Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PERBANDINGAN BAHAN PEMBUAT ANTENA TERHADAP KUALITAS PENGIRIMAN DAN PENERIMAAN SINYAL Corputty, Roberto; Kaikatui, Rapha Nichita
MUSTEK ANIM HA Vol 11 No 1 (2022): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v11i1.4455

Abstract

Bahan pembuat antena sangat berpengaruh terhadap kualitas pengiriman dan penerimaan sinyal antena. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan membandingkan jenis bahan aluminium, besi, kuningan, dan tembaga berdasarkan tata letak derajat posisi, jarak antar antena pengirim dan penerima sinyal, dan besar arus input. Antena yang digunakan adalah Log Periodic dan pengujian sinyal menggunakan Trainer Antena dan Propagasi Seri Scientech 2661. Hasil yang diperoleh yaitu yaitu bahan aluminium merupakan bahan terbaik dilihat dari data hasil pengukuran sinyal tidak ada perubahan yang sangat signifikan dengan nilai 33,4 dB dan polaradiasi terbaik dari ketiga bahan yang lain. Sedangkan bahan yang baik adalah besi dengan nilai 35,5 dB, bahan yang cukup baik adalah tembaga dengan nilai 35,8 dB dan bahan terburuk adalah bahan kuningan dengan nilai 40,1 dB.
OTOMATISASI PENYIRAMAN TANAMAN ANGGREK DENDROBIUM MENGGUNAKAN SENSOR KELEMBABAN SHT11 Roberto Corputty; Rapha Nichita Kaikatui; Yuliana Kolyaan; Adik Putra Andika
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.346

Abstract

Anggrek Dendrobiuma merupakan salah satu spesies anggrek terbesar di dunia dan diperkirakan terdiri dari 1.600 spesies. Anggrek Dendrobiuma termasuk ke dalam anggrek epifit yang memiliki akar jenis serabut dengan lapisan velamen yang mengandung klorofil dan bersifat lengket. Suhu kelembaman tanah sangat mempegaruhi pertumbuhan angrek. Tujuan penelitian adalah merencanakan perangkat penyiraman berbasih suhu kelembaman tanah mengunakan sensor kelembaman SHT11. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, pengontrol penyiraman anggrek dendrobium menggunakan sensor SHT11 yang dibuat secara prototype dengan pengiriman data menggunakan internet sebagai pengirim. Sistem pengiriman data terdiri dari sensor SHT11, sensor Soil Moisture (YL-69), Wemos D1, data yang diterima dikirim melalui Telegram dengan menggunakan Software Thinger.io. Hasil pengontrol penyiraman tanaman anggrek dendrobium menggunakan sensor SHT11 untuk mengukur kelembaban udara (humidity) dan sensor Soil Moisture untuk mengukur kelembaban tanah. Hasil yang diperoleh adalah alat pengotrolan dapat bekerja secara otomatis menyiram dengan ketentuan apabila kelembaban <75% maka pompa air otomatis ON dan pompa air otomatis OFF apabila kelembaban >75%.
Performance Comparison Analysis of Yagi Antennas and Log-Periodic Antennas in Wireless Communication Applications Kaikatui, Rapha Nichita; Marsujitullah
Inspiration: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 14 No. 2 (2024): Inspiration: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer AKBA Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35585/inspir.v14i2.99

Abstract

Advancements in wireless communication technology have enabled more efficient data transfer, but antenna selection remains a critical factor in determining the performance of communication systems. This study investigates and compares the performance of Yagi and Log-periodic antennas in enhancing 4G LTE network quality in the remote area of Kampung Wasur. Both antennas were designed, fabricated, and evaluated based on key network parameters, including Received Signal Strength Indicator (RSSI), Reference Signal Received Power (RSRP), Reference Signal Received Quality (RSRQ), and Signal-to-Noise Ratio (SNR). The antennas were developed to operate at a frequency of 2100 MHz and tested in locations with minimal signal coverage. Experimental results showed that the Yagi antenna significantly outperformed the Log-periodic antenna in improving signal strength (average RSRP of -94.33 dBm) and stability (average RSRQ of -9.17 dB). Conversely, the Log-periodic antenna demonstrated superior performance in low-noise environments, achieving an SNR of 15 dB. Analysis revealed that signal quality was influenced by interference, environmental conditions, and physical obstacles, particularly during midday to late afternoon periods. This study contributes to the development of cost-effective antenna prototypes that enhance communication quality in areas with limited infrastructure, providing a practical solution for remote regions. The findings emphasize the importance of optimizing antenna alignment for line-of-sight (LOS) communication, employing noise filters to minimize interference, and conducting broader testing in varied environments. The research has the potential to improve connectivity in underserved areas, fostering digital inclusion and supporting socioeconomic development.
Peningkatan Produktivitas Petani Sagu melalui Aplikasi Teknologi Mekanisasi Pengolahan Pati Sagu dengan Pemanfaatan Sumber Energi Hybrid Cipto; Kaikatui, Rapha Nichita; Sariman, Farid; Rusdi, Muhamad
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i1.444

Abstract

The enhancement of sago farmers' productivity is a key focus in supporting food security and empowering the economy of the Papuan people, particularly the indigenous Papuans (OAP). This community partnership service (PKM) activity was conducted with sago farmers in Kweel Village, Merauke, South Papua, aiming to improve the efficiency and quality of sago starch production through the application of mechanization technology utilizing hybrid energy sources, combining renewable and conventional energy. The mechanization technology used includes sago pith shredding machines, sago starch extraction machines, and solar-powered water pumps to facilitate the sago processing. The results of the PKM activity implementation show an increase in farmer productivity, production process efficiency, and improved sago starch quality. Technology transfer to partners was carried out through socialization and training, which enhanced partners' skills in operating mechanized equipment and managing hybrid energy. Additional positive impacts include reduced production costs, shorter working hours, and support for environmental sustainability through the use of eco-friendly energy.
Pemanfaatan Solar Cell sebagai Energi Alternatif Terbarukan untuk Listrik Panti Asuhan di Kabupaten Merauke Kaikatui, Rapha Nichita; Andika, Adik Putra; Yusman, Nurjannah
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i1.477

Abstract

Abba Orphanage is an orphanage under the Abba Affection Foundation (YKSA) located in Merauke. This foundation specializes in serving and fostering indigenous Papuan children with dormitory education. Currently, the electrical capacity of the Abba Orphanage has an installed electrical power of 1300 VA and is not adequate to meet all daily electricity needs of the orphanage. This also causes a lack of lighting at the entrance of the orphanage along ±300m from the main road. So the purpose of this activity is to utilize the potential of solar energy based on solar cell technology in order to help meet the electricity needs of the orphanage. The installed technology is 2 solar cells with a capacity of 100 Wp each, Solar Charge Controller/MPPT 40A, Battery/ACCU with a capacity of 60AH, DC Step-Up and Step-Down Converters, DC lights, and control boxes. The technological results of this activity have been handed over to partners as well as training activities/workshops on equipment operation and maintenance are carried out. The electrical energy storage capacity of this device is 1440W with load usage for 6 hours/working day, which is from 18:00 WIT to 21:00 WIT for an estimated use for 2 days.