Anastasia Sri Lestari
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Katolik Parahyangan, Bandung

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Studi Eksperimental Kemampuan Biosementasi Bakteri Lokal pada Tanah Pasir Lepas Lim, Aswin; Muhammad, Dary Aulia; Lestari, Anastasia Sri
Jurnal Teknik Sipil Vol 26, No 2 (2019)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3046.09 KB) | DOI: 10.5614/jts.2019.26.2.5

Abstract

Makalah berikut menyajikan hasil penelitian biosementasi menggunakan bakteri lokal yang hidup di tanah pasir lepas yang diambil dari kota Padang. Biosementasi adalah suatu metode perbaikan tanah dengan memanfaatkan kemampuan bakteri yang memang hidup di dalam tanah untuk menghasilkan enzim urease. Aplikasi dari biosementasi ini dapat dimanfaatkan untuk menurunkan potensi terjadinya likuifaksi akibat gempa karena kuat geser tanah akan meningkat drastis. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan spesies bakteri dengan kemampuan urease yang diisolasi dari pasir Padang, menentukan kadar CaCO3 dari setiap sampel tersementasi, dan untuk menentukan kuat tekan bebas tanah setelah masa perlakuan. Bakteri urease positif dari tanah pasir Padang diisolasi dan ditumbuhkan dalam syringe 100 ml berisi tanah pasir Padang selama 4-6 hari. Hasil isolasi menunjukkan bahwa spesies bakteri teridentifikasi sebagai Sporosarcina sp.. Selama masa perlakuan, sampelsampel diberikan nutrisi setiap 12 jam sekali. Hasil pengujian menunjukan kadar CaCO3 yang terukur pada uji eksperimental adalah berkisar antara 23.4% hingga 45.8%. Sedangkan untuk nilai kuat tekan bebas (qu) tanah yang tersementasi berkisar diantara 150 kPa hingga diatas 500 kPa. Selanjutnya, keberadaan CaCO3 diobservasi menggunakan Scanning Electron Microscope dan uji X-Ray Diffraction.This paper presents the experimental results of biocementation using a local bacteria which originally live in Padang loose sand. Biocementation is a soil improvement method using the microbial ability to produce urease enzyme. Biocementation method could be applied for reducing the liquefaction susceptibility because the soil shear strength would increase significantly. The objectives of this research are to identify the species of bacteria isolated from Padang sand, to determine the amount of CaCO3 of the cemented samples, and to determine the unconfined compressive strength (qu) of the samples after the treatment period. The bacteria which is isolated from Padang sand were grown in Padang sand in a 100 ml syringe for 4 ? 6 days. The bacterial isolate of Padang sand was identified as Sporosarcina sp.. During the experimental work, the samples were given the nutrition for every 12 hours. The results indicate that the measured CaCO3 in the samples were in the range of 23.4% to 45.8%. In addition, the unconfined compressive strength was around 150 kPa to larger than 500 kPa. Furthermore, the existence of CaCO3 was proofed by observation using Scanning Electron Microscope and X-Ray Diffraction test. 
MODEL FISIK FLUME CHANNEL DI LABORATORIUM UNTUK SIMULASI PERGERAKAN DAN DEPOSISI MUDFLOW Budijanto Widjaja; Paulus Pramono Raharjo; Anastasia Sri Lestari
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2010)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.141 KB)

