Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PEMBUATAN LILIN AROMA TERAPI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DBD DI DESA BOKORI KEC. SOROPIA KAB. KONAWE PROV. SULAWESI TENGGARA Sarinah, Sarinah; Raharjo, Sapto; Leomo, Sitti; Tunda, Amin; Indarsyih, Yusna; Tuheteru, Faisal Danu; Lestari, Lina; Fahrun, Ghery Safitra; Mukmin, Nur Azisyah
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.6050

Abstract

Upaya memerangi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terus mengancam kawasan desa pesisir membutuhkan pendidikan sanitasi, pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA), dan kesadaran tentang kebersihan lingkungan. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sejak dini agar masyarakat dapat menghadapi ancaman DBD dengan langkah-langkah pencegahan serta pengendalian. Desa Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe merupakan desa pesisir yang diidentifikasi sebagai lokasi yang dapat menjadi perindukan nyamuk aedes aegypti. Maka, pada pelaksanaan pengabdian ini dilakukan workshop pembuatan lilin aroma terapi berbahan baku daun sereh, penyebaran brosur dan pamflet, bakti sosial kebersihan lingkungan pemukiman, serta penaman toga. Produk utama yang dihasilkan adalah lilin aroma terapi yang memiliki legalitas dan berorientasi pada peningkatan pendapatan masyarakat. Aktivitas ini dapat membentuk kemandirian masyarakat dalam mengenal, mencegah, serta menemukan solusi terhadap kasus DBD pada wilayah pesisir. Selain itu, peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan dan pengendalian penyebaran kasus DBD merupakan bentuk dari keberdayaan masyarakat pesisi di Desa Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe.
Analisis pengembangan produk kue bagea menggunakan metode quality function deployment (QFD) Herdhiansyah, Dhian; Wahyuni, Andi Rini; Indarsyih, Yusna; asriani, Asriani; Sarinah, Sarinah; Asyik, Nur
AGROINTEK Vol 19, No 3 (2025)
Publisher : Agroindustrial Technology, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrointek.v19i3.22704

Abstract

The aim of the research is to analyze the development of bagea cake products using the Quality Function Deployment (QFD) method. The research subjects were the parties involved in the micro business of bagea cake products, determining the number of samples using the Bernoulli formula. as many as 73. Determining the research location was carried out purposively. The analysis method used is Quality Function Deployment (QFD). The results of the research show that the development of bagea cake products using the QFD method shows that from 33 attributes, 6 attributes were obtained which were prioritized to be developed in accordance with consumer desires and needs with the highest value for each type of attribute, respectively: (1) taste attribute the bagea cake flavored product offered has its own characteristics with a value of 6.781 (3.00%), (2) the product texture attribute, namely bagea cake has a maturity standard that is in accordance with the food standards expected by consumers with a value of 6.863 (3.03%) , (3) product aroma attribute, namely the delicious and appetizing aroma of bagea cake with a value of 6.720 (2.97%), (4) product packaging design attribute, namely registered with BPOM (Food and Drug Supervisory Agency) with a value of 9.297 (3.43%), (5) product price attribute, namely the price of each bagea cake, is very suitable for the portion served with a value of 6.822 (3.26%) and (6) product quality attribute, namely the bagea cake product served has a distinctive characteristic with a value of 6.945 (3.07%). Technical requirements or technical responses for bagea cake products to meet consumer desires and needs start from providing raw materials, dough making process, dough forming process, baking process, cooling process, packaging process, inclusion of bagea cake product information on the packaging and attractive packaging design.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PEMBUATAN LILIN AROMA TERAPI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DBD DI DESA BOKORI KEC. SOROPIA KAB. KONAWE PROV. SULAWESI TENGGARA Sarinah, Sarinah; Raharjo, Sapto; Leomo, Sitti; Tunda, Amin; Indarsyih, Yusna; Tuheteru, Faisal Danu; Lestari, Lina; Fahrun, Ghery Safitra; Mukmin, Nur Azisyah
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.6050

