Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Refleksi Cinderella Complex pada diri tokoh perempuan dalam Novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer Hargita, Bhramastya Sandy; Nurhadi
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v9i1.23757

Abstract

Salah satu persoalan psikologis yang dialami oleh perempuan adalah Cinderella Complex. Persoalan psikologis ini bisa dialami oleh perempuan dari berbagai latar belakang. Bahasan akan hal ini juga tersemat dalam novel Bumi Manusia. Berkenaan dengan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan bentuk, penyebab, dan upaya melepaskan diri dari Cinderella Complex yang dilakukan oleh tokoh perempuan dalam novel Bumi Manusia. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kritik sastra feminis dan psikoanalisis. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca-catat. Kesahihan data dalam penelitian ini didasarkan pada kesahihan semantik dengan cara pembacaan secara mendalam dan berulang-ulang (intrarater) terhadap sumber data penelitian. Hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, bentuk Cinderella Complex ketakutan akan kemandirian dialami oleh tokoh Annelies Mellema yang dipresentasikan melalui varian/wujud pola perilakunya yaitu (1) mendambakan pasangan yang bisa melindungi, mengayomi, dan membahagiakan, (2) memiliki keinginan untuk selalu diperhatikan, dan (3) merasa cemas hidup sendiri serta takut akan ditinggal pasangan. Kedua, penyebab Cinderella Complex yang dialami oleh Annelies Mellema adalah (1) pola asuh orang tua yang teramat melindungi sekaligus mengintervensi kehidupan anak dan (2) belum memiliki kematangan kepribadian yang utuh. Terakhir, upaya yang melepaskan diri dari Cinderella Complex yang dilakukan oleh Annelies adalah mengidentifikasi diri sendiri terhadap posisi dan potensi diri yang dimiliki. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diketahui bahwa ketakutan akan kemandirian yang dialami oleh Annelies Mellema begitu majemuk serta Annelies Mellema tidak berhasil melepaskan kecenderungan tersebut.
Belajar Huruf dengan Augmented Reality di TK Islam Siti Fatimah Palembang Juniarti, Revie; Andri, RM Chairil; Hargita, Bhramastya Sandy; Tuti, Resti Ries; Wahyuni, Sri; Oktaviati, Risna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 3 (2025): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i3.2318

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran inovatif berbasis Augmented Reality (AR) untuk meningkatkan kemampuan literasi pengenalan huruf pada anak usia dini di TK Islam Siti Fatimah Palembang. Metode yang digunakan dalam pengembangan ini meliputi analisis kebutuhan, perancangan konsep media AR, pengembangan aplikasi, dan uji coba skala kecil terhadap anak-anak. Media AR yang dikembangkan menyajikan visualisasi huruf yang interaktif dan menarik melalui perangkat seluler, memungkinkan anak-anak belajar sambil bermain. Hasil uji coba awal menunjukkan respon positif dan peningkatan minat belajar pada anak-anak. Diharapkan, media AR ini dapat menjadi alternatif yang efektif dan menyenangkan dalam menstimulasi kemampuan literasi awal anak usia dini
Fear of independence: A psychoanalytic approach to the main female character’s longing for love in Cantik Itu Luka Hargita, Bhramastya Sandy; Nurhadi, Nurhadi; Roding, Aesoh
Diksi Vol. 34 No. 1: DIKSI (MARCH 2026)
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diksi.v34i1.67284

Abstract

One of the psychological issues often experienced by women is a fear of independence. This issue can affect women from diverse backgrounds and is reflected in the novel Cantik Itu Luka. This study aims to explain the variations, causes, and coping efforts related to women's fear of independence as depicted in the novel. The research employs a psychoanalytic approach. Data were collected through close reading and detailed note-taking. The validity of the data was ensured through semantic validity using intrarater techniques involving repeated and careful readings. The findings reveal three key variations of fear of independence experienced by the character Si Cantik: (1) yearning for a partner who can provide protection, care, and happiness, (2) a desire to always be looked after, and (3) anxiety about living alone and being abandoned by a partner. The causes of this fear are: (1) overprotective parenting that excessively interferes in a child’s life, and (2) a negative self-concept related to physical appearance. Despite these tendencies, Si Cantik eventually overcomes her fear through: (1) recognizing her inner strength and potential, and (2) learning to respect herself while accepting her weaknesses.