Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengelompokan Optimal Kabupaten dan Kota Rawan Kriminalitas di Jawa Timur dengan Metode Analisis Kluster Terbaik Mardianto, M. Fariz Fadillah; Kuzairi, Kuzairi; Yulianto, Tony; Amalia, Rica; Faisol, Faisol
Zeta - Math Journal Vol 1 No 1 (2015): Mei
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7821.667 KB) | DOI: 10.31102/zeta.2015.1.1.22-29

Abstract

Kriminalitas adalah kejadian melanggar hukum yang menganggu keamanan di suatu wilayah. Tingginya tingkat kriminalitas dapat menghambat mobilitas masyarakat dan investor. Kegiatan perekonomian, perdagangan, dan pendidikan dapat terganggu di suatu daerah yang dikategorikan sebagai daerah rawan jika keamanan tidak dijamin. Akhir-akhir ini isu kriminalitas menjadi topik yang menarik di Jawa Timur. Jawa Timur dengan luas wilayah yang besar, jumlah penduduk yang banyak dan beragam, serta pembangunan yang pesat memiliki probabilitas tinggi dalam hal kriminalitas. Pengelompokan daerah rawan kriminalitas perlu dilakukan. Dalam penelitian ini pengelompokan daerah rawan kriminalitas dilakukan dengan metode analisis kluster hierarki diantaranya single linkage, complete linkage, average linkage, dan metode ward, serta analisis kluster non hierarki dengan menggunakan metode k-means. Jumlah kluster optimal untuk tiap metode ditentukan dengan statistik Pseudo-F terbesar. Setelah mendaapatkan jumlah kluster optimal dengan Pseudo-F, langkah selanjutnya adalah menentukaan metode analisis kluster yang terbaik dengan melihat nilai internal cluster dispersion rate (icdrate). Semakin kecil nilai icdrate, semakin baik metode tersebut dalam melakukan pengelompokan. Setelah dilakukan pengelompokan didapatkan hasil lima kelompok yang optimal berdasarkan metode ward dimana terdapat lima kategori daerah dengan tingkat kriminalitas sangat rawan, rawan, sedang, aman, sangat aman. Berdasarkan hasil analisis kluster dua wilayah disarankan untuk mendapatkan keamanan khusus yaitu Kota Surabaya yang merupakan daerah sangat rawan kriminalitas , dan Kota Malang dengan kategori rawan kriminalitas. Kedua daerah ini merupakan dua kota terbesar di Jawa Timur.
Penerapan Metode Beda Hingga pada Model Matematika Aliran Banjir dari Persamaan Saint Venant Hasan, Hasan; Yulianto, Tony; Amalia, Rica; Faisol, Faisol
Zeta - Math Journal Vol 2 No 1 (2016): Mei
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.254 KB) | DOI: 10.31102/zeta.2016.2.1.6-12

Abstract

Banjir merupakan suatu kejadian yang ditandai dengan naiknya muka air melebihi volume tampung air semisal sungai atau saluran air. Adapun banjir itu sering terjadi salah satunya di Indonesia karena Indonesia merupakan Negara tropis dan beberapa daerah pun juga air resapan sudah mulai berkurang. Dalam penelitian ini diselesaikan dari model matematika aliran banjir pada persamaan saint venant menggunakan metode Beda Hingga. Adapun hasil penelitian didapatkan suatu ketidakstabilan banjir yaitu dengandihasilkannya grafik yang yang terbentuk tidak menuju satu garis y artinya tidak menuju satu titik.
Peramalan HIV Menggunakan Interpolasi Lagrange Yulianto, Tony; Ulfaniyah, Nur Ita; Amalia, Rica
Zeta - Math Journal Vol 2 No 1 (2016): Mei
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.421 KB) | DOI: 10.31102/zeta.2016.2.1.18-21

Abstract

HIV atau human immunodeficiency virus adalah sejenis virus yang menyerang sel darah putih yang menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia. Atau HIV merupakan retrovirus yang menjangkiti sel-sel sistem kekebalan tubuh manusia (terutama CD4 positive T-sel dan macrophages– komponen-komponen utama sistem kekebalan sel), dan menghancurkan atau mengganggu fungsinya. Infeksi virus ini mengakibatkan terjadinya penurunan sistem kekebalan yang terus-menerus, yang akan mengakibatkan defisiensi kekebalan tubuh, sehingga diperlukan penanganan untuk mengatasi permasalahan HIV yang muncul. Dalam penelitian ini lebih difokuskan pada peramalan jumlah penderita HIV tiap tahunnya, sehingga apabila terjadi peningkatan akan bisa segera ditangani. Dalam penelitian ini menggunakan metode interpolasi lagrange dalam meramalkan jumlah penderita HIV. Dari penelitian ini, setelah diperoleh model peramalan HIV, maka diramalkan penderita HIV setelah tahun 2014 mengalami peningkatan. Pada tahun 2016 diprediksi jumlah penderita HIV sebanyak 14.601.962 jiwa.
Penerapan Metode Goal Programming untuk Optimasi Biaya Produksi pada Produk Air Mineral Aqua di Bangkalan Amalia, Rica; Yulianto, Tony; Sari, Iin Nofita; Faisol, Faisol
Zeta - Math Journal Vol 2 No 2 (2016): November
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.85 KB) | DOI: 10.31102/zeta.2016.2.2.31-36