Abstract

Indonesia terletak di Circum Pacific dengan karakter curah hujan tinggi dan vulkanik aktif. Kondisi ini dapat menuai permasalahan baru yakni inisiasi pergerakan tanah yang dikenal se-bagai mudflow. Penelitian ini dimulai dengan klasifikasi, karakteristik, proses konseptual inisiasi beserta rheologi mudflow. Untuk menyimulasikan pergerakan mudflow, dibuat model fisik di laboratorium yaitu flume channel. Karakteristik mudflow seperti jarak travel dan kecepatan sehubungan dengan variasi kemiringan lereng 30-40°, sangat tergantung pada kadar air, batas cair, dan viskositas material. Material utama yang digunakan adalah material kaolin yang dikombinasikan dengan material pasir. Jadi, dapat diperoleh variasi batas cair yang berbeda yakni antara 31.2 hingga 63.6. Penambahan pasir secara jelas mengurangi plastisitas tanah dan reduksi batas cair. Aspek rasio lebar flume channel terhadap jarak travel yang digunakan adalah antara 0.06-0.37. Peningkatan batas cair umumnya diikuti peningkatan aspek rasio. Rentang ini sesuai dengan rekomendasi dari Liu dan Mason (2009) yakni antara 0.05-0.30. Secara umum, parameter yang menentukan pergerakan mudflow adalah batas cair, kadar air, kemiringan lereng, dan viskositas. Penelitian ini memiliki kontribusi untuk memberikan informasi lebih lanjut tentang karakteristik pergerakan mudflow dan berguna di dalam pengembangan peta zonasi resiko longsor agar dapat memberikan tingkat keamanan pada penduduk yang bermukim di bawah lereng.
PERENCANAAN STRUKTUR BAWAH (PONDASI) DAN STRUKTUR ATAS PEMBANGUNAN MENARA LONCENG DI PAROKI MARIA RATU PENCINTA DAMAI (MRPD) PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT Aswin Lim; Anastasia Sri Lestari; Felix Hidayat; Helmy Hermawan tjahjanto; Herry Suryadi
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2011)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9.996 KB)

Abstract

Pada makalah ini menyajikan laporan perencanaan struktur bawah (pondasi) dan struktur atas pembangunan menara lonceng di paroki Maria Ratu Pencinta Damai (MRPD) Pontianak, Kalimantan Barat. Makalah ini dibuat untuk menindaklanjuti permohonan dari paroki MRPD Pontianak kepada Universitas Katolik Parahyangan untuk merencanakan sebuah menara lonceng yang akan menjadi monumen khas dari paroki tersebut. Dari hasil perencanaan, struktur bawah (pondasi) dari menara lonceng ini menggunakan pondasi tiang pancang ukuran 20cm x 20 cm dengan panjang bervariasi antara 12 m dan 18 m. Stabilisasi sistem tanah untuk mencegah penurunan berlebih menggunakan cerucuk kayu ukuran diameter 10 cm dengan panjang 10 sampai dengan 12 m. Struktur atas direncanakan menggunakan beton bertulang dengan penggunaan tulangan besi ulir diameter 16 dan besi polos diameter 10 sertamutu beton K-225. Aspek penting dalam perencanaan menara lonceng ini adalah beban angin dan gaya dinamik lonceng, serta karakteristik tanah lunak yang rentan terhadap penurunan. Semua aspek telah diperhitungan, sehingga konstruksi menara lonceng aman dilaksanakan.
STUDI KORELASI TAHANAN UJUNG SONDIR TERHADAP SIFAT TEKNIS TANAH LEMPUNG BANDUNG Anastasia Sri Lestari; Aswin Lim; Siska Rustiani; Andy Sugianto
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2011)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.782 KB)

