Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Literasi dan Sikap Dengan Sensitivitas Lingkungan Masyarakat Rahmaniar Anandari; I Wayan Suama; Amiruddin Amiruddin
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 1 (2023): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i1.4488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah literasi berhubungan dengan sensitivitas  lingkungan masyarakat, untuk mengetahui apakah sikap berhubungan dengan sensitivitas lingkungan masyarakat dan untuk mengetahui literasi dan sikap dengan sensitivitas lingkungan masyarakat di Kawasan Teluk Kendari. Jenis penelitian ini yaitu korelasional atau observasional dengan teknik analisis korelasi. Sampel pada penelitian ini yaitu 85 sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu instrumen non-tes dengan skala likert dan skala semantik diferensial. Teknik analisis data yaitu menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, disimpulkan Literasi lingkungan memiliki hubungan searah yang positif dengan sensitivitas lingkungan masyarakat dengan keeraatan hubungan yang sedang. Sikap lingkungan memiliki hubungan searah yang postif  dengan sensitivitas lingkungan masyarakat dengan keeratan hubungan yang sangat lemah. Literasi dan sikap memiliki hubungan searah yang positif dengan sensitivitas lingkungan dengan keeratan hubungan yang sedang.
Level of Knowledge, Attitude About Reproductive Health and Gender with Teenager Sexual Behaviour at SMAN 4 Kendari Sriyana Herman; Amiruddin Amiruddin; Muhammad Sirih; Ardina Ardina; Rusli Rusli
Indonesian Andrology and Biomedical Journal Vol. 4 No. 1 (2023): June
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/iabj.v4i1.44617

Abstract

To know the correlation between the level of knowledge about reproductive health, attitude about reproductive health and gender with the teenager sexual behavior at SMAN 4 Kendari. The research population is class X and XI SMAN 4 Kendari student which amount 827 people. The sample retrieval technique is proportional stratified random sampling thus gained as much as 270 respondents. Data collection technique are done with an analytic survey through a cross sectional approach. The data analysis technique’s using descriptive and inferential statistics. The results: Showed that the men as much as 117 respondents (43,33%), women 152 respondents (56,67%), high level of knowledge as much as 160 respondents (59,26%), level of intermediate knowledge 73 respondents (27,04%), low knowledge level 37 respondents (13,7%), a good attitude as much as 76 respondents (28,15%), a medium attitude 147 respondents (54,44%), a deficient attitude 47 respondents (17,41%), sexual behavior is risk as much as 244 respondents (90,37%), and sexual behavior is not risk 26 respondents (9,63%). The level of knowledge is unrelated to the teenager sexual behavior (p > 0,05), attitude is related to the teenager sexual behavior (p < 0,05), and gender is related to the teenager sexual behavior (p < 0,05).
Studi Perilaku Seksual Pria Pralansia (male climacterium) Pada Etnik Tolaki Perkotaan dan Pedesaan Amiruddin Amiruddin
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i3.1369

Abstract

Proses penuaan umumnya terlihat jelas pada saat memasuki usia 40 tahun, khususnya pada pria mulai menampakkan kemunduran perilaku seksual dalam hal sifat dan kemampuan fisik (aktivitas seksual dan frekuensi hubungan seksual mulai menurun). Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan menjelaskan pengaruh aktivitas fisik, pola makan dan status kesehatan dengan perilaku seksual pria pralansia pada etnik Tolaki perkotaan dan pedesaan. Jenis penelitian ini yaitu Observasional Cross-Sectional Analityc. Populasi penelitian ini adalah pria pralansia yang berumur 45-59 tahun dengan teknik pengambilan sampel secara simple random sampling, diperoleh jumlah sampel sebanyak 30 responden dengan kriteria berstatus kawin, tidak terindikasi obesitas, hipertensi dan diabetes mellitus. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan perilaku seksual pria pralansia yang signifikan antara etnik Tolaki perkotaan dan pedesaan, hanya aktivitas fisik berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku seksual pria pra lansia di perkotaan, namun di pedesaan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku seksual pria pralansia. Selanjutnya hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan perilaku seksual pria pralansia antara etnik Tolaki perkotaan dan pedesaan (p < 0.05). Hanya aktivitas fisik berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku seksual pria pralansia pada etnik tolaki perkotaan, namun pada etnik Tolaki pedesaan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku seksual pria pralansia (p < 0.05).