Abstract

Upaya memerangi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terus mengancam kawasan desa pesisir membutuhkan pendidikan sanitasi, pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA), dan kesadaran tentang kebersihan lingkungan. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sejak dini agar masyarakat dapat menghadapi ancaman DBD dengan langkah-langkah pencegahan serta pengendalian. Desa Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe merupakan desa pesisir yang diidentifikasi sebagai lokasi yang dapat menjadi perindukan nyamuk aedes aegypti. Maka, pada pelaksanaan pengabdian ini dilakukan workshop pembuatan lilin aroma terapi berbahan baku daun sereh, penyebaran brosur dan pamflet, bakti sosial kebersihan lingkungan pemukiman, serta penaman toga. Produk utama yang dihasilkan adalah lilin aroma terapi yang memiliki legalitas dan berorientasi pada peningkatan pendapatan masyarakat. Aktivitas ini dapat membentuk kemandirian masyarakat dalam mengenal, mencegah, serta menemukan solusi terhadap kasus DBD pada wilayah pesisir. Selain itu, peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan dan pengendalian penyebaran kasus DBD merupakan bentuk dari keberdayaan masyarakat pesisi di Desa Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Konsumen Terhadap Buah Durian Di Kota Kendari Meylan Saputri, Richa; Rosmawati, Rosmawati; Indarsyih, Yusna
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan konsumen terhadap buah durian di Kota Kendari. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen konsumen atau rumah tangga yang pernah membeli buah durian di Kecamatan Kendari Barat, Kecamatan Kambu, dan Kecamatan Baruga. Sampel dalam penelitian ini ditentukan secara quota sampling sebanyak 50 sampel. Teknik pengambilan sampel secara accidental sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian ini secara simultan atau berjalan sama-sama terhadap permintaan buah durian sedangkan uji parsial variabel harga durian harga durian kane (X2), harga durian montong (X3), pendapatan konsumen (X4), jumlah anggota keluarga (X5), tidak berpengaruh terhadap permintaan buah durian dan untuk variabel Harga durian lokal (X1), selera (D1) yang berpengaruh parsial terhadap pemintaan buah durian (Y).  
Sistem Pemasaran Produk Pertanian Beras Merah Melalui E-Commerce Di Desa Lawada Jaya Kecamatan Sawerigadi Kabupaten Muna Barat Suarnanta, Wayan; Bahari, Bahari; Indarsyih, Yusna
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menentukan implementasi e-commerce dalam sistem pemasaran beras merah, dan (2) Menentukan besarnya keuntungan yang diperoleh dari sistem pemasaran beras merah melalui e-commerce. Penelitian ini dilakukan di Desa Lawada Jaya, Kecamatan Sawerigadi, Kabupaten Muna Barat dari Maret 2023 hingga April 2023. Jumlah responden terdiri dari 2 pengusaha penggilingan padi dan 18 lembaga pemasaran, ditentukan dengan menggunakan metode Snowball Sampling. Penelitian ini menggunakan metode survei. Analisis data menggunakan analisis deskriptif implementasi e-commerce, saluran pemasaran, marjin pemasaran, dan keuntungan. Hasil penelitian ini mengungkapkan (1) Implementasi sistem e-commerce seperti Business to Business, Mobile Commerce, dan Online to Offline. (2) Marjin pemasaran untuk beras merah dari berbagai saluran pemasaran untuk Pabrik Penggilingan I adalah sebagai berikut: Saluran (1) Rp 900/kg, Saluran (2) Rp 400/kg, dan Saluran (3) Rp 1.133/kg. Untuk Pabrik Penggilingan II: Saluran (1) Rp 900/kg dan Saluran (2) Rp 966/kg. Keuntungan pemasaran untuk setiap saluran pemasaran untuk Pabrik Penggilingan I adalah sebagai berikut: (1) Dari petani ke penggilingan dan kemudian ke konsumen Rp 587,68/kg, (2) Dari penggilingan ke pedagang pengumpul dan kemudian ke konsumen Rp 282,29/kg, (3) Dari penggilingan ke pedagang pengumpul dan kemudian ke pengecer dan konsumen Rp 1.065/kg. Untuk Pabrik Penggilingan II: (1) Dari petani ke penggilingan dan kemudian ke konsumen dan saluran Rp 587,68/kg, (2) Dari penggilingan ke pengecer dan kemudian ke konsumen Rp 898,55/kg.
Analisis Kinerja Sektor Pertanian dalam Perekonomian Provinsi Sulawesi Tenggara Nurul Fitria, Azizah; Bafadal, Azhar; Indarsyih, Yusna
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1)Kinerja sektor pertanian dalam perekonomian Provinsi Sulawesi Tenggara (2)Perubahan kinerja sektor pertanian dalam perekonomian dalam Provinsi Sulawesi Tenggara (3)Faktor utama yang menentukan kinerja sektor pertanian dalam perekonomian Provinsi Sulawesi Tenggara.Metode analisis yang digunakan adalah Location Quotient, Dynamic Location Quotient (DLQ) dan Shift Share. Hasil penelitian yaitu 1) Analisis Location Quotient LQ,subsektor pertanian kinerja sebagai subsektor basis dari tahun 2016-2021 adalah subsektor perkebunan dan subsektor kehutanan,subsektor nonbasis adalah subsektor tanaman pangan, subsektor hortikultura, sub sektor peternakan,dan subsektor perikanan. 2)Analisis Dynamic Location Quotient (DLQ), subsektor pertanian memiliki perubahan kinerja yang diramalkan sebagai subsektor basis ialah subsektor perkebunan,subsektor peternakan, subsektor subsektor perikanan sedangkan nonbasis ialah subsektor tanaman pangan, subsektor hortikultura, dan subsektor kehutanan. 3) Analisis Shift Share, faktor dominan menentukan kinerja sektor pertanian adalah faktor lokasi. Faktor dominan menentukan kinerja subsektor tanaman pangan, subsektor hortikultura, subsektor perkebunan,subsektor peternakan, subsektor kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara adalah faktor struktur ekonomi sedangkan faktor dominan yang menentukan subsektor perikanan adalah faktor lokasi.
Strategi Pengembangan Asuransi Pertanian Menggunakan Pendekatan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) di Kabupaten Konawe Selatan Laloi, Jufiati; Saediman, Saediman; Indarsyih, Yusna
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.10267