Abstract

Uji Sondir atau Cone Penetrometer Test ( CPT ) dengan kapasitas 2.5 ton merupakan suatu uji lapangan untuk mengetahui tahanan ujung (qc) dan tahanan selimut tanah (fs) sebagai korelasi parameter karakteristik tanah . Berdasarkan pada kemudahan operasional dan hasil ujinya memberikan nilai korelasi yang cukup baik dengan parameter uji laboratorium dari hasil penelitian terdahulu, maka pada penelitian ini akan dilakukan korelasi nilai tahanan ujung sondir dengan karakteristik tanah dari uji laboratorium yaitu parameter kuat geser dan konsolidasi tanah lempung di Indonesia. Korelasi yang dibuat untuk daerah Indonesia mempunyai cakupan yang luas dan memberikan rentang cukup besar sehingga tinjauan penelitian dipersempit untuk tanah lempung daerah Bandung. Lapisan tanah di Bandung didominasi oleh lapisan hasil pelapukan gunung berapi vulkanik dengan jenis tanah yang berbeda yaitu tanah residual dan tanah sedimen. Sesuai teori dari Wesley , tanah residual dan sedimen mempunyai karakteristik yang bebeda yaitu ada atau tidak adanya nilai tekanan prakonsolidasi. Dari Penelitian ini korelasi dilakukan antara nilai tahanan konus ( qc) dengan parameter kuat geser undrained dan nilai OCR ( over consolidated ratio) , nilai qc terhadap indek plastisitas serta nilai koefisien α terhadap nilai qc dan koefisien kemampatan volume. Hasil yang diperoleh memberikan grafik dengan trend yang hampir sama tetapi dengan nilai yang berbeda seperti grafik yang telah dibuat oleh peneliti terdahulu dengan tanah dari luar Indonesia yang mempunyai karakteristik dan pembentukan tanah yang berbeda.Kata Kunci: Tahanan ujung, Tanah Residual, Sedimen, Kuat Geser Tanah Undrained, Prakonsolidasi
KAJIAN POTENSI LIQUIFAKSI BERDASARKAN KONSEP CRITICAL STATE DAN UJI PIEZOCONE PADA SEDIMEN PASIRAN KOTA PADANG Anastasia Sri Lestari; Paulus Pramono Rahardjo; Metta Devi Hartadi; Antony Kesuma
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2014)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5636.622 KB)

Abstract

Liquifaksi merupakan suatu kondisi pada massa tanah yang mengalami deformasi secara menerus pada tegangan residual yang rendah, disebabkan oleh terjadinya tekanan air pori yang meningkat yang menyebabkan berkurangnya tegangan effektif dan pada kondisi tertentu mencapai nol.Daerah yang diprediksi rentan terhadap liquifaksi tidak berarti akan terjadi liquifaksi jika terjadi gempa, ada beberapa kriteria yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam memperkirakan kemungkinan terjadinyaliquifaksi diantaranya berdasarkan kriteria geologi , historis, gradasi tanah dan kondisi awal tanah pada saat gempa. Dari beberapa kriteria hasil penelitian saling melengkapi dan memberikan suatu hal baru dari hasil penelitian yang telah dibuat oleh beberapa peneliti lain.Berdasarkan laporan USGS ( United States Geological Survey ), kejadian Gempa Padang pada tanggal 30September 2009 jam 17:16:09 tersebut bersumber di 0.788oLS, 99.961o BT dengan kedalaman focus 80 km danhanya berjarak 45 km dari kota Padang dengan kekuatan 7.9 SR memberikan dampak kerusakan yang besar danberpotensi liquifaksi, sehingga penelitian yang akan dilakukan menggunakan sedimen pasiran tanah dari Padang.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi liquifaksi dengan konsep Critical State dan uji Piezocone sedimen pasiran Kota Padang . Penelitian di lakukan di laboratorium menggunakan Triaxial CU dan di lapangan dilakukan Uji Piezocone serta pemodelan beberapa kepadatan dengan uji Piezocone.Critical State merupakan Konsep Perubahan volume diperoleh dari kombinasi kepadatan dan tegangan effektif yang terjadi pada material tersebut. Hasil dari uji piezocone merupakan nilai tahanan konus dan besar tegangan air pori, dengan grafik State Parameter dan metode Shibata & Terrapaksa dievaluasi potensi liquifaksi.Hasil evaluasi pasir Padang berpotensi Liquifaksi, dalam hal ini dapat memberi informasi kepada Pemerintah Daerah setempat untuk mengetahui kondisi lapisan tanah dan sebagai kriteria untuk perencanaan disain pondasi .Kata kunci : liquifaksi , tegangan air pori,critical state  
KAJIAN GEOTEKNIK INFRASTRUKTUR UNTUK KOTA PADANG MENGHADAPI ANCAMAN GEMPA DAN TSUNAMI Paulus Pramono; Budijanto Widjaja; Sylvia Herina; Anastasia Sri Lestari; Aswin Lim; Siska Rustiani; Stefani Wiguna; Vienti Hapsari
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2014)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12029.498 KB)

