Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENDAMPINGAN IBU MENYUSUI PADA MASA PANDEMI COVID 19 UNTUK MENINGKATKAN PEMBERIAN LAKTASI ZULAIKHA, LAYLA IMROATU; ELIYANA, YAYUK; SURYANINGSIH, SURYANINGSIH
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 13 No 4 (2021): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

he existence of the COVID 19 pandemic that attacked all levels of society without exception caused some 239 hospitals (17.9%) to experience a decrease in access to direct lactation supervision, because 72.9% of maternity patients were sent home less than 48 hours after delivery which aims to minimize the transmission of COVID -19 in mothers and newborns. This condition increases the concern that breastfeeding mothers can transmit COVID-19 during the lactation process. For this reason, it is necessary to have a mentoring process on lactation management. This research is a quantitative research with a one group pre test post test design approach. Then in the data analysis using the Wilcoxon signed rank test statistical test. With the mentoring process about lactation, it can affect the mother's understanding of the benefits and the correct way of breastfeeding so as to improve the mother's behavior in giving lactation.
POTENSI DAUN ASAM JAWA SEBAGAI ASI BOOSTER DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK Qomariyah, Kinantul; Zulaikha, Layla Imroatu
Jurnal Kebidanan VOLUME 16, NO.02 DESEMBER 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v16i02.812

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan permasalahan global yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah untuk mewujudkan momentum generasi emas di tahun 2045. Stunting merupakan kondisi dimana seorang bayi mengalami kekurangan gizi dalam 1000 hari pertama kehidupan, yang akan berdampak pada perkembangan otak dan tumbuh kembang anak dan akan mempengaruhi potensi sumber daya manusia di masa depan. Hasil Survey Status Gizi Balita Imdonesia (SSGBI) menunjukkan bahwa angka stunting mengalami penurunan berada di angka 27,67% pada tahun 2019. Meski terjadi penurunan, angka yang muncul masih tergolong tinggi karena target WHO angka stunting tidak boleh melebihi dari 20%. Pencegahan stunting dapat dimulai sejak dini yaitu melalui pemenuhan nutrisi yang baik pada bayi baru lahir dengan pemberian ASI Eksklusif, oleh karena itu produksi ASI harus dipersiapkan dengan menggunakan ASI Booster dengan bahan dasar alam seperti daun asam jawa yang mengandung minyak atsiri yang dapat meningkatkan produksi ASI, serta tinggi kandungan antioksidan, flavonoid, tanin tersebut dapat menghambat biosintesis prostaglandin dan meningkatkan oksitosin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui potensi daun asam jawa sebagai ASI booster untuk meningkatkan produksi ASI. Metode penelitian: penelitian ini merupakan penelitian Quasi eksperiment dengan rancangan Posttest Only Control Group kemudian dianalisis menggunakan uji non parametric yaitu uji mann whitney dan tingkat kemaknaan 0,05, untuk melihat perbedaan waktu peningkatan produksi ASI antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Hasil penelitian: Hasil uji statistik menggunakan Mann whitney U-Test diperoleh p value 0,000 < 0,05 (?) yang menunjukkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak artinya terdapat perbedaan produksi ASI antara responden yang mengkonsumsi minuman daun asam jawa dan responden yang tidak mengkonsumsi minuman daun asam jawa. Simpulan: Terdapat perubahan yang sangat signifikan mengenai peningkatan produksi ASI setelah mengkonsumsi minuman daun asam jawa. Kondisi ini dibuktikan dengan adanya peningkatan produksi ASI. Kata Kunci: Daun Asam Jawa, Pelancar ASI, Menyusui, Stunting
Penentuan Susu Bayi Usia 0-6 Bulan Menggunakan Metode SAW Yulianto, Tony; Zulaikha, Layla Imroatu; Amalia, Rica; Faisol, Faisol
Zeta - Math Journal Vol 4 No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.415 KB) | DOI: 10.31102/zeta.2019.4.2.40-49

Abstract

Bayi berusia 0-6 bulan membutuhkan ASI secara eksklusif, karena pencernaan bayi belum mampu untuk mendapatkan makanan tambahan. Namun tidak semua ibu bisa memberikan ASI karena beberapa faktor, oleh karena itu susu formula juga sangat dibutuhkan pada bayi yang tidak dapat menerima ASI sebagai asupan nutrisi pengganti ASI. Pada pemilihan susu bayi ada banyak metode yang bisa dilakukan, akan tetapi dalam penelitian ini menggunakan metode SAW (Simple Additive Weighting) untuk memperoleh jenis susu bayi yang sesuai dengan yang diharapkan. Berdasarkan hasil penelitian dari 8 jenis susu, setelah dilakukan proses perankingan menggunakan metode SAW diperoleh hasil bahwa susu yang terbaik (dalam ranking 1) adalah susu Enfamil A+1.
Descriptive Study Midwives Perception of Giving Sinovac Vaccine in Pregnant Women to Prevent Transmission of Covid-19 Eliyana, Yayuk; Zulaikha, Layla Imroatu; A'yun, Qurratul
JURNAL KEBIDANAN Vol. 14 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkb.v14i1.8503

