Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP PELAJAR KELAS VII TERHADAP BAHAYA MEROKOK Nopianti, Nopianti; Apriyanti, Pita
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 12, No 2 (2020): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v12i2.509

Abstract

Latar Belakang : Rokok merupakan salah satu produk industri dan komoditi internasional yang mengandun sekitar 1.500 bahan kimiawi. Kebiasaan merokok sudah sangat meluas di hampir semua kelompok masyarakat di indonesia dan cenderung meningkat di kalangan anak dan remaja., mengingta merokok berisiko menyebabkan sebagai penyakit atau gangguan kesehatan pada perokok.Tujuan : untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap pelajar kelas VII terhadap bahaya merokok di SMP Muhammadiyah 4 Palembang. Metode: desain penelitian ini adalah deskriftif kuantitatif pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner, cara pengambilan sampel dengan menggunakan tehnik non probability sampling yaitu purposive sampling yaitu teknik pengambilan sampel kelas VII berjumlah 66 siswa SMP Muhammadiyah 4 Palembang. Analisa data menggunakan uji  statistik. Penelitian ini dilakukan di SMP Muhammadiyah 4 Palembang pada bulan November 2020 – Januari 2020 dan proses pengambilan data pada tanggal 8 Januari 2020. Hasil : Hasil uji statistik univariat didapatkan banyak responden yang  berpengetahuan Baik sebanyak 45 responden (68%), yang berpengetahuan cukup baik  sebanyak 7 responden (10,6%) dan yang berpengetahuan kurang baik sebanyak 7 responden (10,6%) yang bersikap positif sebanyak 38 responden (57,6%), bersikap negatif sebanyak 28 responden (42,2%). Saran: Adapun saran pada pihak sekolah agar penelitian ini dapat diunakan sebagai masukan  dan pertimbangan bagi sekolah untuk mengarahkan dan membimbing remaja supaya kepribadiannya berkembang kearah yang lebih baik. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Bahaya Merokok 
IMPROVING STUDENTS’ WRITING SKILL IN NARRATIVE TEXT BY USING PIE (POINT, ILLUSTRATION,EXPLANATION) STRATEGY AT SMPN 8 MAKASSAR Nopianti, Nopianti; Rampeng, Rampeng; Muliati, Muliati
THE ACADEMIC: ENGLISH LANGUAGE LEARNING JOURNAL Vol 9 No 1 (2024): THE ACADEMIC: ENGLISH LANGUAGE LEARNING JOURNAL
Publisher : Lembaga Jurnal FKIP Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52208/aellj.v9i1.1150

Abstract

The purpose of this research was to improve students’ writing skill by using Pie (Point, Illustration, Explanation) Strategy in narrative text for eight grade Students’ of SMPN 8 Makassar in the Academic year 2022/2023. The research used the pre-experiment with pre-test and post-test research.The total population of the research was the eight grade Students of which consist of 36 Students. Than, the data had been collecting by using writing test which was applied in pre-test and post-test. The process of the research was applied four times. The research was conducted by giving treatment and succeeded in improving Students’ writing skill in several aspect, namely content, organization, vocabulary, grammar, and mechanic.The treatment was carried out using PIE Strategy in narrative text. After conducting the research then the data were analyzed using test analysis on SPSS 16. The result of the average writing skill score on pre-test and post- test was 47.61. After the reserarcher gave treatment using Pie Strategy, it turned out that the score of student writing skill in narrative text in the post-test increased to 79.03 . Therefore, the researcher concludes that writing skill in narrative text using PIE strategy can improve the writing narrative text ability of class VIII.9 Students’ at SMPN 8 Makassar.Keywords: Writing, skill, Narrative,text, PIE (Point, Illustration, Explanation)
PENERAPAN KOMPRES HANGAT UNTUK MENURUNKAN HIPERTEMIA PADA ANAK YANG MENGALAMI KEJANG DEMAM Nopianti, Nopianti; Kurdaningsih, Septi Viantri; Arisandy, Widya
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 15, No 2 (2023): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v15i2.1142

