Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP VOLUME PENJUALAN KAMAR DI AMARIS HOTEL DIPONEGORO YOGYAKARTA Rafika Hayati; Nila Sartika Achmadi
Journal FAME: Journal Food and Beverage, Product and Services, Accomodation Industry, Entertainment Services Vol 1, No 2 (2018): Journal FAME
Publisher : Akademi Pariwisata Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/fame.v1i2.1421

Abstract

Persaingan dalam dunia perhotelan semakin meningkat dengan berbagai penawaran yang kompetitif sehingga perlu melakukan strategi dalam pemasaran produk maupun jasa yang ditawarkan melalui Bauran Pemasaran. Pada Hotel Amaris Diponegoro Yogyakarta mengalami penurunan volume penjualan dalam menawarkan produk maupun jasa yang ditawarkan hal ini disebabkan telah banyak hotel yang berkembang dengan menawarkan produk yang baru. Penelitian tugas akhir bertujuan untuk mengetahui berapa besar pengaruh bauran pemasaran terhadap volume penjualan kamar di Amaris Hotel Diponegoro Yogyakarta. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi Bauran Pemasaran yang terdiri dari indikator produk, harga, promosi, tempat, bukti fisik, orang, proses. Sedangkan variabel dependen yang meliputi Volume Penjualan terdiri dari dua indikator yaitu intensitas pembelian dan arus perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tamu yang berkunjung di Hotel Amaris Diponegoro Yogyakarta terhitung pada bulan Januari sampai bulan Maret. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Slovin dengan total sampel sebanyak 99 tamu dengan menggunakan teknik insidental sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti yaitu studi literatur dan angket yang dianalisis dengan menggunakan uji Asumsi Klasik dan Regresi Linear Sederhana. Berdasarkan dari hasil perhitungan Koefisien Determinasi Bauran Pemasaran berpengaruh langsung terhadap Tingkat Penjualan Kamar di Hotel Amaris Diponegoro Yogyakarta sebesar 51,2% dan sisanya sebesar 48,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel Bauran pemasaran yang tidak diteliti lebih lanjut oleh penulis..Kata kunci: Industri Hotel, Bauran Pemasaran, Volume Penjualan.     
STRATEGI PENGELOLAAN AKOMODASI BERBASIS EKOTOURISME DI TANJUNG BAYANG MAKASSAR MENGGUNAKAN MATRIK SWOT DAN QSPM Nila Sartika Achmadi; Dewi Andriani; Mutmainna Andi Sudirman
Journal FAME: Journal Food and Beverage, Product and Services, Accomodation Industry, Entertainment Services Vol 3, No 2 (2020): JOURNAL FAME Journal Food and Beverage, Product and Services, Accommodation Indu
Publisher : Akademi Pariwisata Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/fame.v3i2.2483

Abstract

Akomodasi di kawasan wisata berperan penting dalam menunjang tempat wisata tersebut. Pelestarian alam harus dijaga untuk meningkatkan program ekowisata. Maka dari itu masyarakat setempat harus diberikan edukasi dari program ekowisata tersebut untuk meningkatkan kualitas yang baik, termasuk di Tanjung Bayang, Makassar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membentuk strategi pengelolaan akomodasi berbasis ekowisata di Tanjung Bayang, Makassar dan prioritas pengimplementasian strategi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dan QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Data diperoleh dari kuesioner yang diisi oleh 68 responden. Hasil penelitian menunjukkan terdapat empat strategi yang dapat digunakan untuk mengelola akomodasi di Tanjung Bayang berbasis ekowisata. Strategi tersebut diurutkan berdasarkan rekomendasi prioritas implementasi yaitu: 1) bekerja sama dengan organisasi kepariwisataan untuk mengelola akomodasi berbasis ekowisata; 2) bekerja sama dengan akomodasi yang berada di destinasi wisata lain untuk membangun kesadaran budaya dan lingkungan; 3) melakukan benchmark mengenai cara pengelolaan akomodasi berbasis ekowisata; 4) pengembangan varian layanan yang melibatkan kesadaran budaya dan lingkungan bagi pengunjung.
Faktor-Faktor Dominan Kualitas Pelayanan Pramusaji Yang Mempengaruhi Kepuasan Tamu Di Restoran Pondok Bebek, Hotel Arbor Biz Anggun Sari Sasmita; Nila Sartika Achmadi; Rafika Hayati
Journal FAME: Journal Food and Beverage, Product and Services, Accomodation Industry, Entertainment Services Vol 2, No 1 (2019): Journal FAME: Journal Food and Beverage, Product and Services, Accomodation Indu
Publisher : Akademi Pariwisata Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/fame.v2i1.1919