Abstract

During the Covid-19 pandemic, routine maternal and infant health services such as pregnancy checks, there are restrictions to reduce the risk of transmission in covid 19. This research is descriptive research. The sampling technique was a total sampling with the number of samples as many as 20 midwives in the Pamekasan City Area. The analysis used in this study was a univariate analysis using frequency distribution tables. The results showed that almost all midwives have never given sinovac vaccine to pregnant women to prevent transmission of the Covid-19 virus, sinovac vaccine administration in pregnant women most midwives consider it necessary, about 60% of midwives have a perception that the right time for sinovac vaccine administration in pregnant women is in the second trimester. It is hoped that there will be an increase in the scope of sinovac vaccine administration in pregnant women so as to prevent the transmission of the Covid-19 virus in pregnant women.
PEMBERDAYAAN KADER IPPNU DALAM UPAYA DETEKSI DINI DAN PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR Eliyana, Yayuk; Zulaikha, Layla Imroatu; Sumo, Maimon
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 4 (2025): Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i4.5263

Abstract

The increasing risk factors for Non-Communicable Diseases (NCDs) among adolescents require innovative preventive approaches. This community service program aimed to empower cadres of the Nahdlatul Ulama Female Student Association (PAC IPPNU) in Pademawu District as agents for the early detection of NCDs, addressing the challenges of the cadres' low knowledge and practical skills. The method used was the IPOAI (Identifying, Planning, Organizing, Acting, Impact) empowerment model. The program was implemented through hybrid training that integrated interactive lectures and hands-on practice in measuring blood pressure, blood sugar, and Body Mass Index (BMI) for 23 cadres. The program's effectiveness was measured by comparing pre-test and post-test scores for knowledge and an observation checklist for skills. The results showed a significant increase in the cadres' knowledge. The proportion of cadres with "Good" knowledge surged from 13% to 82.6%. In terms of skills, all cadres (100%) became proficient in measuring blood pressure and calculating BMI, while 82.6% of cadres became proficient in checking blood glucose. The analysis indicates that the experiential learning approach with immediate feedback was effective in building competency, although psychological factors posed a challenge for the invasive procedure. This empowerment program proved effective in enhancing the capacity of adolescent cadres. Equipped with health tools handed over for sustainable use, the cadres are expected to become the frontline for NCD promotion and prevention, bridging the healthcare service gap in their community.
Utilization of Digitalization as Support for Pregnant Women in Preventing Anemia in Majungan Village Aini, Qurrotu; Zulaikha, Layla Imroatu
International Journal of Public Devotion Vol 9, No 1 (2026): January - July 2026
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ijpd.v9i1.8141

Abstract

Anemia in pregnant women is a public health problem that remains high in Indonesia, especially in rural areas. Based on data from the 2018 Basic Health Research (RisKesDas), the prevalence of anemia in pregnant women reached 48.9%. One cause of anemia is the low level of knowledge of mothers about the importance of consuming iron tablets (TTD). The purpose of this community service activity is to improve the knowledge and behavior of pregnant women in preventing anemia through a digital approach. The media used is the WhatsApp application, namely by creating a special group to assist pregnant women in consuming iron tablets, which is monitored and reminded regularly. The measurement tool used in this assistance is a questionnaire on knowledge about anemia and compliance with iron tablets. The results of the activity showed a significant increase in pregnant women's knowledge about anemia and the importance of iron tablets (TTD). Pregnant women became more compliant and routine in consuming iron tablets. Digital-based assistance has proven effective in providing ongoing support to pregnant women, especially in areas with limited access to health facilities.Pemanfaatan Digitalisasi Sebagai Pendampingan Ibu Hamil Dalam Pencegahan Anemia Di Desa MajunganABSTRAKAnemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih tinggi diindonesia,terutama wilayah pedesaan. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (RisKesDas) tahun 2018, prevelansi anemia pada ibu hamil mencapai 48,9%. Salah satu penyabab anemia adalah rendahnya tingkat pengetahunan ibu tentang pentingnya konsumsi tablet tambah darah (TTD). Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan penegtahuan dan perilaku ibu hamil dalam mencegah anemia melalui pedekatan digital. Media yang digunakan adalah aplikasi whatsapp yaitu dengan membuat grup khusus pendampingan pada ibu hamil dalam mengonsumsi tablet tambah darah yang dipantau dan diingatkan secara berkala. Alat ukur yang digunakan dalam pendampingan ini berupa kuesioner pengetahuan tentang anemia dan kepatuhan minum TTD. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan ibu hamil tentang anemia dan pentingnya tablet tambah darah (TTD). Ibu hamil menjadi lebih patuh dan rutin dalama mengkonsumsi TTD. Pendampingan  berbasis digital terbukti efektif dalam memberikan dukungan berkelanjutan pada ibu hamil terutama pada daerah dengan keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan.Kata Kunci :Anemia;Ibu Hamil; Pendampingan; Digitalisasi