Abstract

Latar Belakang : Kejang demam adalah salah satu penyakit yang terjadi pada anak, kejang terjadi karena peningkatan suhu tubuh, suhu rektal diatas 38°C yang disebabkan oleh proses ekstra kranial. Penanganan demam agar tidak kejang dapat dilakukan dengan kompres hangat. Tujuan: Diketahuinya penerapan kompres hangat untuk menurunkan hipertermia pada anak yang mengalami kejang demam. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan studi kasus untuk mengeksplorasi penerapan kompres hangat. Proses pengambilan penelitian pada tanggal 25-27 Mei 2022 Tempat penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Hasil: Implementasi pada pasien An. A yang mengalami Hipertermia dilakukan dengan penerapan kompres hangat selama 3 hari, pada hari 1 dari 39,3°C menjadi 39,3°C pada hari ke 2 38,5°C menjadi 37,6°C dan hari ke 3 37°C menjadi 36,9°C evaluasi sebelum dilakukan kompres hangat 39,3°C setelah dilakukan kompres hangat menurun menjadi 36,9°C kejang menurun. Saran: Diharapkan agar keluarga pasien dapat mengaplikasikan kompres hangat secara benar sebagai penolongan pertama apabila anak mengalami demam tinggi.Kata Kunci : Kompres Hangat, Hipertermia, Kejang Demam
PENERAPAN TEKHNIK RELAKSASI OTOT PROGRESIF PADA HIPERTENSI DALAM MENURUNKAN NYERI AKUT Arisandy, Widya; Suherwin, Suherwin; Nopianti, Nopianti; Bainani, Bainani
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 16, No 1 (2024): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v16i1.1225

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah diatas normal yang mengakibatkan peningkatan angka kesakitan (morbiditas) dan angka kematian/mortalitas. Relaksasi otot progresif merupakan terapi pemberian gerakan yang tersusun secara sistematis untuk merileksasikan pikiran dan anggota tubuh seperti otot-otot dan mengembalikan kondisi dari keadaan tegang ke keadaan rileks, normal dan terkontrol, mulai dari gerakan tangan sampai gerakan kaki. Tujuan: Diketahuinya pengaruh penerapan pemberian tekhnik relaksasi otot progresif pada lansia yang mengalami hipertensi dengan keluhan utama nyeri akut. Metode: Desain studi kasus ini adalah desain deskriptif pemaparan studi kasus pendekatan proses asuhan keperawatan. Subjek studi kasus 2 orang pasien kriteria mengalami hipertensi dengan masalah nyeri akut. Studi kasus ini dilakukan di Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita Palembang tanggal 11–16 Mei 2023. Hasil: Implementasi keperawatan menunjukkan bahwa penerapan relaksasi otot progresif pada pasien hipertensi dengan masalah nyeri akut yang diberikan kepada pasien mampu mengurangi dan mengatasi nyeri, kedua pasien dapat melakukan secara mandiri dan merasakan nyaman. Saran: Pihak terkait agar dapat meningkatkan pelayanan kesehatan terutama terhadap lansia yang mengalami nyeri dengan hipertensi, secara preventif, serta terdapat jadwal rehabilitasi terpadu yang terintegritas antara perawat, fisioterapi pengurus panti dan keluarga untuk meningkatkan derajat mutu kesehatan lansia secara maksimal. Kata Kunci: Relaksasi Otot Progresif,  Hipertensi, Nyeri Akut
PENERAPAN KOMPRES HANGAT DENGAN JAHE MERAH PADA RHEUMATOID ARTHRITIS TERHADAP NYERI KRONIS Arisandy, Widya; Suherwin, Suherwin; Nopianti, Nopianti
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 8, No 1: Februari 2023 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v8i1.1007