Abstract

Latar belakang Gempa 30 September 2009 sebagai “alarm” bagi kota Padang, posisi kota Padang menghadapi resiko bencana dimasa mendatang, khsusnya terhadap Gempa megathrust dan Benioffyang berpotensi menimbulkan resiko tsunami dan liquifaksi. Banyaknya bangunan yang gagal akibat liquefaksi, pengalaman beberapa peneliti dalam penanganan kasus di Padang.Metode kajian berupa site visit ke lokasi, pengumpulan data-data kerusakan kota Padang saat gempa 29 September 2009, data-data geologi dan kegempaan, data bor dan CPT / CPTu, analisis likuifaksi menggunakan konsep NCEER dan perhitungan Liquefaction Potensial Index (LPI), pemetaan kerentanan terhadap likuifaksi dan tinjauan bahaya tsunami di kota Padang.Kesimpulan dan rekomendasi dari studi:(1) Tanah dikota Padang lapisan atas didominasi oleh pasir halus yang memiliki konsistensi lepas hingga sedang dan berpotensi mengalami liquefaksi dengan tingkat yang amat tinggi.(2) Masalah keamanan bangunan di Padang, bukan saja akibat dari kondisi bangunan yang buruk, mungkin tidak dirancang dan dilaksanakan terhadap gempa, tetapi kondisi tanah dasar juga memerlukan perhatian khususnya bahaya liquefaksi yang dapat mengakibatkan kegagalan pada pondasi dan selanjutnya dapat mengakibatkan kerusakan pada struktur atas secara langsung.(3) Untuk bangunan yang masih survive, maka proteksi yang dapat diterapkan disamping peninjauan dan perkuatan struktur adalah dengan melakukan underpinning atau grout pada lapis tanah pasir dibawahpondasi. Bangunan bangunan yang sudah tidak dapat digunakan karena tingkat kerusakan yang berat maka sebaiknya pondasi dirancang ulang untuk menahan kemungkinan terjadinya potensi liquefaksi misalnya dengan menggunakan pondasi dalam sebagai sub struktur.(4) Zonasi kerentanan terhadap likuifaksi dapat dilakukan berdasarkan Liquefaction Potential Index.(5) Mengingat keseluruhan kota Padang terletak pada area yang rendah, maka kerentanan terhadap potensi kerusakan akibat tsunami cukup tinggi, untuk itu disarankan kajian yang lebih mendalam mengenai tsunami diperlukan.(6) Berdasarkan resume hasil analisis LPI terlihat bahwa rata-rata potensi likuifaksi yang terjadi pada kota Padang sangat besar (very high). Dengan besaran settlement yang terjadi berkisar antara 15.5 – 71.2cm dan besaran lateral displacement yang terjadi berkisar antara 2.9 – 13.5 cm.(7) Direkomendasikan untuk merencanakan tsunami hill atau tempat tempat tinggi ditempat publik yang dapat menyelamatkan masyarakat dari bahaya tsunami. Lokasi tersebut dapat dipilih pada area terbuka yang mudah dijangkau oleh orang orang yang berada disekitaranyaKemungkinan lain adalah membuat dinding pertahanan terhadap tsunami (tsunami wall) sepanjangpantai, misalnya dengan memanfaatkan jalan jalan dipinggir pantai seperti diantaranya jalan Samudera
Studi Eksperimental Kemampuan Biosementasi Bakteri Lokal pada Tanah Pasir Lepas Aswin Lim; Dary Aulia Muhammad; Anastasia Sri Lestari
Jurnal Teknik Sipil Vol 26 No 2 (2019)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jts.2019.26.2.5

