Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Komunikasi Intrapersonal Dalam Menurunkan Stres Akademik Melalui Musik (Studi Fenomenologi Pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh Angkatan 2022) Sindi Khairani; Ade Muana Husniati; Muchlis Muchlis; Kamaruddin Kamaruddin; Syarifah Chairunnisak
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2026): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/wq0c7w62

Abstract

Stres akademik yang dialami mahasiswa tingkat akhir menuntut adanya strategi pengelolaan emosi, salah satunya melalui pemanfaatan musik sebagai saluran komunikasi intrapersonal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses komunikasi intrapersonal melalui musik dalam menurunkan stres akademik pada mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh angkatan 2022, khususnya selama penyusunan skripsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Informan berjumlah lima mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan pengalaman mengalami stres akademik dan kebiasaan mendengarkan musik untuk mengelola emosi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui transkripsi verbatim, horizontalization, pengelompokan makna, serta sintesis esensi pengalaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa secara sadar memilih musik sesuai kebutuhan emosional melalui empat tahapan Mood Management Theory, yaitu potensi rangsangan, valensi hedonik, afinitas semantik, dan potensi penyerapan. Musik berfungsi melalui dua aspek utama, yakni afirmasi yang membantu membangun self-talk positif dan motivasi melalui pemaknaan lirik, serta relaksasi melalui ritme, tempo, melodi, dan instrumen. Proses tersebut menghasilkan respons sensori, kognitif, dan behavioral yang mendukung pemulihan diri dan kembalinya mahasiswa pada aktivitas penyusunan skripsi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa musik menjadi saluran komunikasi intrapersonal yang mendukung penurunan stres akademik secara subjektif sesuai kondisi dan kebutuhan emosional mahasiswa.
Analisis Wacana Perlawanan Digital Pada Gerakan #AllEyesOnPapua dalam Kolom Komentar TikTok Dhiya Ul Aulia; Deddy Satria; Awaluddin Arifin; Dwi Fitri; Syarifah Chairunnisak
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2026): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/mq118p26

Abstract

Gerakan #AllEyesOnPapua menunjukkan pemanfaatan media sosial sebagai ruang komunikasi publik untuk menyampaikan kepedulian, kritik, dan solidaritas terhadap persoalan lingkungan serta sosial di Papua. Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan bahasa dalam kolom komentar TikTok dalam mengonstruksikan wacana perlawanan digital pada gerakan #AllEyesOnPapua. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model Analisis Wacana Kritis Teun A. van Dijk yang mencakup dimensi struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Data penelitian terdiri atas 73 komentar dari tiga unggahan akun TikTok, yaitu @watchdoc_id, @wisviral, dan @laurasofwan. Data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipan dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi, klasifikasi, penyajian, dan interpretasi. Hasil penelitian menemukan enam tema utama, yaitu perlindungan lingkungan Papua, kritik terhadap pemerintah, ajakan melakukan perlawanan digital, dukungan terhadap Papua Merdeka, kritik terhadap pembukaan hutan untuk perkebunan, serta kritik terhadap ketidakadilan sosial. Penggunaan pilihan kata tegas, ungkapan emosional, metafora, tagar, dan kalimat ajakan menjadi unsur penting dalam membangun wacana perlawanan. Temuan juga memperlihatkan bahwa pemaknaan pengguna berkaitan dengan pandangan sosial, politik, dan lingkungan terhadap persoalan Papua. Kolom komentar TikTok berperan sebagai ruang artikulasi kritik, pertukaran makna, dan pembentukan solidaritas dalam aktivisme digital.
Strategi Komunikasi Penyampaian Ulasan Skincare pada Akun Tiktok @Suhay Salim : Analisis Model AISAS Saski Diva Nabila; Cindenia Puspasari; Cut Andyna; Subhani Subhani; Syarifah Chairunnisak
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 11 (2026): November 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang digunakan akun TikTok @Suhay Salim dalam menyampaikan ulasan skincare serta respons audiens berdasarkan model AISAS (Attention, Interest, Search, Action, dan Share). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi terhadap lima video ulasan skincare beserta komentar audiens yang relevan. Analisis dilakukan berdasarkan lima unsur strategi komunikasi, yaitu komunikator, penerima pesan, pesan, saluran/media, dan efek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa @Suhay Salim menyampaikan ulasan melalui pengalaman pribadi, bahasa yang lugas, gaya komunikasi santai, serta penjelasan informatif mengenai karakteristik produk. Analisis AISAS menunjukkan bahwa tahap Attention, Interest, dan Search teridentifikasi pada kelima konten, sedangkan Action dan Share tidak ditemukan secara konsisten. Beberapa konten menunjukkan indikasi tindakan atau berbagi pengalaman, sementara konten lainnya terutama memperlihatkan respons pencarian informasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi dapat menarik perhatian, membangun ketertarikan, dan mendorong audiens mencari informasi lebih lanjut. Namun, respons audiens berbeda pada setiap konten sehingga kesimpulan mengenai tindakan nyata harus didasarkan pada bukti yang terdokumentasi.