Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PEMBUATAN PETA PENGGUNAAN LAHAN PERTANIAN RT.05 RW.03 KELURAHAN LANDASAN ULIN UTARA, KECAMATAN LIANG ANGGANG Suhel, Heny Ningtyas; Sari, Dewi Nur Indah; Shodiq, Adib Muhammad; Batara, Yastin David
Jurnal IMPACT: Implementation and Action Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Impact
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/impact.v5i1.14610

Abstract

Batas RT dapat dimanfaatkan untuk pemetaan diberbagai kepentingan, diantaranya untuk informasi penggunaan lahan, sebagai data pendukung perencanaan pembangunan. Selain itu fungsi dari batas RT adalah sebagai memetakan penggunaan lahan pertanian disekitar wilayah administrasi RT.05 RW.03 Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang yang selama ini belum memliki peta tersebut. Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat dalam rangka tridarma perguruan tinggi tahun 2022 ini, Program Studi D3 Teknik Geodesi berkeinginan untuk peta penggunaan lahan di RT.05 RW.03 Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang yang bisa dimanfaatkan oleh perangkat desa khususnya dan masyarakat desa pada umumnya untuk mengetahui kepemilikan tanah dan status tanamnya. Peta yang dihasilkan dapat memberikan infomasi tentang penggunaan lahan pada wilayah tersebut. Pengabdian masyarakat tahun 2022 menghasilkan Peta Pengguanaan Lahan Pertanian RT 05 RW 03, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang. Dari hasil survei dan inventarisasi dari kegiatan pengabdian ini yaitu meliputi inventarisasi BM, tempat ibadah, balai Gapoktan, Sungai, Lahan Kosong, Pertanian dan Permukiman. Berdasarkan hasil tersebut terdapat 9 titik BM yang tersebar pada batas administrasi RT RT.05 RW.03. Selain itu terdapat 3 (tiga) musholla yang digunakan sebagai tempat ibadah penduduk sekitar.
PEMANFAATAN ARCGIS ONLINE DALAM MANAJEMEN ASET RT.16 RW.02 KELURAHAN PANGERAN BANJARMASIN Wibawanto, Arif Eko; Suhel, Henyningtyas; Batara, Yastin David
Jurnal IMPACT: Implementation and Action Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Impact
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/impact.v6i1.14437

Abstract

Permukiman diartikan bentukan baik buatan manusia ataupun alami dengan segala kelengkapannya yang digunakan manusia sebagai individu maupun kelompok untuk bertempat tinggal sementara maupun menetap dalam menyelenggarakan kehidupannya. Basis data dalam bentuk spasial pemukiman nama pemilik, alamat, status kepemilikan, dan luasan rumah yang dapat memberikan kebermanfaatan berkelanjutan bagi warga untuk pengelolaan aset. Manajemen Aset adalah tindakan pengelolaan aset, supaya aset tersebut bisa memberikan manfaat yang sangat besar dengan biaya sekecil mungkin dan aset tersebut jangan sampai punah, kecuali memang sebaiknya harus dimusnahkan atau dihapuskan. Melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat dalam rangka tridharma perguruan tinggi 2024, Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Geomatika dan Survei berkeinginan untuk membuat suatu Pembuatan Sistem Manajemen Aset Rt. 16 Rw 02 Kelurahan Pangeran  Kota Banjarmasin. Sistem manajemen aset pemukiman yang menghasilkan WEB GIS sistem manajemen aset nantinya digunakan sebagai dasar untuk pengembangan website RT. 16 RW. 02 Kelurahan Pangeran Kota Banjarmasin  yang informatif dan jelas.
PERBANDINGAN PERFORMANSI PEMETAAN FOTO UDARA OLEH DUA UAV PADA KETINGGIAN TERBANG YANG BERBEDA Fujianto, Rizky; Suhel, Heny Ningtyas; Wibawanto, Arif Eko
INTEKNA Jurnal Informasi Teknik dan Niaga Vol 25 No 1 (2025): Jurnal INTEKNA, Volume 25, No. 1, Mei 2025
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiringnya dengan perkembangan zaman kegiatan fotogrametri lebih banyak dilakukan menggunakan drone, karena dapat dengan cepat, mudah, dan juga fleksibel. Dengan memanfaatkan teknologi fotogrametri kamera non metrik dengan menggunakan pesawat tanpa awak/ Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Hasil akuisisi dengan teknologi UAV sangat dipengaruhi oleh banyak faktor. Seperti jenis wahana, jenis sensor, ketinggian terbang, waktu akuisisi, kondisi cuaca, perangkat lunak pemrosesan, dan kemampuan operator. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan ketelitian peta orthophoto dari tinggi terbang yang berbeda. Karena dalam hasil akuisisi dengan teknologi UAV memiliki banyak faktor, salah satuya ketinggian terbang. Oleh sebab itu, untuk mengetahui seberepa pengaruh tinggi terbang UAV terhadap ketelitian peta orthophoto Hasil Penelitian ini didapatkan nilai ketelitian peta berdasarkan BIG No. 15 Tahun 2014. Dengan memandingkan tinggi terbang 80m dan 100m. Didapat seberapa pengaruh tinggi terbang terhadap ketelitian peta orthophoto. Apabila dengan hasil perhitungan secara rata-rata akurasi Horizontal (CE90) 0,934 meter dan Vertikal (LE90) 0,916 meter yang didapatkan dari tinggi terbang 80 meter. Sedangkan (CE90) 0,822 meter dan Vertikal (LE90) 0,956 meter yang didapatkan dari tinggi terbang 100 meter Hasil perhitungan ketelitian posisi peta orhtopoto dengan berdasarkan nilai klasifikasi ujii ketelitian sesuai ketentuan BIG No. 15 Tahun 2014, yang mana kedua hasil tersebut memenuhi standart ketelitian pada skala 1: 2.500.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN GPS NAVIGASI UNTUK PEMETAAN LINGKUNGAN SEKOLAH (STUDI KASUS: SMK N 5 BANJARMASIN) Wibawanto, Arif Eko; Sari, Dewi Nur Indah; Suhel, Henyningtyas
Jurnal IMPACT: Implementation and Action Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Impact
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/impact.v8i1.15267

