil tentang persalinan dengan tingkat kecemasan menghadapi persalinan. Desain penelitian analitik cross sectional. Populasinya ibu hamil di desa sambirejo Jogoroto dengan besar sampel 48 ibu hamil dengan teknik random sampling. Data yang terkumpul  diuji analisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan 60,4% ibu hamil mempunyai tingkat pengetahuan yang baik tentang persalinan dan 60,4% ibu hamil memiliki tingkat kecemasan ringan. Hasil uji statistik menunjukkan signifikansi 0,013 <0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan. Kata Kunci    : Pengetahuan, Kecemasan, Ibu hamil  Abstract Labor is the interplay between psychological and physiological boost in women with the influence of encouragement on the birth process. From the results of a preliminary study 40% of pregnant women feel anxious in the face of labor. Anxiety is a psychological disorder that can affect the smooth process persalinan. This study to determine the relationship of knowledge about the delivery of pregnant women with high levels of anxiety to face delivery. Analytic cross sectional study design. Population of pregnant women in the village with a large sample Sambirejo Jogoroto 48 pregnant women with a random sampling technique. The collected data were tested using analysis of Rank Spearman correlation test. The results showed 60.4% of pregnant women have a good level of knowledge about labor and 60.4% of pregnant women have a mild level of anxiety. The results of statistical tests showed significance 0.013 <0.05 so that it can be concluded that there is a relationship between the knowledge of pregnant women with high levels of anxiety in the face of labor. Keywords: Knowledge, Anxiety, pregnant women
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Proses Persalinan dengan Tingkat Kecemasan Menghadapi Persalinan ., Suyati; Azizah, Ninik; Adawiyah, Siti Robiatul
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Persalinan merupakan hubungan saling mempengaruhi antara dorongan psikologi dan fisiologis dalam diri wanita dengan pengaruh dorongan pada proses kelahiran bayi. Dari hasil studi pendahuluan 40% ibu hamil merasa cemas dalam menghadapi persalinan. Kecemasan merupakan gangguan psikologis yang dapat mempengaruhi kelancaran proses persalinan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil tentang persalinan dengan tingkat kecemasan menghadapi persalinan. Desain penelitian analitik cross sectional. Populasinya ibu hamil di desa sambirejo Jogoroto dengan besar sampel 48 ibu hamil dengan teknik random sampling. Data yang terkumpul  diuji analisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan 60,4% ibu hamil mempunyai tingkat pengetahuan yang baik tentang persalinan dan 60,4% ibu hamil memiliki tingkat kecemasan ringan. Hasil uji statistik menunjukkan signifikansi 0,013 <0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan. Kata Kunci    : Pengetahuan, Kecemasan, Ibu hamil  Abstract Labor is the interplay between psychological and physiological boost in women with the influence of encouragement on the birth process. From the results of a preliminary study 40% of pregnant women feel anxious in the face of labor. Anxiety is a psychological disorder that can affect the smooth process persalinan. This study to determine the relationship of knowledge about the delivery of pregnant women with high levels of anxiety to face delivery. Analytic cross sectional study design. Population of pregnant women in the village with a large sample Sambirejo Jogoroto 48 pregnant women with a random sampling technique. The collected data were tested using analysis of Rank Spearman correlation test. The results showed 60.4% of pregnant women have a good level of knowledge about labor and 60.4% of pregnant women have a mild level of anxiety. The results of statistical tests showed significance 0.013 <0.05 so that it can be concluded that there is a relationship between the knowledge of pregnant women with high levels of anxiety in the face of labor. Keywords: Knowledge, Anxiety, pregnant women
Pengaruh Penerapan Model Eliciting Activities (MEAs) terhadap Kemampuan Komunikasi pada Pembelajaran IPS Siswa Kelas 6 Sekolah Pioneer Depok Adawiyah, Siti Robiatul; Muhyani, Muhyani; Alfaini, Noor Isna
MASALIQ Vol 4 No 1 (2024): JANUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/masaliq.v4i1.2098

Abstract

This research was motivated by the aim of knowing the social studies learning of students in Grade 6 of Depok Pioneer School that has not been achieved, one of which is communication skills. One of the factors for students' lack of communication skills is simply listening to the teacher's explanation, then taking notes and solving practice questions. This can result in students' knowledge and understanding being limited to the information provided by the teacher. So that a learning model is needed that is applied, namely by applying Model Eliciting Activities (MEAs). The purpose of this study is to determine whether the application of Model Eliciting Activities (MEAs) affects communication skills in social studies learning in grade 6 of Depok Pioneer School better than student communication skills using conventional learning in grade 6 of Depok Pioneer School. This type of research is quasi-experimental research. Sampling was carried out using pre-test post-test control group design. The population in this study amounted to 24 grade 6 students of Depok Pioneer School. Social studies learning activities use Model-Eliciting Activities for experimental classes, while in control classes social studies learning activities use Conventional learning. Data analysis using an independent sample T-Test test on post-test values of the experimental group and control group results showed changes in communication in social studies learning after using Model Eliciting Activities (MEAs). Based on the results of the study, it can be concluded that students' mathematical communication skills using Model Eliciting Activities (MEAs) are better than students' communication skills using conventional learning in Grade 6 of Depok Pioneer School.
Manajemen Pembelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Metode Resitasi Aeni, Quratal; Adawiyah, Siti Robiatul; El-Hana, Huriyah
Tartib: Jurnal of Educational Management Vol. 1 No. 1 (2022): Tartib: Jurnal of Educational Management
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/qktk7g22

