Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : AdBispreneur

PENGARUH VARIABEL MAKROEKONOMI DAN COVID-19 TERHADAP VOLATILITAS RETURN SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE MARET 2017 – APRIL 2023 Fordian, Dian; Alexandri, Mohammad Benny; Suryanto, Suryanto; Kusairi, Suhal
Adbispreneur Vol 9, No 1 (2024): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v9i1.50743

Abstract

Volatility in the form of fluctuations in the returns of a security or portfolio in a certain period predicts risk. Volatility prediction has an essential influence on investment decision-making. This study aims to determine and study the impact of macroeconomic variables and COVID-19 on the volatility of stock returns on the Indonesia Stock Exchange (IDX). This study used a quantitative approach. The data used is monthly data from January 2017 to April 2023. The data analysis method uses multiple linear regression. Macroeconomic variables, namely interest rates, exchange rates, inflation, and Covid-19, together affect the volatility of stock returns on the IDX. Partially, inflation and interest rates have a negative and significant effect on the volatility of stock returns on the IDX. Exchange rates have a positive and significant impact on stock return volatility. The COVID-19 coefficient has a negative and significant effect, meaning that, on average, there is a difference in stock return volatility before and after COVID-19, where stock return volatility after COVID-19 is lower than before.Volatilitas  berupa fluktuasi  dari  return– return  suatu sekuritas atau portofolio dalam suatu periode tertentu memprediksi risiko. Prediksi volatilitas memiliki pengaruh yang penting dalam pengambilan keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh variabel makroekonomi dan COVID-19 terhadap volatilitas return saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan berupa data bulanan dari Januari 2017 hingga April 2023. Metode analisis data menggunakan regresi linier berganda. Variabel makro ekonomi yaitu tingkat bunga, nilai tukar, inflasi, Covid-19 secara bersama sama mempengaruhi volatilitas return saham di BEI. Secara parsial inflasi dan tingkat bunga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap volatilitas return saham di BEI. Nilai tukar berpengaruh positif dan signifikan terhadap volatilitas return saham. Koefisien Covid-19 berpengaruh negatif dan signifikan, berarti secara rerata terdapat perbedaan volatilitas return saham sebelum dan setelah Covid-19, di mana volatilitas return saham setelah Covid-19 lebih rendah dibandingkan sebelum.
KETERIKATAN KOMUNITAS DALAM SEBUAH BISNIS KOMUNITAS: STUDI KASUS MENGENAI KOMUNITAS PERTANIAN JATINANGOR URBAN FARMING DAN FORUM KOMUNIKASI GUNUNG GEULIS Muttaqin, Zaenal; Gunawan, Wahyu; Sukoco, Iwan; Kusairi, Suhal
Adbispreneur Vol 9, No 1 (2024): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v9i1.53092

Abstract

Why would someone join a community business? This article aims to explain the existence of community businesses in agriculture in Jatinangor and the attachment of farmers in Jatinangor to the agricultural community business. The concepts used are community business and sense of community. The method used is a qualitative case study. This article finds that Jatinangor Urban Farming (JUF) and Gunung Geulis Communication Forum (FKGG) are community businesses engaged in agriculture in Jatinangor. With distinctive characteristics, farmers who join JUF and FKGG have community attachments based on four things: membership bonds, influence from the community, unity, and fulfillment of common needs, and mutual emotional relationships.Mengapa seseorang bergabung dalam sebuah bisnis komunitas ? Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan eksistensi bisnis komunitas dalam bidang pertanian di Jatinangor dan keterikatan para petani di Jatinangor ke dalam bisnis komunitas pertanian tersebut. Konsep yang dipergunakan adalah bisnis komunitas dan keterikatan komunitas. Metode yang dipergunakan adalah kualitatif studi kasus. Artikel ini menemukan bahwa Jatinangor Urban Farming (JUF) dan Forum Komunikasi Gunung Geulis (FKGG) merupakan bisnis komunitas yang bergerak dalam bidang pertanian di Jatinangor. Dengan karakteristik yang khas, para petani yang bergabung dengan JUF dan FKGG memiliki keterikatan komunitas berdasarkan empat hal, yakni: ikatan keanggotaan, pengaruh dari komunitas, adanya penyatuan dan pemenuhan kebutuhan bersama, serta adanya hubungan emosional bersama.