Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Persahabatan Lawan Jenis Terhadap Preferensi Perilaku Wanita Dewasa Awal Dalam Perspektif Konstruksi Sosial Taboen, Aprianus Paskalius; Nahak, Imelda; Mite, Petrus Selestinus; Manafe, Jacklin Stefany
Sosioglobal Vol 10, No 1 (2025): Sosioglobal: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi
Publisher : Department of Sociology, Faculty of Social and Political Science, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsg.v10i1.66806

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana persahabatan lawan jenis membentuk pemaknaan dan preferensi perilaku perempuan dewasa awal melalui proses konstruksi sosial. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis, penelitian ini melibatkan enam perempuan berusia 20–30 tahun dari Pontianak, Jakarta, dan Kupang yang memiliki pengalaman persahabatan intens dengan sahabat pria. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta telaah interaksi digital, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik Braun dan Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi lintas gender menjadi arena terbentuknya pola pikir yang lebih rasional, peningkatan kemandirian dalam pengambilan keputusan, dan penyesuaian gaya komunikasi yang lebih lugas. Proses resosialisasi nilai tampak ketika perempuan mengadopsi pola berpikir sistematis, strategi komunikasi terstruktur, dan memperoleh pemahaman baru mengenai dinamika relasi romantis. Namun, temuan juga mengungkap keberlanjutan tekanan sosial melalui norma yang mengaitkan kedekatan pria–wanita dengan potensi romansa, termasuk tantangan yang muncul pada ruang digital berupa ambiguitas relasi dan perubahan batasan interaksi. Secara keseluruhan, pemaknaan dan preferensi perilaku perempuan dalam persahabatan lawan jenis merupakan hasil interaksi dialektis antara struktur sosial, norma gender, dan agensi individu. Temuan ini memperkaya literatur sosiologi hubungan sosial terkait rekonstruksi makna gender dalam konteks persahabatan heterosocial.Kata kunci: Persahabatan Lawan Jenis, Konstruksi Sosial, Wanita Dewasa Awal, Interaksi Lintas Gender ABSTRACT This study examines how cross-gender friendships shape the meaning-making processes and behavioral preferences of early adult women through social construction. Using a qualitative phenomenological design, the research involved six women aged 20–30 from Pontianak, Jakarta, and Kupang who had intensive cross-gender friendship experiences. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and analysis of digital interactions, and were analyzed using Braun and Clarke’s thematic analysis. The findings reveal that cross-gender interactions function as a site where more rational thinking patterns, greater independence in decision-making, and more direct communication styles are formed. A process of value resocialization occurs as women adopt systematic modes of reasoning, structured communication strategies, and new understandings of romantic relationship dynamics. However, the study also identifies persistent social pressures stemming from norms that associate male–female closeness with potential romantic involvement, alongside emerging challenges in digital spaces such as relational ambiguity and shifting interaction boundaries. Overall, women’s meaning-making and behavioral preferences in cross-gender friendships are shaped through dialectical interactions among social structures, gender norms, and individual agency. These findings contribute to sociological scholarship by illuminating the reconstruction of gender meanings within heterosocial friendship contexts.Keywords: Cross-Gender Friendship, Social Construction, Early Adult Women, Heterosocial Interaction   
Analisis Sosiologi Konflik Akibat Kasus Keracunan Program Makan Bergizi Gratis: Antara Kebijakan dan Keselamatan Sede, Roswita; Waso, Ansellalu; Sunbanu, Cince; Talonggoe, Dian; Jehamat, Lasarus; Nahak, Imelda; Mite, Petrus Sales
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Desember 2025
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v5i2.7927

Abstract

Penelitian ini menelaah konflik sosial yang muncul setelah kasus keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memusatkan perhatian pada pengalaman orang tua siswa serta respons institusi melalui wawancara, analisis pemberitaan, dan studi dokumen. Temuan menunjukkan adanya implementation gap yang dipicu oleh lemahnya pengawasan keamanan pangan, proses pemeriksaan laboratorium yang tidak transparan, serta praktik pengadaan yang rentan penyimpangan sehingga memperburuk ketegangan antara orang tua, sekolah, dan pemerintah. Studi ini menegaskan pentingnya peningkatan akuntabilitas, transparansi informasi, partisipasi publik, serta reformasi tata kelola pelaksanaan program untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat dan memastikan keselamatan siswa. This study explores the social conflict that emerged following the food-poisoning incident in the Free Nutritious Meal Program (MBG), focusing on parents’ experiences and institutional responses through interviews, media content analysis, and document review. The findings reveal a clear implementation gap driven by inadequate food-safety monitoring, non-transparent laboratory reporting, and procurement practices vulnerable to irregularities, all of which intensified tensions among parents, schools, and government actors. The study highlights the need for stronger accountability, transparent information flow, public participation, and governance reforms to restore community trust and ensure student safety.
Dinamika Interaksi Sosial, Persaingan Ruang, dan Adaptasi Digital UMKM di CFD El Tari Kupang Chetryn Malelak, Ajeng; Fangidae, Yuliati; Telik, Yovita Febiana; Afriano, Blasius; Jehamat, Lasarus; Nahak, Imelda; Mite, Petrus Salestinus
Journal of Entrepreneurship and Strategic Management Vol. 4 No. 02 (2025): Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jesm.v4i02.628

