Dwi Fitri
Universitas Malikussaleh

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Sustainable Strategies for Urban Waste Management: Examining the Implementation of the ‘Broh Jeut Keu Peng’ Public Policy in Lhokseumawe City Risna Dewi; Maisyura Maisyura; Dwi Fitri; Amirul Hanif
Journal of Social and Policy Issues Volume 5, No 4 (2025) October - December
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/jspi.v5i4.551

Abstract

This study examines strategies for sustainable urban waste management through the implementation of the “Broh Jeut Keu Peng” (Waste Becomes Money) policy in Lhokseumawe City. Introduced through Qanun No. 1 of 2015 on Waste Management, the policy aims to address persistent challenges, including inadequate infrastructure, low community participation, and weak stakeholder coordination. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through interviews, field observations, and document analysis to explore how the policy is being translated into practice. The findings reveal that despite having strong legal legitimacy, the policy remains in its early implementation phase. Benchmarking activities, such as visits to Banyumas, an area known for its advanced waste management system, have been conducted, but concrete actions in Lhokseumawe are still limited. The policy outlines four strategic components: (1) educational efforts promoting the 3R concept and environmental awareness grounded in local culture; (2) technical and infrastructural improvements, including strengthened TPS facilities, transportation fleets, and area-based TPS3R development; (3) economic incentives through waste banks, compost production, and reward-and-punishment mechanisms; and (4) collaborative engagement involving government bodies, community leaders, religious figures, the informal sector, and private stakeholders. In conclusion, the “Broh Jeut Keu Peng” policy holds strong potential for sustainable waste management, but its success requires effective implementation, improved facilities, consistent public education, and coordinated multi-actor collaboration.
Analisis Pesan Motivasi Dalam Film Kimetsu No Yaiba Mugen Ressha-Hen Karya Koyoharu Gotoge Ikhsan Falah Pakpahan; Dwi Fitri; Cut Andyna; Bobby Rahman; Zahari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13177

Abstract

Film ini mengisahkan perjalanan Tanjiro, Nezuko dan sahabatnya, untuk menjalankan misi mereka untuk melawan dan membasni iblis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pesan motivasi dalam film Kimetsu No Yaiba Mugen Ressha-Hen menggunakan analisis isi Klaus Kripendorrf. Analisis dilakukaan untuk menafsirkan makna komunikasi, memahami makna pesan, dan memahami fenomenan sosial dengan menganalisis teks yang di analisis berupa berbagai elemen seperti kata, makna simbol, gambar, ide, tema, dan sebagainya. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Fokus penelitian ini adalah pada scene-scene yang mengandung pesan motivasi terkait dengan kebutuhan dasar manusia menurut teori Maslow, seperti keamanan, dukungan sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 23 scene yang dianalisis, 16 di antaranya mengandung pesan motivasi yang dapat dikaitkan dengan teori Maslow berupa kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan, aktualisasi diri. Secara keseluruhan, film animasi Kimetsu No Yaiba Mugen Ressha-Hen berhasil menyampaikan pesan motivasi yang kuat melalui dialog antar karakter, mengilustrasikan bagaimana berbagai bentuk motivasi yang memenuhi kebutuhan dasar manusia menurut teori Maslow. Film animasi ini memberikan pelajaran moral dan motivasi yang signifikan, dan sebagai alat edukatif yang menghibur sekaligus memberikan nilai tambah bagi penonton.
Gaya Retorika Bang Ary Item Menjadi Master Of Ceremony (MC) Kondang di Kota Tebing Tinggi Nur Indah Fahrunnsiyah; Dwi Fitri; Cut Andyna; Anismar; Muchlis
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya retorika yang diterapkan Bang Ary Item dalam perannya sebagai Master of Ceremony (MC) di Kota Tebing Tinggi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi langsung dan wawancara dengan masyarakat yang pernah menggunakan jasanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bang Ary Item menerapkan tiga unsur retorika Aristoteles, yaitu ethos, pathos, dan logos. Unsur ethos tampak paling dominan, karena Bang Ary memiliki kredibilitas, kepribadian yang kuat, serta kemampuan menciptakan suasana akrab selama memandu acara. Unsur pathos terlihat dari kemampuannya membangun emosi dan keterlibatan audiens, sementara logos tercermin melalui penyampaian informasi yang logis dan faktual sehingga meningkatkan kepercayaan publik. Selain itu, Bang Ary juga memadukan gaya komunikasi verbal dan nonverbal. Secara verbal, ia berbicara dengan jelas, lugas, dan mudah dipahami oleh pendengar. Secara nonverbal, ia menggunakan bahasa tubuh seperti senyuman, tawa, dan gerakan tangan yang mendukung pesan verbalnya. Kombinasi gaya retorika dan komunikasi tersebut menjadikan Bang Ary Item sebagai MC yang profesional, karismatik, dan mampu menciptakan interaksi yang hangat dengan audiens
Komunikasi Publik Pemerintah Kabupaten Deli Serdang Dalam Mengoptimalkan Aplikasi Delipedia Seprianty Sinaga; Deddy Satria M; Cut Andyna; Subhani; Dwi Fitri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15758

