Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Design and Build Boilers for Modernization in the Tofu Industry Using Autodesk Inventor Feri, Feri; Isninda Yahaya, Habib Bayu; Aleihydro, Algifar Aldrinova; Prakoso, Bagus
Jurnal Inovasi Mesin Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jim.v7i1.12472

Abstract

Most tofu producers still use steamers as boilers, which poses a risk to tofu quality. To reduce the risks and losses caused by this, a safe boiler construction is designed according to ASME (American Society of Mechanical Engineers) design standards. This research uses a Research and Development (R&D) approach supported by software capable of analysing model characteristics. The boiler construction was designed according to the ASME (American Society of Mechanical Engineers) standard, then the boiler design was created using Autodesk Inventor and a theoretical analysis was conducted using internal pressure loads to evaluate stress and displacement in the boiler construction. The results of the study obtained the specifications for a horizontal type of boiler with an operating steam pressure of 2 bar and a design pressure 4 bar. Boiler dimensions 600 mm in diameter, 1200 mm in length. Fuel uses firewood and the maximum volume of water that can be filled in the boiler is up to 113.1 litters. The material used for the plate is 5 mm stainless steel plate 304.
Tindak Tutur Ilokusi Bermuatan Disfemisme dalam Video Kanal YouTube Tirta PengPengPeng Episode Mitos/Fakta Part 3 Prakoso, Bagus; Almayda Antarsyach, Almayda Antarsyach; Kurnia, Fajar
MIMESIS Vol. 7 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mms.v7i1.11993

Abstract

Salah satu figur publik yang aktif memberikan edukasi kesehatan adalah dokter Tirta melalui kanal YouTube Tirta PengPengPeng dengan gaya komunikasinya yang lugas, emosional, dan sering menggunakan ungkapan keras. Gaya komunikasi tersebut menarik untuk dikaji karena memperlihatkan penggunaan bahasa sebagai strategi untuk menegaskan pesan dan membangun pemahaman pendengar. Penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian pragmatik dengan menunjukkan hubungan antara fungsi tindak tutur ilokusi dan penggunaan disfemisme dalam wacana digital kesehatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Sumber data penelitian berupa video YouTube Tirta PengPengPeng, yakni pada episode Mitos/Fakta Part 3. Data dikumpulkan melalui teknik simak bebas libat cakap dan dianalisis menggunakan teknik agih untuk mengidentifikasi jenis tindak tutur ilokusi dan fungsi disfemisme yang menyertainya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur ilokusi bermuatan disfemisme hanya ditemukan dalam dua jenis, yaitu direktif dan ekspresif. Tindak tutur direktif mendominasi temuan data dan paling sering disertai disfemisme sebagai sarana mempermalukan, mengekspresikan kemarahan, mewakili kondisi buruk, dan mengungkapkan keheranan. Sementara itu, tindak tutur ekspresif ditemukan dalam jumlah terbatas dan berfungsi mengekspresikan kejengkelan penutur. Penggunaan disfemisme terbukti memperkuat daya ilokusi tuturan dalam menyampaikan pesan kesehatan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa disfemisme berperan sebagai strategi pragmatik untuk menegaskan maksud ilokusi dan meningkatkan efektivitas komunikasi edukatif dalam wacana YouTube.
Sinonimi dan Antonimi Wacana Lisan Pernikahan Adat Sunda di Desa Tambongraja, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes: Analisis Wacana Prakoso, Bagus; Sumarlam, Sumarlam
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.104611

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya penggunaan sinonimi dan antonimi dalam wacana lisan pernikahan adat Sunda. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana unsur kohesi leksikal berupa sinonimi dan antonimi membentuk keterpaduan makna dalam setiap tahapan prosesi pernikahan adat Sunda yang dibawakan oleh master of ceremony (MC). Penelitian menggunakan metode simak dan teknik rekam catat, sedangkan analisis data menggunakan metode agih dan teknik analisis unsur bagi langsung (BUL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sinonimi dalam wacana berfungsi menjaga variasi diksi tanpa mengubah makna, sementara antonimi memperkuat makna melalui kontras atau pertentangan relasional yang mendalam. Kehadiran kedua unsur ini tidak hanya memperindah tuturan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai budaya, kesakralan, dan kehangatan dalam acara pernikahan adat Sunda. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran kohesi leksikal dalam struktur wacana lisan budaya lokal.