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika interaksi sosial, persaingan ruang, dan adaptasi digital pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada kegiatan Car Free Day (CFD) El Tari Kupang sebagai ruang publik yang berfungsi sebagai arena ekonomi dan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam dan observasi terhadap empat pelaku UMKM yang aktif berjualan di CFD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antar pelaku UMKM berlangsung secara situasional dan fungsional, yakni meskipun berada dalam ruang yang kompetitif, mereka tetap menjaga komunikasi, etika sosial, dan solidaritas sederhana. Interaksi pelaku UMKM dengan konsumen menunjukkan adanya dinamika pelayanan terutama ketika kondisi ramai, di mana kesalahpahaman terkait antrian dan waktu pelayanan kerap muncul, namun dapat dikelola melalui komunikasi interpersonal yang baik. Di sisi lain, persaingan ruang menjadi tantangan utama akibat tidak adanya penataan lapak yang terstruktur sehingga lokasi strategis banyak diperebutkan dan memicu sensitivitas antar pelaku usaha. Penelitian ini juga mendapati bahwa digitalisasi melalui pemanfaatan media sosial (TikTok, Instagram, Facebook, WhatsApp) serta sistem pembayaran QRIS telah menjadi strategi penting bagi UMKM dalam mempromosikan produk, memperluas jangkauan pasar, mempercepat transaksi, dan meningkatkan tata kelola keuangan. Temuan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan UMKM di CFD ditentukan oleh kemampuan mengintegrasikan interaksi sosial, navigasi terhadap dinamika ruang, dan pemanfaatan teknologi digital secara bersamaan. Kajian ini berkontribusi pada pengembangan strategi pemberdayaan UMKM berbasis digital dan pengelolaan ruang publik yang lebih efektif.
Analisis Efektivitas OSS terhadap Aksesibilitas, Legalitas, dan Daya Saing UMKM di SABOAK Kota Kupang Fuah, Rakhel Gabriela; Doren, Gabriela Mariana Barek; Neken, Lilis Verlin Chandraning; Tumur, Avensius; Jehamat, Lasarus; Nahak, Imelda; Khairunnisa
Journal of Entrepreneurship and Strategic Management Vol. 4 No. 02 (2025): Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jesm.v4i02.631

Abstract

Sistem Online Single Submission (OSS) dirancang untuk memudahkan perizinan UMKM, tetapi adopsinya di pasar informal masih terhambat. Penelitian ini menganalisis bagaimana aksesibilitas OSS, kapital sosial, dan legalitas usaha berdampak pada daya saing UMKM informal. Mengidentifikasi research gap studi tentang OSS di pasar informal daerah tertinggal masih sangat langka, demikian pula penelitian yang mengintegrasikan aksesibilitas, legalitas, dan daya saing dalam satu kerangka analitik berbasis teori sosial. Menggunakan Teori Kapital Sosial Bourdieu sebagai lensa analitis, penelitian kualitatif deskriptif melibatkan lima UMKM di Sunday Market SABOAK Kota Kupang melalui wawancara mendalam (18 jam), observasi partisipatif, dan dokumentasi, dianalisis dengan prosedur tematik Braun & Clarke terintegrasi teori. Hasil menunjukkan aksesibilitas OSS ditentukan oleh kombinasi literasi digital, infrastruktur internet, dan krusial dukungan pendampingan lokal; kapital sosial (panitia SABOAK) berfungsi sebagai mediator yang menurunkan hambatan adopsi legalitas meningkatkan kredibilitas tetapi daya saing tetap bergantung pada faktor tradisional (kualitas produk, harga, pelayanan). Teoritis, penelitian ini menunjukkan kapital sosial lebih determinan daripada asumsi teknodeterminisme dalam menjelaskan adopsi teknologi digital di pasar informal. Praktis, merekomendasikan penguatan pendampingan lokal berbahasa, penyediaan infrastruktur digital publik, dan integrasi status legalitas dalam strategi pemasaran komunitas.