Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pendidikan Perempuan Perspektif Hadits Muhammad Ruslan; M Ilham Firdaus; Rahma Sinta; Ika Ramadhani
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 5 No 02 (2023): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v5i02.484

Abstract

Dalam al-Qur’an dan Hadis tidak terdapat larangan menuntut ilmu untuk kaum wanita. Bahkan sebaliknya, Islam mewajibkan umat muslim untuk menuntut ilmu pengetahuan baik laki-laki maupun wanita. Agama Islam memberikan hak yang sama bagi laki-laki dan wanita untuk menuntut ilmu pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan untuk kaum wanita telah ditemukan seperti dalam hadis Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam telah mengizinkan kaum wanita untuk keluar memenuhi keperluannya dalam menuntut ilmu, tetapi hendaklah memakai hijab. Kepedulian Rasulullah saw, terhadap pendidikan wanita tidak hanya karena wanita adalah bagian dari masyarakat, tetapi juga dikarenakan ia mempunyai pengaruh yang penting dalam lika-liku kehidupan masyarakat.
Pendidikan Moral dan Sosial Anak dalam Islam: Studi Hadis tentang Interaksi Nabi SAW Muhammad Ruslan; Abd Rahman; Suraiya Chapakiya
Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 5 (2025): September: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jmpai.v3i5.1386

Abstract

Moral and social education in Islam plays a crucial role in shaping children's character, developing noble character and social responsibility. In this context, the Prophet Muhammad (peace be upon him) serves as a prime role model, whose behavior and sayings provide comprehensive guidance for the development of character values. This study aims to analyze authentic hadiths depicting the Prophet's interactions with children to uncover key moral and social values that can be integrated into contemporary Islamic education. The method used is a descriptive qualitative approach with thematic analysis techniques. Data were collected from relevant authentic hadith literature and then analyzed to identify moral values such as honesty, compassion, justice, empathy, and respect for children's rights. The analysis also considered the historical and social context of the hadiths, allowing interpretations of the values to be tailored to current educational needs. The results show that the Prophet Muhammad taught moral and social principles not only through verbal statements but also through concrete examples in his daily life. For example, he demonstrated gentleness toward children, respected their opinions, appreciated good behavior, and reprimanded them wisely when mistakes occurred. This approach creates an educational pattern that is not authoritarian, but rather builds positive emotional bonds between educators and students. These findings emphasize the relevance of prophetic values in shaping character education in the modern era, which often faces challenges of morality and the degradation of social values. Integrating these values into the curriculum and educational practices in schools and families is expected to produce individuals who are not only intellectually intelligent but also possess high moral integrity and social sensitivity.
Penerapan Metode Pembelajaran terhadap Minat dan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Muhammad Ruslan; Rizki Dwi Lestari; Jahro Muniro; Nirzal Sunardi; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 30 No. 02 (2023): Oktober 2023
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v30i02.345

Abstract

Pendidikan merupakan suatu hal yg penting bagi kehidupan maka dalam hal ini pendidik harus bekerja keras untuk hal demikian.Dalam proses pendidikan islam,faktor penting demi tercapainya tujuan adalah metode pendidikan.dapat dikatakan kedudukan pendidikan sangat signifikan. metode mempengaruhi sampai atau tidaknya informasi pendidikan, karenanya jika metode yg digunakan tidak tepat maka tujuan pendidikan akan sulit tercapai dengan baik. sebab dengan metode yang tepat, materi pelajaran akan mudah dikuasai peserta didik. Dalam pendidikan islam perlu menggunakan metode yg dapat melakukan pendekatan menyeluruh meliputi dimensi jasmani dan rohani. sebaik apapun pendidikan jika tidak di dukung oleh metode yg tepat maka tujuan tersebut sangat sulit untuk tercapai dengan baik. sebuah metode akan mempengaruhi suatu informasi secara lengkap atau tidak bahkan sering disebutkan metode lebih penting daripada materi itu sendiri. sebab pemilihan metode pendidikan harus dilakukan secara cermat sesuai dengan faktor terkait sehingga pendidikan dapat memuaskan.
Pendidikan Perempuan Perspektif Hadits Muhammad Ruslan; M Ilham Firdaus; Rahma Sinta; Ika Ramadhani; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 5 No 02 (2023): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v5i02.484

Abstract

Dalam al-Qur’an dan Hadis tidak terdapat larangan menuntut ilmu untuk kaum wanita. Bahkan sebaliknya, Islam mewajibkan umat muslim untuk menuntut ilmu pengetahuan baik laki-laki maupun wanita. Agama Islam memberikan hak yang sama bagi laki-laki dan wanita untuk menuntut ilmu pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan untuk kaum wanita telah ditemukan seperti dalam hadis Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam telah mengizinkan kaum wanita untuk keluar memenuhi keperluannya dalam menuntut ilmu, tetapi hendaklah memakai hijab. Kepedulian Rasulullah saw, terhadap pendidikan wanita tidak hanya karena wanita adalah bagian dari masyarakat, tetapi juga dikarenakan ia mempunyai pengaruh yang penting dalam lika-liku kehidupan masyarakat.