Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

UJI DAYA SIMPAN DAN BRANDING KULINER TRADISIONAL MAKASSAR SIAP SAJI MENGGUNAKAN PENGEMASAN VAKUM Anto, Arika Amanda; Veronika, Riska; Achmadi, Nila Sartika; Sasmita, Anggun Sari
HOME : Hospitality and Gastronomy Research Journal Vol. 6 No. 2 (2024): HOME: Hospitality and Gastronomy Research Journal
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61141/home.v6i2.573

Abstract

Upaya untuk menghambat kerusakan pada penyimpanan Otak-Otak, Saus Kacang Otak-Otak, Ikan Bakar Parape, Pisang Ijo dan Saus Pisang Ijo adalah dengan mengemas menggunakan vakum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya simpan Otak-Otak, Sambal Kacang Otak-Otak, Ikan Bakar Parape, Pisang Ijo dan Saus Pisang Ijo yang dikemas vakum selama dua hari dan empat hari pada suhu ruang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen menggunakan uji sensori. Analisis data yang digunakan adalah evaluasi sensori atau uji sensori dari aspek warna, aroma, dan tekstur pada kriteria kuliner Makassar Otak-Otak, Saus Kacang Otak-Otak, Ikan Bakar Parape, Pisang Ijo dan Saus Pisang Ijo. Panelis yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 15 orang panelis agak terlatih. Hasil penelitian pada pengemasan vakum dan  penyimpanan kuliner makassar selama dua hari menunjukkan Otak-Otak, Ikan Bakar Parape dan Pisang Ijo masih layak dikonsumsi oleh panelis, namun Sambal Kacang Otak-Otak dan Saus Pisang Ijo sudah tidak terima oleh panelis, sedangkan pada pengemasan vakum dan penyimpanan hari keempat. Otak-Otak, Sambal Kacang Otak-Otak, Pisang Ijo dan Saus Pisang Ijo sudah tidak layak dan tidak dapat dikonsumsi oleh panelis dibuktikan dengan nilai warna otak-otak 3,04 aroma 2,8 dan tekstur 2,86 untuk pisang ijo, dari aspek warna 3 aroma 2,66 dan tekstur 2,66. Namun, Ikan Bakar Parape masih layak sampai pada penyimpanan hari keempat dengan nilai sensori aspek warna 3,93 aroma 3,6 dan tekstur 3,66. Dalam menentukan brand positioning, ketiga produk ini dapat melakukan analisis kompetitor melalui pendekatan SWOT. Daya tahan produk dapat menjadi POD dalam membedakan ketiga produk khas Makassar dengan kemasan vakum dan tanpa kemasan vakum.
The Implementation of Sipakatau, Sipakainga, Sipakalebbi as Concept of Service by Local Community at Lae Lae Island, Makassar City hayati, rafika; Sasmita, Anggun Sari; Achmadi, Nila Sartika
HOME : Hospitality and Gastronomy Research Journal Vol. 7 No. 1 (2025): HOME: Hospitality and Gastronomy Research Journal
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61141/home.v7i1.610

Abstract

Lae-lae as one of the nearest island from Makassar city with white sand and shady area. It loses the attractiveness as tourist destination because of construction around the Losari water front and culinary activities in Losari beach make the marine pollution. This research aim to develop the concept of local wisdom sipakatau, sipakainga and sipakalebbi which is life foundation of Buginese and Makassarese. Those concept implement in tourism service by local community to strengthen the character of local community. It is qualitative research with data collection technique by semi structured interview and questionaire. This research using semi structure interview and questionnaire distributed to tourists which described tourists' interpretations of local community services. The result of this research is implementation of local wisdom sipakatu, sipakainga and sipakalebbi implement in concept of tourism service by local community as part of culture from Makassarese. Sipakatau as part of the mutual appreciation form which emphasizes that there is no disparities between foreign and domestic tourists in term of service and price where both will receive what they have agreed with their providers. Sipakalebbi is adding smile, politeness, greetings and honesty to the services provided and Sipakainge is a tribute to local culture both by tourists. The development concept is expected to be the basis for represent the identity of the island
ANALISIS PORTER’S FIVE FORCES HOTEL ARYADUTA MAKASSAR DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN INDUSTRI PERHOTELAN DI KOTA MAKASSAR Hayati, Rafika; Sasmita, Anggun Sari
HOME : Hospitality and Gastronomy Research Journal Vol. 7 No. 2 (2025): Vol 7, No 2 (2025): HOME: Hospitality and Gastronomy Research Journal
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61141/home.v7i2.765

