Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLICATION OF FRACTURE DENSITY ON UNSERPENTINIZED ULTRAMAFIC ROCKS TOWARD CHARACTERISTICS OF SAPROLITE ZONE IN SOROWAKO, SOUTH SULAWESI Wibowo, Setiyo; Rosana, Mega Fatimah; Haryanto, Agus Didit
Bulletin of Scientific Contribution Vol 15, No 2 (2017): Bulletin of Scientific Contribution GEOLOGY
Publisher : Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bsc.v15i2.13375

Abstract

ABSTRACTUsage of nickel-containing materials has increased over time in accordance with economic growth. The largest worldwide nickel resources occur in surface laterite deposits that have formed during chemical weathering of ultramafic rocks where the area that represent one of largest nickel reserves in Indonesia is Sorowako. This study aims to identify the characteristics of saprolite zone on unserpentinized ultramafic-hosted of nickel laterite deposit in Sorowako. Based on depth profile of nickel content in lateritic deposit, it is known that the Ni grades reach a maximum in saprolite zones so that identification of factors affecting the characteristics of saprolite zone is indispensable. Fracture density on ultramafic bedrocks played the important roles during laterisation and each fractures density type has the implication toward the saprolite zones. By classification of fracture density, high to medium fractured types of bedrocks indicated the thick saprolite zone while the low to unfractured types are thinner. Saprolite zones of high to medium fractured type are more silicified than others due to the originality of silica accumulation occupied along opening fractures and joints. High silica content which is commonly present on lower layer of saprolite zone should to be aware especially when the Ni grade still above the cut-off which potentially affected to ore grade dilution. ABSTRAKPenggunaan material berbahan nikel telah mengalami peningkatan dari waktu ke waktu seiring dengan pertumbuhan ekonomi. Sumberdaya nikel terbesar di dunia terjadi pada endapan laterit di permukaan yang terbentuk selama proses pelapukan kimiawi dari batuan ultramafik dimana salah satu lokasinya dengan tingkat cadangan nikel terbesar di Indonesia berada di Sorowako. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik zona saprolit endapan nikel laterit pada batuan ultramafik tak terserpentinisasi di Sorowako. Berdasarkan profil kedalaman terhadap kandungan nikel pada endapan laterit, telah diketahui bahwa kadar Ni mencapai maksimum dalam zona saprolit sehingga identifikasi terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi karakteristik zona saprolit sangat diperlukan. Densitas rekahan pada batuan ultramafik berperan penting selama proses lateritisasi dan setiap tipe densitas rekahan memiliki implikasi terhadap zona saprolit. Melalui klasifikasi densitas rekahan, tipe rekahan berdensitas tinggi hingga sedang pada batuan dasarnya mengindikasikan zona saprolit yang tebal sedangkan zona saprolit pada tipe densitas rekahan rendah hingga tanpa rekahan lebih tipis. Zona saprolit dengan tipe rekahan tinggi hingga sedang lebih tersilisifikasi dibandingkan dengan tipe lainnya disebabkan oleh akumulasi alamiah dari silika yang bertempat di sepanjang bukaan rekahan atau kekar. Kandungan silika tinggi yang umumnya terdapat di lapisan bawah zona saprolit seharusnya diwaspadai terutama ketika kadar Ni-nya masih diatas ambang keekonomian yang berpotensi menyebabkan dilusi pada kadar bijih. 
The Model Media Audiovisual Sebagai Media Pembelajaran BIPA Untuk Mengenalkan Kosakata Bahasa Batak Pakpak Melalui Cerita Rakyat Nissa, Khairunissa; Ginting, Pivi Turbana Br; Wibowo, Setiyo; Syahfitri, Dian
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 8 No 1 (2025): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v8i1.3397

Abstract

This research aims to develop and analyze the use of audiovisual media as a medium for learning Indonesian for Foreign Speakers (BIPA) in introducing Batak Pakpak language vocabulary through the folklore "The Origin of Rice Pulut". Audiovisual media was chosen because of its ability to present information in a more interesting and interactive way, which can make it easier for students to understand new things. The folklore "The Origin of Rice Pulut" is used as the main material because it has cultural and linguistic richness that can be used as a context to introduce a contextual understanding of the Batak Pakpak language. This research uses literature study as the main research method to collect, analyze and formulate theories and findings relevant to the topic "Audiovisual Media Model as a BIPA Learning Media to Introduce Batak Pakpak Language Vocabulary Through Origin Folklore Ushul Padi Pulut'". In this literature study, the author reviews various sources such as books, journals, articles, research reports, and online sources related to language learning, especially Indonesian for Foreign Speakers (BIPA), the use of audiovisual media in education, and the application of folklore as a means of language and culture learning. The results of the research show that the audiovisual media developed can help BIPA learners understand the Batak Pakpak language in a more enjoyable and effective way. Using folklore as context also increases cultural understanding while enriching learner understanding. It is hoped that this media can be used as a reference in learning regional languages ​​for foreign speakers learning Indonesian.
Analisis Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Menggunakan Metode Servqual Di Sanjaya Fitnes Jombang Wibowo, Setiyo; Muflihah, Nur
INVANTRI (Inovasi Dan Pengelolaan Industri) Vol 1 No 2 (2022): Februari
Publisher : Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/invantri.v1i2.2324

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan Sanjaya Fitnes. sasaran penelitian ini yaitu member Sanjaya Fitnes. Pengujian yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji kecukupan data, uji validitas, uji reliabilitas, uji menggunakan metode servqual dan uji menggunakan metode IPA. Metode servqual adalah salah satu metode yang biasa digunakan untuk mengukur kualitas pelayanan. Dengan hasil yang didapat pada masing-masing pengujian antara lain jumlah responden minimum adalah 44 responden, nilai dari uji validitas > 0,278, nilai uji reliabilitas > 0,6 dan uji servqual didapatkan nilai kesenjangan setiap dimensi dan nilai rata-rata dari semua dimensi. Sehingga didapatkan dimensi tangible dengan nilai negatif terbesar yaitu -0,12 dan didapat nilai kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan di sanjaya fitnes dengan demikian pelanggan sanjaya sudah bisa dikatakan puas dengan pelayanan yang diberikan. Untuk analisis IPA didapatkan hasil pernyataan yang menempati kuadran A meliputi P1 yaitu alat dan fasilitas yang disediakan di sanjaya fitnes sudah memenuhi kenyamanan dalam berolahraga, P2 yaitu perhatian yang diberikan pada pelanggan sudah sangat membantu saat mengalami kesulitan dalam latihan, P8 yaitu sanjaya fitnes merespon semua kritik dan saran dengan benar dan cepat, P13 yaitu kondisi ruangan sudah memenuhi standar keamanan dan keselamatan, P14 perawatan selalu dirawat dengan baik sehingga keselamatan dalam latihan selalu terjaga, dan P19 pelayanan yang diberikan sanjaya fitnes sudah dengan harapan pelanggan.