Abstract

Makalah berikut menyajikan hasil penelitian biosementasi menggunakan bakteri lokal yang hidup di tanah pasir lepas yang diambil dari kota Padang. Biosementasi adalah suatu metode perbaikan tanah dengan memanfaatkan kemampuan bakteri yang memang hidup di dalam tanah untuk menghasilkan enzim urease. Aplikasi dari biosementasi ini dapat dimanfaatkan untuk menurunkan potensi terjadinya likuifaksi akibat gempa karena kuat geser tanah akan meningkat drastis. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan spesies bakteri dengan kemampuan urease yang diisolasi dari pasir Padang, menentukan kadar CaCO3 dari setiap sampel tersementasi, dan untuk menentukan kuat tekan bebas tanah setelah masa perlakuan. Bakteri urease positif dari tanah pasir Padang diisolasi dan ditumbuhkan dalam syringe 100 ml berisi tanah pasir Padang selama 4-6 hari. Hasil isolasi menunjukkan bahwa spesies bakteri teridentifikasi sebagai Sporosarcina sp.. Selama masa perlakuan, sampelsampel diberikan nutrisi setiap 12 jam sekali. Hasil pengujian menunjukan kadar CaCO3 yang terukur pada uji eksperimental adalah berkisar antara 23.4% hingga 45.8%. Sedangkan untuk nilai kuat tekan bebas (qu) tanah yang tersementasi berkisar diantara 150 kPa hingga diatas 500 kPa. Selanjutnya, keberadaan CaCO3 diobservasi menggunakan Scanning Electron Microscope dan uji X-Ray Diffraction.This paper presents the experimental results of biocementation using a local bacteria which originally live in Padang loose sand. Biocementation is a soil improvement method using the microbial ability to produce urease enzyme. Biocementation method could be applied for reducing the liquefaction susceptibility because the soil shear strength would increase significantly. The objectives of this research are to identify the species of bacteria isolated from Padang sand, to determine the amount of CaCO3 of the cemented samples, and to determine the unconfined compressive strength (qu) of the samples after the treatment period. The bacteria which is isolated from Padang sand were grown in Padang sand in a 100 ml syringe for 4 "“ 6 days. The bacterial isolate of Padang sand was identified as Sporosarcina sp.. During the experimental work, the samples were given the nutrition for every 12 hours. The results indicate that the measured CaCO3 in the samples were in the range of 23.4% to 45.8%. In addition, the unconfined compressive strength was around 150 kPa to larger than 500 kPa. Furthermore, the existence of CaCO3 was proofed by observation using Scanning Electron Microscope and X-Ray Diffraction test. 
Numerical Study on the Shear Failure and Load Transfer Mechanism of Helical Piles in Cohesionless Soils under Axial Compressive Loading Pratama, Ignatius Tommy; Lestari, Anastasia Sri; Oktavianus, Ivan
Journal of the Civil Engineering Forum Vol. 10 No. 2 (May 2024)
Publisher : Department of Civil and Environmental Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jcef.7791

Abstract

The methods employed to calculate the axial bearing capacity of a helical pile depends on the shear failure model around the pile, which is also influenced by the spacing and diameter of the helical plates. However, studies on the transition of the failure mode and the load transfer mechanism with the change of helical plate spacing and diameter in cohesionless soil subjected to axial compressive load have been limited. Thus, this paper investigated the effects of helix diameter and spacing on the axial compressive load-bearing capacity, shear failure model, and load transfer mechanism of helical piles with two helical plates embedded in the homogeneous medium and dense sands, as well as in the stratified medium to very dense sand. Axial loading tests on helical piles with various helix diameters and spacings were simulated using a two-dimensional finite element program with axisymmetric modeling to obtain the load-settlement curve, which was later used to estimate the ultimate bearing capacity of the helical piles. The ultimate bearing capacity of the helical piles was also computed using the conventional methods, i.e., the individual bearing and cylindrical shear methods, and then compared to the numerical-based axial bearing capacity. The stress-strain behaviors of pile and soil were modeled using the Linear Elastic and Mohr-Coulomb material models, respectively. The results show that the numerical-based ultimate bearing capacity of a helical pile increased with increasing the diameter and spacing of the helix. However, the ultimate bearing capacity computed using conventional methods did not show this trend. Then, the transition from the cylindrical shear to the individual bearing failure mechanism occurred at a spacing ratio (i.e., helical plate spacing divided by its diameter) of about two. Ultimately, the load transfer curves indicate that the helical plates mainly supported the applied load.
Pengembangan Buku Peradaban Air Berbasis PjBL untuk Menumbuhkan Karakter Tanggung Jawab Sosial Anak Lestari, Anastasia Sri; Nugrahanta, Gregorius Ari
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 9, No 2 (2025): Mei
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jkp.v9i2.70482