Abstract

Latar Belakang: Rheumatoid Arthritis (RA) merupakan suatu penyakit autoimun secara simetris pada persendian tangan dan kaki yang mengalami peradangan sehingga menyebabkan terjadinya pembengkakan, nyeri dan dapat menyebabkan kerusakan pada bagian sendi, salah satu upaya untuk mengurangi nyeri Rheumatoid Arthiritis yaitu dengan kompres hangat jahe merah yang kandungan minyak atsirinya melancarkan peredaran darah dan peradangan pada sendi. Tujuan: Di ketahuinya pengaruh pemberian  kompres hangat dengan jahe merah di Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita Palembang Tahun 2022. Metode: Tempat penelitian ini dilaksanakan di Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita Kota Palembang, selama 5 hari tanggal 11-16 Mei 2022. Adapun objek penelitian yang di teliti berjumlah dua pasien yang mengalami Rheumatoid Arthritis dengan kriteria inklusif: bersedia menjadi responden, umur diatas 70 tahun, memiliki penyakit Rheumatoid Arthritis, dapat berkomunikasi  dengan baik, memiliki pendengaran yang baik, lansia yang tinggal di Panti Sosial Harapan Kita Kota Palembang. Hasil: Penelitian yang di dapatkan setelah  implementasi  pada pasien 1 dan  pasien 2 adalah penerapan kompres hangat dengan jahe merah pada kedua pasien dapat berhasil. Dimana saat menerapkan kompres hangat jahe merah yang dilakukan selama 3 hari selama 1 jam, dapat membantu menurunkan nyeri kronis pada lansia. Saran: Agar dapat meningkatkan pelayanan kesehatan terutama terhadap lansia dengan Rheumatoid Arthritis secara preventif, serta terdapat jadwal rehabilitasi terpadu yang terintegritas antara perawat, fisioterapi pengurus panti dan keluarga untuk meningkatkan mutu kesehatan lansia. Kata Kunci: Kompres Hangat Dengan Jahe Merah, Nyeri Kronis, Rheumatoid Arthritis.
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK MOZART TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANJUT USIA Nopianti, Nopianti; Suherwin, Suherwin
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 1: Februari 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i1.774

Abstract

Latar Belakang: Gangguan tidur yang sering dialami oleh lansia adalah kesulitan untuk memulai dan mempertahankan tidur sehingga menyebabkan kualitas tidur lansia menjadi buruk. Kualitas tidur buruk dapat di intervensi dengan terapi non farmakologis, salah satunya adalah dengan terapi musik klasik Mozart yang berpotensi memperbaiki kualitas tidur pada lansia. Tujuan: Untuk mengidentifikasi pengaruh terapi musik klasik Mozart terhadap kualitas tidur pada lanjut usia. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi eksperimen dengan rancangan Pretest-Posttest with control group design. Kualitas tidur diukur dengan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Penelitian dilakukan di panti sosial lanjut usia Provinsi Sumatera Selatan dari bulan Februari-September 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang tinggal di Panti Sosial Tresna Werdha Provinsi Sumatera Selatan berjumlah 135 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purposive sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat berupa Multiple Regression Linear. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 48 responden didapat rata-rata kualitas tidur pada lanjut usia sebelum diberikan terapi adalah 6,94 pada level kualitas tidur buruk dengan standar deviasi 2,44. Setelah diberikan terapi musik klasik Mozart didapat rata-rata kualitas tidur pada lanjut usia adalah 5,42 masih berada pada level kualitas tidur buruk, akan tetapi sudah ada perubahan skor kualitas tidur lansia menjadi lebih baik dengan standar deviasi 1,76. Dari hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa ada lima prediktor yang mempengaruhi kualitas tidur pada lanjut usia dalam terapi musik klasik Mozart yaitu subjective sleep quality, sleep duration, habitual sleep efficiency, sleep disturbance, dan kualitas tidur pretest. Saran: Dengan diketahuinya pengaruh terapi musik klasik Mozart terhadap kualitas tidur pada lanjut usia, diharapkan panti sosial tresna werdha teratai Palembang dapat mendukung dan memfasilitasi pemberian terapi musik klasik Mozart ataupun jenis musik lain dengan instrumen yang lambat seperti musik keroncong, instrumen musik kitaro ataupun murottal Al-Quran pada lansia yang mengalami kualitas tidur buruk. Kata Kunci: Tidur, Lansia, Mozart
PENERAPAN KOMPRES HANGAT UNTUK MENURUNKAN HIPERTERMI PADA ANAK DENGAN DEMAM BERDARAH DENGUE Nopianti, Nopianti; Arisandy, Widya; Suherwin, Suherwin; Khoirin, Khoiirn
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 8, No 2: Agustus 2023 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v8i2.1109

