Arifin, Zulkarnain
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fluid restriction in hemodialysis patients with chronic kidney disease in RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang Wijayaa, Andi Putra; Septiani, Rina; Sari, Dewi Kartika; Rizky, Ahmad Fauzi; Hidayah, Nurul; Arifin, Zulkarnain
Indonesian Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (2025): January 2025
Publisher : Program Studi Keperawatan, Politeknik Negeri Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31962/inj.v2i2.299

Abstract

Background: Chronic kidney disease (CKD) patients undergoing hemodialysis must adhere to fluid restrictions to prevent complications such as hypertension, heart failure, and pulmonary edema. However, maintaining adherence is challenging due to physiological, psychological, and social factors. Purpose: This study aims to evaluate compliance with fluid restrictions among hemodialysis patients, identify factors influencing adherence, and propose strategies to improve compliance at RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang. Methods: A mixed-methods approach was employed, involving a cross-sectional survey of 100 hemodialysis patients and in-depth interviews with 16 participants. Quantitative data were analyzed using descriptive and inferential statistics, while qualitative data were thematically analyzed. Measures to minimize biases, such as ensuring confidentiality and cross-checking data, were implemented. Results: Quantitative findings revealed that participants had a moderate knowledge score (mean: 7.8/10) and an adherence rate of 75.3%, with a mean interdialytic weight gain of 2.5 kg. Significant correlations were found between knowledge and adherence (r = 0.58, p < 0.001) and adherence and weight gain (r = -0.65, p < 0.001). Qualitative analysis identified themes such as psychological challenges, social influences, coping strategies, and the importance of education. Participants highlighted thirst, cultural expectations, and limited understanding as barriers to adherence, while family support and education emerged as facilitators. Conclusion: Enhancing patient education, addressing psychological and social challenges, and promoting innovative coping strategies are essential to improving adherence to fluid restrictions. Tailored interventions and multidisciplinary approaches can optimize fluid management and patient outcomes in hemodialysis care
Analisa Pengaruh Metode Pengurangan Kadar Air terhadap Kualitas Pemipilan Jagung menggunakan Mesin Pemipil Type Spiral Rotary Aswar, Aswar; Parekke, Simon; Ristiawan, Ichsan; Arifin, Zulkarnain; Fathirahman, Muhammad; Shopie, Dwilma; Surono, Bambang; Syarief, Akhmad
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengurangan kadar air terhadap kualitas pemipilan jagung menggunakan mesin pemipil tipe spiral rotary. Jagung hibrida Bima 9 diuji dengan empat perlakuan pengeringan yang berbeda, yaitu tanpa pengeringan (S0), dijemur selama 8 jam (S1), dioven selama 1 jam pada suhu 90°C (S2), dan dioven selama 2 jam pada suhu 90°C (S3). Sampel jagung dipipil menggunakan mesin pemipil tipe spiral rotary, dan hasil pemipilan dianalisis berdasarkan efisiensi mesin, kualitas pemipilan, dan kerusakan biji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengurangan kadar air meningkatkan efisiensi mesin dan kualitas pemipilan, dengan kadar air 18.3% (S3) menghasilkan rata-rata efisiensi mesin tertinggi sebesar 85% dan pemipilan yang bersih, meskipun dengan sedikit kerusakan pada biji. Kadar air yang lebih tinggi, seperti pada S1 (24.4%), menghasilkan efisiensi mesin yang rendah dan banyak biji yang tertinggal pada tongkol. Penelitian ini menyarankan bahwa kadar air optimal untuk pemipilan jagung menggunakan mesin pemipil spiral rotary adalah sekitar 18–22%. Temuan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan efisiensi pemipilan jagung di industri pengolahan pakan ternak.