Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

EXPERT SYSTEM APPLICATION FOR DIAGNOSING LEARNING DIFFICULTIES USING THE FORWARD CHAINING METHOD Arbainah, Arbainah; SARJAN, Muhammad; SALMAWATI, SALMAWATI
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 5, No 2 (2023): Peqguruang, Volume 5 Nomor 2 November 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i2.4176

Abstract

Kesulitan belajar adalah kondisi dimana seseorang mengalami kesulitan atau hambatan dalam memahami, mengingat, memproses, dan menggunakan informasi yang diperoleh dari proses belajar. Kesulitan belajar dapat terjadi pada berbagai tingkat pendidikan dan dapat berkaitan dengan berbagai faktor, seperti faktor psikologis, faktor lingkungan, faktor pendidikan, dan lain sebagainya. Dalam dunia pendidikan, kesulitan belajar dapat menghambat kemampuan siswa untuk menguasai materi pelajaran dan meraih prestasi akademik yang optimal. Oleh karena itu, diagnosa dan pengatasi kesulitan belajar perlu dilakukan untuk membantu siswa mengatasi hambatan yang dialaminya dalam proses belajar.Pengujian dilakukan dengan menguji sejumlah kasus di mana hasilnya menunjukkan bahwa sistem pakar yang dikembangkan dapat membantu proses diagnosa kesulitan belajar dengan tingkat keakuratan yang tinggi. Selain itu, sistem pakar ini juga dapat membantu guru dalam memberikan rekomendasi terkait dengan tindakan yang harus dilakukan untuk mengatasi kesulitan belajar yang dialami oleh siswa. 
Pendampingan Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab Melalui Media Gambar di MIN 4 Kota Palangka Raya Tyas, Tri Sandi Wahyuning; Ilmiani, Aulia Mustika; Arbainah, Arbainah
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/v9s7e328

Abstract

Pendampingan pembelajaran kosakata  bahasa arab melalui media gambar di MIN 4 Kota Palangka Raya salah satu upaya untuk mengenalkan dan memahamkan siswa kosakata baru, melibatkan kelas VI B sebagai subjek. Tujuannya adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan media gambr dalam proses pembelajaran kosakata Bahasa Arab. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) melalui terlaksananya Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Hasil penelitian menunjukkan media gambar secara signifikan mempermudah pengenalan, pemahaman kosakata dan memperkuat daya ingat siswa terhadap mteri yang telah disampaikan. Media gambar terbukti sebagai media pembelejaran yang efektif salam pembelajaran bahasa Arab di tingkat MI.
Public Information Transparency in the 2024 Election at the General Election Commission of East Kalimantan Province Arbainah, Arbainah; Habibi, Muhammad
PINISI Discretion Review Volume 8, Issue 1, September 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pdr.v8i1.70908

Abstract

Elections in Indonesia are mandated by Article 22E of the 1945 Constitution and regulated by Law No. 7 of 2017 on General Elections. Conducted directly, publicly, freely, secretly, honestly, and fairly, elections affirm that sovereignty rests with the people. The General Election Commission (KPU) of East Kalimantan, established in 2004, supports democracy by providing public access to election information through its office or the e-PPID system. This study examines public information disclosure in the 2024 election at KPU East Kalimantan, focusing on the implementation of Law No. 14 of 2008 on Public Information Disclosure and KPU Regulation No. 01 of 2015 on Public Information Management. Using a qualitative approach, it categorizes election information into periodic, immediate, continuous, and restricted data. Data analysis follows Miles and Huberman’s (1994) interactive model, covering data collection, reduction, presentation, and conclusion drawing. Findings indicate that KPU East Kalimantan, through the Information and Documentation Management Officer (PPID), ensures transparent and accountable election information dissemination via liaison officers from each Secretariat Sub-Section. While further assessment is needed, KPU East Kalimantan remains committed to providing clear and accessible information to the public.
Penyuluhan Kesehatan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Di Puskesmas Haur Gading Lestari, Yayuk Puji; Arbainah, Arbainah; Astuti, Erma Yuli; Hasni, Juniarti; Rochaida, Try; Hartati, Yeni
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 2 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i2.642

Abstract

Pendahuluan: Tanda-tanda bahaya kehamilan adalah indikasi risiko yang mungkin terjadi selama kehamilan atau masa antenatal, yang perlu segera ditangani untuk mencegah akibat yang serius. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang identifikasi tanda-tanda bahaya selama kehamilan. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan dengan memberikan penyuluhan melalui leaflet kepada ibu hamil. Kegiatan tersebut berlangsung di Puskesmas Haur Gading Kabupaten Hulu Sungai Utara. Materi yang disampaikan mencakup informasi mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan. Hasil: Hasil dari kegiatan pengabdian yaitu para ibu hamil menjadi lebih mengerti tentang tanda bahaya pada kehamilan. Simpulan: Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu para ibu hamil jadi lebih peduli terhadap kesehatannya.
Proses Administrasi Pendaftaran, Penerbitan dan Penyerahan Sertifikat Pengganti Kantor Pertanahan Kota Samarinda Arbainah, Arbainah; Habibi, Muhammad; Wibowo, Mohammad Fadhil
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8757