Abstract

Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh nyamuk  Aedes aegypti yang ditandai dengan demam tinggi dan mendadak dapat mencapai 40ºC Tujuan: Diketahuinya pengaruh dari pemberian kompres hangat untuk menurunkan hipertermi pada asuhan keperawatan anak dengan demam berdarah dengue di Ruang Rasyid Thalib Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Metode:  Desain yang digunakan adalah deskriptif analitik dalam bentuk studi kasus. Subjek penelitian adalah 2 pasien dengan demam berdarah dengue. Penelitian ini dilakukan di Ruang Rasyid Thalib Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang tanggal 26-28 April 2022. Pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Analisa data dilakukan dengan membandingkan antara teori dengan data yang ditemukan pada pasien. Hasil: Hasil penelitian didapatkan dari pasien 1 dengan keluhan demam tinggi, Sebelum dilakukan kompres hangat suhu tubuh 390C. Setelah dilakukan kompres 36,40C. Pada pasien 2 dengan keluhan demam tinggi, Sebelum dilakukan kompres hangat suhu tubuh 38,8 ͦ C. Setelah dilakukan kompres 36,4 ͦ C.  Terdapat pengaruh kompres hangat terhadap penurunan suhu tubuh pada pasien demam berdarah dengue. Saran: Diharapkan kepada pelayanan kesehatan untuk memberikan edukasi yang baik kepada orang tua pasien dalam penerapan kompres hangat sesuai dengan standar operasional prosedur pada anak yang mengalami hipertermi. Kata Kunci : Kompres Hangat, Hipertermi,  Demam Berdarah Dengue.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN UPAYA PENCEGAHAN DEMAM TYPHOID PADA ANAK USIA SEKOLAH Nopianti, Nopianti
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 3: Februari 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v3i1.903

Abstract

Background: Typhoid fever is a disease caused by bacterial infection of salmonella typhi. This disease is still an important health problem in many developing countries. In Indonesia, these cases are spread evenly throughout the province with the incidence in rural areas. The age of the affected patients in Indonesia is reported to be between 3-19 years. The incidence rate in Muhammadiyah Palembang hospital was 66 cases in 2017. Objective: This study aims to determine the relationship between maternal knowledge and efforts to prevent typhoid fever in school-age children. Methods: The method used is an analytical survey with a cross-sectional approach and techniques (total sampling), as for this study to study the dynamics of the correlation between risk factors and affect, by means of an observation approach or data collection at once (point time approach). Where this research was conducted at the Muhammadiyah Palembang Hospital and was carried out in January 2018 with a sample of 30 respondents, while bivariate analysis was to determine the relationship between spiritual intelligence and the quality of life of the elderly. Results: The results of the study of 30 respondents showed that the results of the bivariate analysis of knowledge had a value (p-0, 008), meaning that there was a significant relationship with the prevention of typhoid fever. It is hoped that knowing the relationship between maternal knowledge about Typhoid fever can prevent and overcome the occurrence of Typhoid fever. Suggestion: This study is expected for hospitals to improve the quality of service and provide information for Typhoid patients about the importance of preventing Typhoid disease. Keywords: Typhoid Fever, Knowledge, and Prevention Efforts
PENERAPAN SLOW DEEP BREATHING EXERCISE UNTUK MENGURANGI NYERI AKUT PADA PASIEN HIPERTENSI Nopianti, Nopianti; Sunarmi, Sunarmi; Delina, Susanti; Arisandy, Widya
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 1: Februari 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i1.1314