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguraikan implementasi ke lima indikator dari porter’s five forces terhadap Hotel Aryaduta Makassar. Pemilihan Hotel Aryaduta Makassar karena sebagai hotel yang telah berdiri selama 28 tahun dengan semakin banyak hotel baru yang menjadi pesaing membutuhkan analisis dari kelima indikator tersebut yang mana memiliki ancaman yang tinggi terhadap persaingan Hotel Aryaduta Makassar dengan hotel lainnya. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data primer adalah hasil wawancara dengan sales marketing Hotel Aryaduta Makassar, Human and Resource Manager, Supervisor dari masing-masing operasional departemen. Terdapat lima indikator Porter’s Five Forces dalam menguraikan persaingan ancaman pendatang baru, daya tawar pemasok, daya tawar pembeli, ancaman produk pengganti di mana persaingan yang tinggi pada ancaman pendatang baru yaitu adanya 2 hotel berbintang yang juga berlokasi tepat di depan Pantai Losari dengan desain hotel yang lebih modern dan dilengkapi dengan fasilitas pendukung entertainment yang lebih cukup lengkap. Selain itu persaingan dengan kompetitor sejenis karena di Kota Makassar terdapat 17 hotel berbintang 4 dan 1 hotel berbintang 5 yang menawarkan produk yang sama dengan Hotel Aryaduta Makassar seperti penyewaan kamar, ruang meeting dan ballroom, fasilitas restoran.
Implementasi Prinsip Green Key pada Strategi Pemasaran Novotel Makassar Grand Shayla Agustina, Alya; Achmadi, Nila Sartika; Sasmita, Anggun Sari
HOME : Hospitality and Gastronomy Research Journal Vol. 8 No. 1 (2026): HOME: Hospitality and Gastronomy Research Journal
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesadaran konsumen mengenai isu lingkungan menjadikan industri perhotelan menghadapi tantangan untuk menerapkan praktik ramah lingkungan berkelanjutan. Sertifikasi Green Key adalah salah satu standar internasional yang menandakan komitmen hotel dalam menjaga lingkungan. Penelitian sebelumnya hanya membahas manfaat sertifikasi dan belum secara spesifik membahas bagaimana sertifikasi Green Key diimplementasikan dalam strategi pemasaran, khususnya di Indonesia. Strategi pemasaran berperan dalam membentuk persepsi konsumen, memberikan keunggulan kompetitif, dan menarik segmentasi pasar peduli lingkungan. Penelitian ini berfokus pada Hotel Novotel Makassar Grand Shayla sebagai salah satu hotel bersertifikasi Green Key dan telah menerapkan berbagai praktik berkelanjutan seperti pengelolaan sampah dan pengurangan plastik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi prinsip Green Key dalam strategi pemasaran Hotel Novotel Makassar Grand Shayla. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi berdasarkan Marketing Mix 4P dan Kriteria Green Key. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip Green Key telah diterapkan dalam aspek produk. Namun, aspek harga, lokasi dan promosi belum dimanfaatkan untuk mendukung strategi pemasaran berbasis keberlanjutan. Kesimpulannya, prinsip Green Key telah diterapkan pada aspek operasional Hotel Novotel Makassar Grand Shayla, namun belum terintegrasi secara optimal dalam strategi pemasaran berbasis bauran pemasaran (4P). Jika dioptimalkan, prinsip ini dapat memberikan nilai tambah dan memperkuat citra hotel serta menarik segmentasi pasar yang semakin peduli terhadap lingkungan.  Kata kunci: Green Key, Strategi Pemasaran, Novotel Makassar.