Abstract

Penelitian ini Berjudul Komunikasi Publik Pemerintah Kabupaten Deli Serdang Dalam Mengoptimalkan Aplikasi Delipedia. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan mendeskripsikan komunikasi publik yang terjadi dalam pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam mengoptimalkan aplikasi delipedia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan Model communication persuasion matrix. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa Dinas Komunikasi Dan Informatika Deli Serdang telah melaksanakan langkah-langkah dalam merumuskan strategi komunikasi publik melalui sumber, pesan, saluran komunikasi, dan khalayak. Penelitian ini menemukan hasil Bahwa Dinas Kominfostan (Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian) Deli Serdang telah melakukan promosi melalui konten di media sosial seperti instagram, facebook dan youtobe. Penelitian ini membahas hambatan yang terjadi pada strategi komunikasi publik yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian. Menurut hasil menunjukkan bahwa terjadinya ketiadaan feedback pada saat Dinas Kominfostan Deli Serdang membuat konten promosi aplikasi delipedia di media sosial dengan melakukan strategi komunikasi publik melalui platfrom media digital dalam pendekatan model communication persuasion matrix. Maka hasil wawancara menunjukkan bahwa strategi komunikasi publik yang dilakukan kurang efektif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengakses informasi melalui media.
PERCEPTION OF SPIRITISM IN MUSLIM SOCIETY IN THE DIGITAL AGE (ANALYSIS OF SOCIAL ACTIONS BY MAX WEBER) Ade Irma Gemilau; Nazzaruddin; Muhammad Nur; Dwi Fitri
Journal International Inspire Education Technology Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Pariangan Batusangkar, West Sumatra, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55849/jiiet.v5i1.1204

Abstract

This study employs a qualitative approach with library research methods. Data analysis is conducted descriptively-analytically through stages of classifying, comparing, and interpreting literature findings using Max Weber’s social action theory framework. The research reveals that spiritist practices among Muslims cannot merely be viewed as deviations from religious teachings, but rather as expressions of social actions possessing subjective rationality for practitioners. From a Weberian perspective, these practices can be classified as instrumental-rational action, affective action, and traditional action, depending on motivations and surrounding social contexts. Digital age developments further drive transformations in spiritist practices via social media and online platforms, giving rise to new forms of charismatic authority and expanding their social legitimacy. This study concludes that the sustainability of spiritist practices reflects dynamic negotiations between formal religious doctrines, cultural traditions, and demands of digital modernity. This research aims to contribute to sociology of religion studies, particularly in understanding popular religious practices among Muslims through Max Weber’s social action theory.
KOMUNIKASI INTERPESONAL GURU DAN SISWA DALAM PERKEMBANGAN SOSIAL SISWA MTsS KRUENG MANE Ristia Putri; Dwi Fitri; Cut Andyna; Muhammad Fazil; Subhani Subhani
Jurnal Network Media Vol 9, No 2 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i2.8350

Abstract

Komunikasi interpersonal memainkan peran strategis dalam pendidikan, karena tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian materi pembelajaran tetapi juga sebagai sarana untuk membentuk sikap, perilaku, dan keterampilan sosial siswa melalui interaksi berkelanjutan. Observasi lapangan menunjukkan beberapa tanda perkembangan sosial yang kurang optimal di kalangan siswa, termasuk bolos sekolah, meninggalkan kelas selama pelajaran, tidur di kelas, dan mengejek teman sebaya. Perilaku-perilaku ini menunjukkan perlunya perhatian yang lebih besar terhadap pola komunikasi yang terjalin antara guru dan siswa dalam lingkungan madrasah. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memberikan gambaran mendalam tentang praktik komunikasi interpersonal. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan guru dan siswa sebagai partisipan penelitian. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh pemahaman komprehensif tentang temuan penelitian. Kerangka teoritis didasarkan pada teori interaksionisme simbolik George Herbert Mead, yang menekankan makna dalam interaksi sosial, serta konsep komunikasi interpersonal Joseph A. Devito, yang meliputi keterbukaan, empati, dukungan, dan sikap positif. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang efektif antara guru dan siswa memainkan peran penting dalam mendorong perkembangan sosial anak. Guru yang menunjukkan komunikasi yang terbuka, empatik, dan suportif cenderung membangun hubungan yang harmonis dengan siswa, sehingga mendorong kepercayaan diri, keterampilan interaksi, dan saling menghormati. Sebaliknya, komunikasi yang tidak efektif dapat menghambat perkembangan sosial siswa. Oleh karena itu, meningkatkan kualitas komunikasi interpersonal antara guru dan siswa sangat penting untuk mendukung perkembangan sosial anak secara optimal.
PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN TIKTOK TEHADAP PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA ILMU POLITIK UNIVERSITAS MALIKUSSALEH Asnul Fitri Yana; Anismar Anismar; Dahlan A. Rahman; Deddy Satria M; Dwi Fitri
Jurnal Network Media Vol 9, No 2 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i2.8390

Abstract

Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah membawa perubahan dalam pola konsumsi mahasiswa. TikTok tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan dan informasi, tetapi juga mendorong munculnya perilaku konsumtif melalui konten promosi, influencer, dan TikTok Shop. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas penggunaan TikTok terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Ilmu Politik Universitas Malikussaleh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 69 mahasiswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan TikTok berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 5,977 dan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,348, yang berarti intensitas penggunaan TikTok memberikan kontribusi sebesar 34,8% terhadap perilaku konsumtif mahasiswa, sedangkan 65,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan TikTok, maka semakin tinggi pula kecenderungan perilaku konsumtif mahasiswa.