Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Leverage, Dan Likuiditas Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) Anisa Putriana Lestari; Indah Permata Dewi
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i1.9926

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan, leverage, dan likuiditas terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Data sekunder dikumpulkan dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan, dianalisis secara kuantitatif asosiatif menggunakan regresi linier berganda. Variabel penelitian meliputi profitabilitas (ROA), ukuran perusahaan (Ln Total Aset), leverage (DER), likuiditas (CR), dan pengungkapan CSR berdasarkan pedoman GRI (CSRDI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya ukuran perusahaan yang berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan CSR, sedangkan profitabilitas, leverage, dan likuiditas tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa semakin besar perusahaan, semakin luas pengungkapan CSR yang dilakukan, sedangkan faktor laba, utang, dan kemampuan memenuhi kewajiban jangka pendek bukan penentu utama. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada sampel dan periode yang terbatas sehingga hasil belum dapat digeneralisasikan. Penelitian selanjutnya dianjurkan menambahkan variabel lain seperti tata kelola perusahaan dan tekanan stakeholder eksternal, serta perusahaan diharapkan meningkatkan kualitas pengungkapan CSR untuk memperkuat transparansi dan citra positif.
PENINGKATAN KOMPETENSI TATA KELOLA KEUANGAN PADA KARYAWAN DISTRIBUTOR AIR MINUM DALAM KEMASAN KOTA SURAKARTA Indah Permata Dewi; Laila Oshiana Fitria A'zizah; Candra Kusuma Wardana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26434

Abstract

Abstrak: Tata kelola keuangan merupakan hal yang penting bagi pelaku usaha, terutama dalam hal penyusunan laporan keuangan guna memastikan keakuratan dan keandalan pelapooran keuangannya. Sayangnya, masih terdapat banyak pelaku usaha yang belum mampu membuat laporan keuangan, terlebih seusai dengan standar EMKM. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kapasitas hardskill pelaku usaha untuk menghasilkan laporan keuangan yang akurat. Mitra tim pengabdian adalah karyawan distributor Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang dengan merek dangan AirMU yang terletak di Desa Pajang, Kota Surakarta yang berjumlah dua orang. Pelaksanaan pengabdian ini melibatkan dosen dan mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Metode pengabdian mencakup tiga tahapan, yaitu: (1) tahap observasi identifikasi masalah; (2) tahap pelatihan dan pemberian materi; dan (3) tahap pendampingan. Evaluasi dilakukan melalui diskusi saat pendampingan serta memberikan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pemahaman peserta terkait pencatatan dan pelaporan keuangan meningkat secara signifikan sebesar 52,78%. Selain itu, mitra juga telah mampu membuat catatan transaksi dan pelaporan keuangan seusai standar EMKM.Abstract: Financial governance is important for business actors, especially in terms of preparing financial reports to ensure the accuracy and reliability of their financial reports. Unfortunately, there are still many business actors who have not been able to make financial reports, especially in accordance with EMKM standards. The purpose of this community service activity is to increase the hardskill capacity of business actors to produce accurate financial reports. The service team partner is a bottled drinking water (AMDK) distributor with the AirMU brand located in Pajang Village, Surakarta City. The implementation of this service involved lecturers and students from Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). The service method includes three stages, namely: (1) problem identification observation stage; (2) training and material provision stage; and (3) mentoring stage. Evaluation was carried out through discussions during mentoring and providing pre-test and post-test questionnaires. The evaluation results showed that the participants' understanding of financial recording and reporting increased significantly by 55%. In addition, partners have also been able to make transaction records and financial reporting in accordance with EMKM standards.
PENGARUH PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN (CSR), UKURAN PERUSAHAAN, DEWAN KOMISARIS, DAN LEVERAGE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN Desillia Fitrianti; Indah Permata Dewi
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 4 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/c7gfd722

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tanggung jawab sosial perusahaan, ukuran perusahaan, dewan komisaris, dan leverage terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor food & beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh 20 perusahaan sesuai kriteria yang ditetapkan, sehingga total sampel penelitian selama tiga tahun berjumlah 60 data. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, tanggung jawab sosial perusahaan, ukuran perusahaan, dewan komisaris, dan leverage berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Namun secara parsial, hanya leverage yang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Sementara itu, tanggung jawab sosial perusahaan, ukuran perusahaan, dan dewan komisaris tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,249 menunjukkan bahwa keempat variabel independen mampu menjelaskan 24,9% variasi kinerja keuangan, sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian ini.
PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN, PERTUMBUHAN PENJUALAN, UKURAN PERUSAHAAN, DAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL TERHADAP HARGA SAHAM Talytha Nabila Atviantie; Indah Permata Dewi
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 4 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/62p2q597

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan dividen, pertumbuhan penjualan, ukuran perusahaan, dan kepemilikan manajerial terhadap harga saham pada perusahaan sektor food and beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh 27 perusahaan yang memenuhi kriteria, sehingga total sampel penelitian selama empat tahun berjumlah 108 data. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, kebijakan dividen, pertumbuhan penjualan, ukuran perusahaan, dan kepemilikan manajerial berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Namun secara parsial, hanya ukuran perusahaan yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Sementara itu, kebijakan dividen dan pertumbuhan penjualan berpengaruh positif namun tidak signifikan, sedangkan kepemilikan manajerial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap harga saham. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,254 menunjukkan bahwa keempat variabel independen mampu menjelaskan 25,4% variasi harga saham, sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian ini.