Heldy Ramadhan Putra Pembangunan
UIN Raden Mas Said Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK TERHADAP KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DI MADRASAH IBTIDAIYAH Erika Rufa'idah; Heldy Ramadhan Putra Pembangunan; Baidi Baidi; M. Irfan Syaifuddin
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i4.12704

Abstract

ABSTRACT Teachers’ professional competence is a crucial element in the implementation of learning in the digital era, as teachers are required to develop pedagogical capabilities, utilize technology, and adapt instructional practices to students’ needs. One form of support that can facilitate teachers’ professional development is academic supervision; however, its effectiveness needs to be empirically examined within the context of educational institutions. This study aimed to analyze the effect of academic supervision on teachers’ professional competence at Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Sukoharjo. The study employed a quantitative approach using a survey method and involved 27 civil servant teachers as respondents through total sampling. Data were collected using a closed-ended questionnaire and analyzed through prerequisite tests and simple linear regression. The results showed a regression coefficient of 0.173, with a t-value of 1.644 and a significance value of 0.113 > 0.05, indicating that academic supervision was not statistically significant in predicting teachers’ professional competence. The R Square value of 0.098 indicated that the research model explained 9.8% of the variance in teachers’ professional competence, while the remaining 90.2% was not explained by the variables included in the model. Therefore, academic supervision remains relevant as part of professional development, but the development of teachers’ competence needs to be addressed through a more comprehensive and sustainable professional development framework. ABSTRAK Kompetensi profesional guru merupakan salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan pembelajaran di era digital karena guru dituntut mampu mengembangkan kemampuan pedagogis, memanfaatkan teknologi, dan menyesuaikan praktik pembelajaran dengan kebutuhan peserta didik. Salah satu bentuk pembinaan yang dapat digunakan untuk mendukung pengembangan profesional guru adalah supervisi akademik, tetapi efektivitasnya perlu dibuktikan melalui pengujian empiris sesuai dengan konteks lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh supervisi akademik terhadap kompetensi profesional guru di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Sukoharjo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey dan melibatkan 27 guru ASN sebagai responden melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dan dianalisis melalui uji prasyarat serta regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan koefisien regresi sebesar 0,173 dengan nilai t sebesar 1,644 dan signifikansi 0,113 > 0,05, sehingga supervisi akademik belum terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap kompetensi profesional guru. Nilai R Square sebesar 0,098 menunjukkan bahwa model penelitian menjelaskan 9,8% variasi kompetensi profesional guru, sedangkan 90,2% variasi lainnya belum dijelaskan oleh model. Dengan demikian, supervisi akademik tetap relevan sebagai bagian dari pembinaan profesional, tetapi pengembangan kompetensi guru perlu ditempatkan dalam kerangka pengembangan profesional yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.
IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL BERBASIS NILAI PENDIDIKAN ISLAM DI MAN 1 SURAKARTA Eko Adi Putro; Baidi Baidi; Heldy Ramadhan Putra Pembangunan
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v6i4.16587

Abstract

ABSTRACT Improving madrasah quality demands a balanced integration between fulfilling administrative standards and practicing religious values to ensure institutional governance is not merely managerially driven. However, translating these values into operational procedures for internal quality assurance often faces technical challenges and varying levels of understanding among practitioners. This study aims to analyze the implementation of an Internal Quality Assurance System (SPMI) based on Islamic educational values at MAN 1 Surakarta, covering the five stages of the Quality Assurance Cycle: Determination, Implementation, Evaluation, Control, and Improvement (PPEPP), as well as the supporting and inhibiting factors. A qualitative approach with a case study design was employed. Data were obtained through interviews with the head of the madrasah and teachers, observations, and a review of relevant documents, which were then analyzed through data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. The findings identified the implementation of all five PPEPP stages and their connection with the Islamic values of trustworthiness (amanah), honesty, discipline, justice, deliberation (syura), diligence in work (itqān), and excellence in service (ihsan). The supporting factors included leadership commitment, collaboration, task allocation, data availability, facilities, and support from parents and the school committee. The identified obstacles included differences in understanding, time constraints, administrative workload, and suboptimal data management. The measures taken to address these obstacles included mentoring, simplifying instruments, distributing tasks, and organizing data. The study concludes that the implementation of an Islamic values-based SPMI at MAN 1 Surakarta needs to be strengthened through consistent application of the PPEPP cycle, integration of Islamic values into institutional practices, and documentation of evaluation follow-up. These findings are context-specific and do not establish a causal impact on academic achievement. ABSTRAK Peningkatan mutu madrasah menuntut integrasi yang seimbang antara pemenuhan standar administratif dan pengamalan nilai-nilai keagamaan agar pengelolaan lembaga tidak berorientasi manajerial semata. Namun, penterjemahan nilai-nilai tersebut ke dalam prosedur operasional penjaminan mutu internal masih kerap menghadapi tantangan teknis dan diferensiasi pemahaman di tingkat praktisi. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berbasis nilai pendidikan Islam di MAN 1 Surakarta, meliputi pelaksanaan siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP), serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan kepala madrasah dan guru, observasi, serta penelusuran dokumen yang relevan, kemudian dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan serta verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian mengidentifikasi pelaksanaan lima tahapan PPEPP dan keterkaitannya dengan nilai amanah, kejujuran, kedisiplinan, keadilan, musyawarah (syura), kesungguhan dalam bekerja (itqān), dan pelayanan yang baik (ihsan). Faktor pendukung yang tercatat meliputi komitmen pimpinan, kerja sama, pembagian tugas, ketersediaan data, sarana, serta dukungan orang tua dan komite. Adapun hambatan yang ditemukan mencakup perbedaan pemahaman, keterbatasan waktu, beban administrasi, dan pengelolaan data yang belum tertata optimal. Upaya penanganan meliputi pendampingan, penyederhanaan instrumen, pembagian tugas, dan penataan data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi SPMI berbasis nilai pendidikan Islam di MAN 1 Surakarta perlu terus diperkuat melalui konsistensi pelaksanaan PPEPP, penerapan nilai dalam praktik kelembagaan, dan dokumentasi tindak lanjut evaluasi. Temuan ini bersifat kontekstual dan belum membuktikan dampak kausal terhadap peningkatan prestasi akademik.