Abstract

Meningkatnya kebutuhan atas tanah bagi kepentingan masyarakat dan pembangunan, sedangkan tanah yang ada di Indonesia tidak bertambah, maka ditetapkan adanya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar-Dasar Pokok Agraria dan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Pendaftaran Tanah. Berdasarkan hasil sensus penduduk yang diadakan Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur pada Tahun 2022, diketahui Jumlah bidang tanah yang ada di Kota Samarinda mencapai 238.484 dengan jumlah terdaftar mencapai 153.559 dan yang belum terdaftar sebanyak 84.925. Permasalahan sertipikat tanah seperti rusaknya Sertifikat yang tidak disengaja akibat bencana alam (banjir atau kebakaran) ataupun kerusakan kertas yang termakan usia (blangko lama) maupun karena rusak robek karena kecerobohan, yang menyebabkan tidak bisa terpakainya Sertifikat tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Analisis data menggunakan Analisis Data Model Interaktif dari Miles, Huberman, dan Saldana 2014 yakni (1) Data Condensation (kondensasi data), (2) Data Display (tampilan atau sajian data), dan (3) Drawing and Verifying Conclusions (menggambarkan dan memverifikasi penarikan simpulan).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses Administrasi Pendaftaran, Penerbitan, dan Penyerahan Sertipikat Pengganti di Kantor Pertanahan Kota Samarinda dilaksanakan dengan tahapan meliputi: (1) Pendaftaran SKPT, (2) Peninjauan Lapangan, (3) Daftar Sertipikat Pengganti pada Loket Pelayanan, (4) Pengambilan Sumpah, (5) Pengumuman Informasi pada Media Massa, (6) Penerbitan Sertipikat Pengganti dan (7) Penyerahan Sertipikat Pengganti. Faktor penghambat, meliputi (1) adanya penumpukan berkas setiap tahunnya, dan menjadi hutang pada tahun berikutnya. (2) Sering sekali dokumen pemohon penerbitan sertipikat pengganti tidak lengkap, sehingga menyulitkan penerbitan sertipikat pengganti yang dimohonkan tersebut. (3) Penerbitan sertipikat pengganti hak atas tanah terkadang lama, dikarenakan pengambilan sumpah tidak terjadwal dengan jelas. (4) Pemohon sering tidak menerima informasi dari Kantor Pertanahan Kota Samarinda karena kurangnya inisiatif dari masyarakat sebagai pemohon untuk langsung datang ke Kantor Pertanahan Kota Samarinda.
Pengembangan Destinasi Wsata Taman Sungai Dumaring (TSD) Desa Dumaring Kecamatan Talisayan Kabupaten Berau Habibi, Muhammad; Arbainah, Arbainah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13563

Abstract

Taman Sungai Dumaring (TSD) dengan Panjang 24698,7 Meter. TSD mulai Soft Launching Desember 2020, dikelola oleh warga desa, dalam konteks kehutanan, Pengelola TSD disebut Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS). Dalam Konteks Pariwisata, Pengelola TSD disebut Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dibawah binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau, sebagai destinasi unggulan Desa Dumaring, karena berkarakter petualangan alam yang ramah keluarga. Penelitian bertujuan untuk menjelaskan Pengembangan Destinasi Wsata Taman Sungai Dumaring (TSD) Desa Dumaring. Dengan analisis data menggunakan analisis model interaktif dari Miles dan Huberman, dengan sumber data primer dan sekunder, dan peneliti berperan sebagai instrumen utama penelitian. Akses di wilayah Kabupaten Berau terdiri jalur udara, darat, sungai dan laut. Akses di Desa Dumaring tersedia hanya jalur darat, padahal adanya pantai dan sungai, tentunya juga harus adanya layanan pelabuhan atau dermaga. Fasilitas menjadi sajian pelengkap, seperti terdapat gazebo, villa, cottage, taman berkemah, kafe, toilet, panggung hiburan dan fasilitas pendukung lainnya. Masa kini lumrah membangun kolaborasi dengan biro wisata atau travel agent, sehingga destinasi wisata tersebut menjadi lebih dikenal, dan akan berdampak pada peningkatan PADes. Salah satu kegiatan yang sering dilakukan adalah outbound dan gathering. Keduanya adalah kegiatan yang lazim adanya pada suatu destinasi wisata alam. Meskipun demikian, perlu bagi pengelola TSD untuk membuat ide inovasi baik dalam bentuk aktivitas wisata ataupu aktivitas lain yang didukung oleh potensi dilingkungan TSD dan fasilitas yang telah ada, atau menambah fasilitas sesuai kebutuhan. Misalnya Gerakan pembersihan Sungai atau Gerakan turut menanam tanaman yang mampu mencegah abrasi dan mampu menjaga keindahan serta kualitas tanah, sungai dan bebatuan dengan pelibatan warga sekitar dan wisatawan yang dipublikasikan melalui berbagai media. Upaya pengembangan TSD sebagai destinasi wisata unggulan, khususnya di wilayah Kecamatan Talisayan perlu didukung dengan adanya Kerjasama kepada stakeholders yang berkaitan dengan kepariwisataan, Kesehatan dan keselamatan untuk keamanan dan kenyamanan wisatawan.