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya informasi petani mengenai asuransi pertanian. Kepercayaan petani terhadap lahan padi yang belum tentu mengalami gagal panen Petani akhirnya menjadi enggan untuk membayar premi. Alasan-alasan tersebut menjadi penghambat petani untuk berpartisipasi dalam program asuransi pertanian. Tujuan penelitian (1) Untuk mengidentifikasi kriteria dan alternatif strategi dalam pengembangan asuransi pertanian di Kabupaten Konawe Selatan. (2) Mengetahui prioritas alternatif strategi yang perlu diterapkan dalam pengembangan asuransi pertanian di Kabupaten Konawe Selatan. Jumlah responden sebanyak 5 informan. Analisis data menggunakan analisis AHP (Analytical Hierarchy Process). Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pengembangan asuransi pertanian di Kabupaten Konawe Selatan Menempuh 6 strategi dengan tingkat prioritas sebagai berikut (i) dukungan kebijakan dan anggaran dari pemerintah daerah (ii) kerjasama dengan stakeholder (iii) peningkatan kesadaran (iv) penyediaan data dan teknologi (v) riset dan pengembangan (vi) penguatan kelembagaan petani. Melalui analisis AHP (Analytical Hierarchy Process) dapat diketahui bahwa strategi yang mendapat prioritas tertinggi dalam pengembangan asuransi pertanian adalah dukungan kebijakan dan anggaran dari pemerintah daerah Kabupaten Konawe Selatan.