Abstract

Keterampilan dalam membaca, memahami, dan membuat peta adalah kemampuan dasar yang sangat penting di bidang geospasial, terutama untuk siswa SMK dengan program studi seperti Teknik Geomatika. Meski begitu, seringkali ada tantangan, seperti terbatasnya alat, kurangnya kesempatan untuk praktik langsung, dan pengetahuan yang minim di kalangan siswa dan guru mengenai teknologi pemetaan terkini. Untuk mengatasi masalah ini, kegiatan pengabdian ini dirancang untuk memberikan pelatihan praktis kepada siswa dan guru. Pelatihan ini secara khusus mengajarkan cara menggunakan perangkat GPS navigasi dan prosedur dasar untuk membuat peta garis, yang merupakan salah satu fondasi utama dalam analisis spasial. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi siswa SMK N 5 Banjarmasin dalam pemanfaatan GPS navigasi dan perangkat lunak pemetaan garis lingkungan. Kegiatan pelatihan meliputi sesi teori dan praktik lapangan menggunakan alat GPS dan software GIS. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman prinsip GPS serta keterampilan pengolahan data spasial sehingga memperkuat kesiapan siswa menghadapi industri geomatika.
Normalized Difference Vegetation Index Serves as a Vegetation Indicator for Hydrometeorological Disaster Risk Mitigation in Post-Mining Reclamation Land Sari, Dewi Nur Indah; Suhel, Henyningtyas; Wibawanto, Arif Eko
Andalasian International Journal of Applied Science, Engineering and Technology Vol. 6 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/aijaset.v6i1.291

Abstract

Mining activities in South Kalimantan have had a significant impact on the environment, particularly related to the risk of hydrometeorological disasters such as floods and landslides. Post-mining land reclamation is a crucial effort in mitigating these risks. Sustainable reclamation is key to risk mitigation and can be monitored through the Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) as an indicator of vegetation density and health. High NDVI values indicate successful reclamation. The primary objective of this research is to evaluate the effectiveness of post-mining reclamation as a hydrometeorological disaster mitigation strategy by assessing vegetation density and health. The study utilizes Sentinel-2 Level-2A satellite imagery processed on the Google Earth Engine (GEE) platform to calculate the NDVI. To ensure data reliability, the results were validated through field measurements using the purposive sampling method and canopy cover estimation to achieve a high level of accuracy. The results show an accuracy rate of 90%, with dense vegetation dominating and an index value of 0.6–0.9, indicating that reclamation has successfully increased vegetation cover and plays a significant role in mitigating floods and landslides.