Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Pembelajaran Berbantuan Aplikasi Geogebra Terhadap Hasil Belajar Siswa di Kelas VIII SMP Kemala Bhayangkari I Medan Awaludin Fitra; Martua Sitorus
Jurnal Media Informatika Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Media Informatika
Publisher : Jurnal Media Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v2i2.694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang diajar dengan Pembelajaran berbantuan aplikasi GeoGebra dan Pembelajaran Konvensional pada pokok bahasan Sistem Persamaan Linier Dua Variabel di kelas VIII SMP Kemala Bhayangkari 1 Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMP Kemala Bhayangkari 1 Medan terdiri dari 2 kelas. Teknik Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara random sampling dari 2 kelas yang ada, artinya setiap kelas mempunyai peluang yang sama untuk dijadikan sampel. Sedangkan sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu kelas VIIIA dan VIIIB. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu, dimana dari dua kelas yang dipilih sebagai sampel yaitu kelas VIIIA sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIIB sebagai kontrol. Dari hasil perhitungan skor rata-rata untuk kedua kelas diperoleh sebagai berikut: pada kelas eksperimen, pada hasil tes awal diperoleh = 39,67, SD1 = 11,97 pada tes akhir diperoleh = 80,42, SD1 = 13,27. Maka terjadi peningkatan hasil belajar menjadi 40,75. Pada kelas kontrol, pada hasil tes awal diperoleh = 50,83, SD2 = 11,76 dan pada tes akhir diperoleh = 67,29, SD2 = 13,49. Maka terjadi peningkatan hasil belajar menjadi 16,46. Dari perhitungan skor rata-rata kedua kelas terlihat jelas bahwa terjadi peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol. Maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbantuan GeoGebra lebih tinggi dari hasil belajar siswa yang diajar dengan Pembelajaran Konvensional. Dari hasil analisis statistik dengan uji t yang telah dilakukan terhadap kedua kelas maka diperoleh hasil dengan taraf signifikan α = 0,05 diperoleh thitung = 3,700. Selanjutnya thitung dikonsultasikan dengan ttabel dengan dk = 46 diperoleh ttabel = 1,679 ternyata thitung > ttabel hal ini berarti H0 ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa dari hasil perhitungan tersebut dapat diketahui adanya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang diajar dengan Pembelajaran berbantuan Aplikasi GeoGebra dan pembelajaran Konvensional pada pokok bahasan Sistem Persamaan Linier Dua Variabel di kelas VIII SMP Kemala Bhayangkari 1 Medan.
Analisis Kesulitan Pembelajaran Daring dengan Google Classroom dan Zoom Terhadap Hasil Belajar Awaludin Fitra
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v8i1.14964

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain kelompok membandingkan, menganalisis kesulitan dalam pembelajaran online, serta meninjau berbagai artikel sumber literatur. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas eksperimen I yaitu kelas 3/TI/A2/02 yang berjumlah 22 orang, dan kelas eksperimen II yaitu kelas 3/TI/B/02 yang berjumlah 23 orang. Hasil analisis statistik dengan uji-t menghasilkan P Value sebesar 0,00156, dengan taraf signifikansi 0,05. H0 ditolak karena P Value lebih kecil dari 0,005, tetapi Ha diterima karena P Value lebih besar dari 0,005. Terakhir, terdapat perbedaan hasil pembelajaran online dengan Google Classroom dan Zoom yang berbantuan video dengan pembelajaran online dengan Google Classroom dan Zoom. Rata-rata hasil belajar online yang diperoleh dari Google Classroom dan Zoom  yang berbantuan Video lebih tinggi dibandingkan yang diperoleh dari Pembelajaran online dengan Google Classroom dan Zoom. Mahasiswa memaparkan kesulitan-kesulitan berikut selama proses pembelajaran online: kepemilikan kuota internet yang terbatas menjadi penghambat pembelajaran online sebesar 67%, gangguan jaringan internet sebesar 18%, dan terjadinya pemadaman listrik saat pembelajaran online terjadi adalah 15%. This type of research is a quasi-experimental research with the design of comparing groups, analyzing difficulties and analyzing difficulties in online learning as well as reviewing various literature source articles. The subjects in this study were the experimental class I, namely class 3/TI/A2/02 consisting of 22 people and the experimental class II, namely 3/TI/B/02 consisting of 23 people. From the results of statistical analysis with t-test obtained P Value = 0.00156, with a significant level = 0.05. Because the P Value is less than 0.005, then H0 is rejected and Ha is accepted. In conclusion, there are differences in the results of online learning with Google Classroom and Video-assisted Zoom with online learning with Google Classroom and Zoom. the average online learning results obtained that online learning with Google Classroom and Video-assisted Zoom is higher than online learning with Google Classroom and Zoom. The difficulties experienced by students during the online learning process are: Limited ownership of internet quota is an obstacle in online learning by 67%, internet network disturbances by 18%, and the occurrence of power outages or blackouts when online learning takes place by 15%. using video is 3.77 (good) material aspects, compatibility aspects 3.59 (good), complexity 3.38 (sufficient), triability aspects 3.51 (good) and usefulness aspects 3, 6 (good). With this video-based learning an effort to provide material in the form of video tutorials practicing data analysis with Spss in statistics courses.Â