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi ditandai dengan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan diastolik ≥ 90 mmHg. Slow deep breating tindakan keperawatan mengajarkan klien cara nafas dalam, nafas lambat (menahan inspirasi secara maksimal) dan menghembuskan nafas secara perlahan, selain dapat menurunkan intensitas nyeri, juga meningkatkan ventilasi paru dan meningkatkan oksigenasi darah. Tujuan:  Melakukan penerapan slow deep breathing exercise dengan nyeri akut pada pasien hipertensi. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dalam bentuk studi kasus untuk mengeksplorasi Penerapan slow deep breating exercise dengan nyeri akut pada pasien hipertensi. Sampel penelitian berjumlah 2 orang dengan membandingkan pasien 1 dan 2 dengan keluhan nyeri kepala pada pasien hipertensi. Penelitian telah dilaksanakan pada tanggal 28 - 30 Mei 2024 di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang tahun 2024. Hasil: Didapatkan evaluasi pasien I dan II dengan masalah nyeri akut terlihat perubahan perkembangan keperawatan setelah dilakukan penerapan slow deep breathing exercise selama 3 hari pada pasien I dengan skala nyeri dari 7 menjadi 2, dan pasien II dengan skala nyeri dari 6 menjadi 2 terjadi penurunan skala nyeri yang terlihat setelah dilakukan penerapan slow deep breathing exercise tersebut. Saran: dalam Pelayanan kesehatan agar mengadakan pelatihan edukasi  penerapan slow deep breathing exercise oleh tenaga kesehatan dalam memberikan asuhan keperawatan secara rutin dan terjadwal pada kasus hipertensi untuk mengatasi nyeri akut pasien. Kata Kunci: Terapi Slow Deep Breathing, Exercise, Nyeri akut, Hipertensi
Quality and Shelf Life Assessment of Modified Pekasam Ale-ale (Meretrix meretrix) Nofiani, Risa; Nopianti, Nopianti; Ardiningsih, Puji
Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 17 No. 1 (2025): JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jipk.vi.55777

Abstract

Graphical Abstract   Highlight Research Pekasam ale-ale is spontaneously fermented ale-ale (Meretrix meretrix) flesh with fine salt and incubated for 3-7 days. Modified pekasam ale-ale prepared by adding 155 g of garlic powder into the original pekasam ale-ale showed the best acceptability and had a different quality than the original pekasam ale-ale. The best maturity time and the predicted shelf life for modified pekasam ale-ale fell on days 40 and 60, respectively. Garlic powder has successfully improved the taste and aroma of modified pekasam ale-ale.     Abstract Pekasam ale-ale is spontaneously fermented ale-ale (Meretrix meretrix) flesh with fine salt and carbohydrates, such as sugar, rice porridge or angkak (red fermented rice) followed by incubation for 3-7 days. This product has a slightly fishy odour based on the communities’ opinion at Ketapang and its unknown shelf life. The original recipe added granulated sugar and garlic powder might be able to remove the fishy odour. The effects of the addition of both ingredients are still unknown for the quality, consumer acceptability and shelf life. The objective of the study was to evaluate the quality and shelf life of pekasam ale-ale added granulated sugar and garlic powder based on sensory, physicochemical and microbiological profiles. Three recipes for this study were A (1 kg of fresh ale-ale flesh, 400 g of fine salt), B (recipe A, 200 g of granulated sugar, 55 g of garlic powder), and C (recipe A, 200 g of granulated sugar, 125 g of garlic powder) then tested physicochemical, microbiological and sensory properties. The water content, pH, and free fatty acids of A, B, and C differ significantly except for the ash content. All recipes were safe for consumption based on their physicochemical and microbiological properties. The best taste and aroma were awarded to C and B, respectively. The best acceptance score was awarded for C, with days 40 and 60 for the best maturity and shelf life, respectively. In conclusion, garlic powder successfully enhances the taste and aroma and reduces the fishy aroma of pekasam ale-ale.