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui: Bagaimana penerapan metode resitasi digunakan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran; kendala yang dihadapi dalam menerapkan metode pengajian; Upaya dilakukan untuk meningkatkan aktivitas pembelajaran. sumber data dari informan, peristiwa dan dokumen. Teknik pengambilan sampel purposive sampling dan snow ball sampling. Pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Validitas data dengan teknik triangulasi data dan triangulasi metode. Analisis dengan teknik analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Metode Pelaksanaan Zikir meliputi: Pemberian tugas dan guru memberikan petunjuk tugas setelah menjelaskan materi. Pelaksanaan tugas guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk berusaha mengerjakan tugas sesuai dengan kemampuannya. Akuntabilitas tugas guru dikoreksi sekaligus menilai hasil pekerjaan siswa. Hambatan penerapan metode pengajian: Siswa bosan. Siswa malas mengerjakan tugas. Guru memberi tugas bahasa yang sulit dimengerti. Fasilitas yang dimiliki kurang mendukung pembelajaran dalam mengajar. Upaya yang dilakukan: Guru memberikan tugas dengan jenis tugas yang berbeda-beda. Guru menerapkan prinsip reward and punishment. Guru menjelaskan satu masalah bahasa sederhana. Sekolah mengganti komputer yang tidak layak.
Exploring Speaking Anxiety Among Eleventh-Grade EFL Students at Sma Tahfiz Al-Batthawi NWDI Kerongkong Adawiyah, Siti Robiatul; Usuluddin, Usuluddin; Maysuroh, Siti; Agustina, Yulia
Journal of English Language and Education Vol 10, No 5 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i5.1426

Abstract

This study investigates the factors contributing to students’ speaking anxiety and the types of anxiety experienced by Grade 11 students at SMA Tahfiz Al-Batthawi NWDI Kerongkong in the 2025/2026 academic year. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through observations, interviews, and questionnaires from six students. The findings reveal four main factors causing speaking anxiety: limited vocabulary, difficulties in pronunciation, fear of making mistakes, and fear of negative evaluation. The study also identifies three types of anxiety: state anxiety, trait anxiety, and situation-specific anxiety. These findings highlight that speaking anxiety significantly hinders students’ confidence and performance in English learning. The results suggest that teachers should create supportive classroom environments and provide strategies to reduce anxiety, thereby encouraging students to participate more actively in speaking activities. 
Implementasi Insinerator Ramah Lingkungan untuk Meningkatkan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Adawiyah, Siti Robiatul; Triansyah, Muhammad Fauzian; Nuraviah, Siti Via; Ardhani, Rifda Via; Lestari, Puji Delya; Pujawati, Dwi; Sepriyanti, Dwi; Muharry, Andy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3573

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di RW 14 Kelurahan Kahuripan ditandai oleh penumpukan sampah residu, keterbatasan sarana bank sampah, serta praktik pembakaran terbuka yang masih dilakukan sebagian warga sehingga menimbulkan gangguan lingkungan. Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya penguatan sistem pengelolaan sampah yang tidak hanya berhenti pada tahap pengumpulan dan penjualan, tetapi juga mencakup pengolahan akhir yang dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat. Penulisan artikel ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan Bank Sampah Roay Lestari melalui penerapan insinerator ramah lingkungan sebagai solusi pengolahan sampah residu. Metode yang digunakan adalah participatory community development yang meliputi tahapan persiapan, identifikasi masalah melalui wawancara dengan tokoh kunci, analisis prioritas menggunakan Metode Hanlon dan PEARL, serta pelaksanaan intervensi berupa pembangunan insinerator sederhana dan penyuluhan penggunaannya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa insinerator mampu mengurangi volume sampah residu dan memberikan sarana pengolahan yang lebih aman, sementara edukasi meningkatkan pemahaman dan keterampilan anggota KWT dalam pemilahan dan pengoperasian alat. Program ini menyimpulkan bahwa kombinasi intervensi teknis dan edukatif dapat memperkuat pengelolaan sampah komunitas, mengurangi penumpukan residu, dan mendukung terwujudnya lingkungan yang lebih bersih dan sehat.