Abstract

ABSTRACT This study describes the dominant factors in the quality of waiter service that affect guest satisfaction at Pondok Bebek Restaurant. Data collection uses a questionnaire that measures the five dimensions of waiter service quality which consists of tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy dimensions to 86 duck cottage restaurant guests. Data obtained from the questionnaire results were processed by determining the average value. The results of this study indicate the five variables of guest satisfaction greatly influence the satisfaction of guests in the duck cottage restaurant. Whereas the most dominant factor affecting guest satisfaction in this restaurant is Responsiveness or responsiveness with a value of 992. The results of the first indicator which is providing information about food promos are at a score of 329, the second indicator is an explanation of the menu at a score of 336, the third indicator is employees able to answer questions about restaurants is at a score of 327.Keywords: Restaurant, Service quality, Guest satisfaction. ABSTRAK Penelitian ini menguraikan faktor dominan kualitas pelayanan pramusaji yang mempengaruhi kepuasan tamu pada Restoran Pondok Bebek. Pengumpulan data menggunakan angket yang mengukur dengan lima dimensi kualitas pelayanan pramusajiyang terdiri atas dimensi tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy kepada 86 tamu restoran pondok bebek. Data yang didapatkan dari hasil angket diolah dengan menentukan nilai rata-rata.. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kelima variabel kepuasan tamu sangat berpengaruh terhadap kepuasan tamu di restoran pondok bebek. Sedangkan faktor yang berpengaruh paling dominan terhadap kepuasan tamu di restoran ini adalah Responsiveness atau daya tanggap dengan nilai 992. Hasil indikator pertama yaitu memberikan informasi mengenai promo makanan berada pada skor 329, indikator kedua yaitu penjelasan mengenai menu berada pada skor 336, indikator ketiga yaitu karyawan mampu menjawab pertanyaan mengenai restoran berada pada skor 327.Kata kunci: Restoran, Kualitas pelayanan, Kepuasan tamu
Uji Coba Pembuatan dan Strategi Pemasaran Dodol Berbahan Dasar Labu Siam Dewi andriani; Nila Sartika Achmadi; Andi Azizah Ramadhani
Journal FAME: Journal Food and Beverage, Product and Services, Accomodation Industry, Entertainment Services Vol 1, No 1 (2018): Journal FAME
Publisher : Akademi Pariwisata Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/fame.v1i1.1322

Abstract

ABSTRACT                 Chayote is a local vegetable with high nutrient which is sold with low price. Chayote can be produced into dodol with the following steps: sorting, peeling, cutting, washing, mashing, and then processing chayote into dodol. This research aims to find out how to measure people’s acceptance of chayote dodol and how to market it. This is an experimental research on how to make chayote dodol and descriptive research to describe the best marketing strategy to introduce chayote in the market. The population is students of Bosowa Polytechnic where 73 of them were chosen to become the sample to test the taste, color, scent, and texture of chayote dodol. There were three treatments: LS1 (100% chayote), LS2 (75% chayote), and L3 (50% chayote). Data was analyzed with descriptive statistic from Hedonic Test. The highest average score from the scent treatment was LS1 with 3.31 out of 5 score. From the taste, the respondents mostly chose LS1 with 2.88 average score. From the color, the respondents mostly chose LS2 with average score of 3.01. The last aspect was texture and mostly respondents chose LS1 with 3.00 average score. Based on the result, this research used 4Ps marketing strategy to introduce this product to the market.Keywords:  dodol, chayote, hedonic test, marketing strategy