Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Subjective Well Being Guru Raudhatul Athfal Non Sarjana di Kabupaten Pati Nashiruddin, Ahmad
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol. 10 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Subjective well being disebut sebagai kondisi seseorang yang memiliki perasaan bahagia dan puas dengan hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami topik terkait kondisi SWB guru RA non sarjana di Kabupaten Pati serta faktor-faktor apa saja yang menjadi pendukungnya. Metode penelitian ini deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi serta penyebaran angket terbuka, yang kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dalam bentuk interaktif secara terus menerus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kondisi Subjective well being guru RA non sarjana di Kabupaten Pati termasuk dalam kategori sangat baik. Ini terbukti dari 30 guru RA non sarjana yang mengisi jawaban dari pertanyaan yang penulis berikan, seluruh responden menjawab jika mereka semua senang mengajar di RA. Rasa senang ini bukan menjadi suatu hal yang kebetulan, tapi bentuk dari implementasi strategi atau angkah-langkah yang mereka lalui, seperti memantapkan niat, memiliki motivasi untuk memberikan pendidikan yang baik bagi anak, Memiliki pekerjaan atau usaha lain di luar jam sekolah, Memupuk optimisme terhadap status guru RA. Adapun faktor-faktor yang memengaruhinya ialah: faktor kepribadian, optimisme, lingkungan dan harga diri. Sedangkan dalam perspektif islam kondisi tersebut telah sesuai dengan kaidah sabar dan rasa syukur.
Sosialisasi Politik Santun Bagi Pemilih Pemula Anggota IPNU-IPPNU Desa Pasucen-Trangkil-Pati Nashiruddin, Ahmad; Mahya, Dian; Setiawan, Dani
Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdikom.v3i2.3111

Abstract

The impression that politics is only about fighting for power makes politics appear dirty and must be avoided. Political practices such as sara politics, identity politics that occurred in previous elections which cannot be avoided add to the image of politics which seems increasingly bad. This service aims to provide education to the novice voters of IPNU-IPPNU Pasucen Village members to understand and implement polite politics when they take part in the elections in 2024. The dedication method used is the ABCD method, in which IPNU-IPPNU members become assets and service partners. The results of the dedication show that the socialization activities can increase the knowledge of IPNU-IPPNU members regarding polite politics, and are willing to pledge together to practice polite politics in their respective village areas so that elections remain conducive and safe Kesan politik yang hanya tentang memperebutkan kekuasaan menjadikan politik seolah-olah kotor dan harus dijauhi. Praktik-praktik politik seperti politik sara, politik identitas yang tejadi di pemilu sebelum-sebelumnya yang tidak dapat terelakkan menambah citra politik yang semakin terkesan buruk. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para pemilih pemula anggota IPNU-IPPNU Desa Pasucen untuk memahami dan mengimplementasikan politik santun ketika nanti tahun 2024 mereka mengikuti pemilu. Metode pengabdian yang digunakan dengan metode ABCD, yang mana para anggota IPNU-IPPNU menjadi aset dan mitra pengabdian. Dari hasil pengabdian menunjukkan bahwa dari kegiatan sosialisasi dapat menambah pengetahuan dari anggota IPNU-IPPNU terkait politik santun, serta bersedia untuk berikrar bersama mempraktikkan politik santun di wilayah desanya masing-masing agar pemilu tetap kondusif dan aman