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan buku peradaban air berbasis project based learning (PjBL) untuk menumbuhkan karakter tanggung jawab sosial untuk anak. Tanggung jawab sosial dipahami sebagai sikap tanggung jawab, berpartisipasi positif, proaktif terlibat, membantu orang, dan menjaga lingkungan sekitarnya. Metode yang digunakan adalah Research & Development tipe ADDIE. Untuk analisis kebutuhan dalam penelitian melibatkan 10 guru yang mempunyai sertifikat pendidik, expert judgement dilakukan oleh 10 validator ahli, serta untuk uji coba terbatas melibatkan delapan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) buku teks peradaban air berbasis PjBL untuk menumbuhkan karakter tanggung jawab sosial dikembangkan dengan langkah-langkah ADDIE, 2) buku memiliki kualitas yang masuk kriteria “Sangat baik” (3,76 yang dinilai dalam skala 1-4) serta tidak perlu revisi, 3) buku peradaban air berpengaruh signifikan terhadap karakter tanggung jawab sosial pada anak (p < 0,05) serta masuk efek besar (r = 0,964) dengan presentase pengaruh yang senilai 93%. Implementasi buku dengan efektivitas tinggi (N-Gain Score = 85,0038%).Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan buku ajar peradaban air berbasis project based learning (PjBL) untuk menumbuhkan karakter tanggung jawab sosial pada anak. Tanggung jawab sosial dipahami sebagai sikap bertanggung jawab, berpartisipasi positif, terlibat proaktif, menolong orang lain, dan menjaga lingkungan sekitar. Metode yang digunakan adalah Research & Development berjenis ADDIE. Untuk analisis kebutuhan pada penelitian melibatkan 10 orang guru yang telah memiliki sertifikat guru, expert judgement dilakukan oleh 10 orang validator ahli, dan untuk uji coba terbatas melibatkan delapan orang anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) buku ajar peradaban air berbasis PjBL untuk menumbuhkan karakter tanggung jawab sosial dikembangkan dengan langkah-langkah ADDIE, 2) buku memiliki kualitas yang termasuk dalam kriteria “Sangat baik” (nilai 3,76 yang dinilai dari skala 1-4) dan tidak perlu direvisi, 3) buku peradaban air memiliki pengaruh yang signifikan terhadap karakter tanggung jawab sosial pada anak ( p < 0,05) dan memiliki pengaruh yang besar ( r = 0,964) dengan presentase pengaruh senilai 93%. Penerapan buku dengan efektivitas tinggi ( N-Gain Score = 85,0038%).
Negative Skin Friction Tiang Pancang pada Tanah Lempung Studi Kasus Pabrik Tesktil, Bale Endah Widjaja, Budijanto; Lestari, Anastasia Sri; Agusman, Agusman
Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2006): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v2i1.10359

Abstract

There were several geotechnical problems at the textile factory in Bale Endah. The main problem that arose at this factory was the settlement of the soft clay soil which resulted in deformation of the tiled floor and warping of the west wall of the factory as well as cracking and collapse of the culvert in the drainage system at the location of the center column of the factory. The soil stratification at this location was dominated by soft to stiff clay layers and a sand lens layer was also found at 9-12 m depth. Therefore, the relative subsidence was more determined by the consolidation settlement of the clay. In addition to the problem of clay settlement, another problem arises, namely the problem of negative skin friction on the pile foundation. This occurs because there is an embankment on top of the clay soil which results in additional load on the soil, so that the soil settlement becomes greater than the settlement of the pile foundation. The analysis showed that the total settlement of the clay consolidation was 35.60 cm within 12.00 years and the total settlement of the pile foundation with a column load of 16.72 tons was 10.44 cm. Due to negative blanket friction, the pile foundation used is not strong enough to withstand the working load. The location of the neutral point is at a depth of 23.25-28 m for a pile foundation length of 30 m deep.