Abstract

Setiap perusahaan memiliki tujuan untuk meningkatkan produk yang dihasilkan agar usahanya tumbuh pesat dan medapatkan keuntungan yang lebih besar. Namun dalam hal ini dalam proses produksi setiap perusahaan pasti dihadapkan pada beberapa persoalan pengoptimalan. Salah satunya biaya produksi. Maka dari itu, perusahaan harus bisa meminimalisir biaya produksi sekecil mungkin. Salah satu metode yang digunakan untuk menangani masalah tersebut adalah metode Goal Programming, Metode ini dapat mengoptimasi biaya produksi pada air mineral Aqua. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi biaya produksi pada perusahaan air mineral Aqua di Bangkalan dengan menggunakan metode Goal Programming. Data yang diambil diperoleh dari CV Tirta Karuna di Bangkalan. Sedangkan sampel yang diambil dalam penelitian diambil perbulan pada tahun 2015. Setelah diteliti, diperoleh biaya produksi yang dapat dikeluarkan oleh perusahaan maksimal dapat mencapai Rp. 114.514.600, dan minimal sebanyak tidak terhingga. Pendapatan maksimal yang mungkin dapat diperoleh oleh perusahaan sebanyak Rp. 166.205.200, dan minimal sebanyak nol. Sedangkan biaya produksi yang dikeluarkan oleh perusahaan sebelum menggunakan Goal Programming adalah Rp. 22.019.088, dan pendapatan yang diperoleh perusahaan adalah Rp. 66.205.200. sehingga keuntungan yang dihasilkan oleh perusahaan ketika tidak menggunakan Goal Programming adalah Rp. 44.186.112, dan ketika menggunakan Goal Programming penghasilan yang didapatkan perusahaan adalah Rp.51.690.600. jadi keuntungan perusahaan lebih besar ketika perusahaan menggunakan Goal Programming.
Sistem Persamaan Linier Aljabar Max-Plus untuk Mengoptimalisasi Waktu Produksi Otok Goreng Khas Madura Rohani, Suci; Amalia, Rica; Yulianto, Tony; Faisol, Faisol
Zeta - Math Journal Vol 4 No 1 (2018): Mei
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.845 KB) | DOI: 10.31102/zeta.2018.4.1.12-17

Abstract

Every company has a goal to improve the products produced. But in this case the production process of each company must be faced any problems, one of which is the increasingly competitive level of competition that occurs in fried otok companies, especially Otok Goreng HLM H, which requires to determine the amount of production in order to meet market demand on time and the amount accordingly so that it is expected to increase profits from the factory itself. Optimization of production and scheduling time can be modeled using the linear max-plus time invariant theory in a Discrete Event System (DES) where the activity time is in the form of real numbers. Optimization results of the Otok Goreng HLM H production time with the Invariant Time Max-Plus Linear System method, namely the biggest sub-settlement obtained optimal ordering results for the time of ordering as much as 4 times with the fastest time to start production at 07.00 am to 09.50 am, the consumer those who have ordered Otok Goreng HLM H can take the order at 02.03 pm to 4.53 pm or later.
Penentuan Susu Bayi Usia 0-6 Bulan Menggunakan Metode SAW Yulianto, Tony; Zulaikha, Layla Imroatu; Amalia, Rica; Faisol, Faisol
Zeta - Math Journal Vol 4 No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.415 KB) | DOI: 10.31102/zeta.2019.4.2.40-49

Abstract

Bayi berusia 0-6 bulan membutuhkan ASI secara eksklusif, karena pencernaan bayi belum mampu untuk mendapatkan makanan tambahan. Namun tidak semua ibu bisa memberikan ASI karena beberapa faktor, oleh karena itu susu formula juga sangat dibutuhkan pada bayi yang tidak dapat menerima ASI sebagai asupan nutrisi pengganti ASI. Pada pemilihan susu bayi ada banyak metode yang bisa dilakukan, akan tetapi dalam penelitian ini menggunakan metode SAW (Simple Additive Weighting) untuk memperoleh jenis susu bayi yang sesuai dengan yang diharapkan. Berdasarkan hasil penelitian dari 8 jenis susu, setelah dilakukan proses perankingan menggunakan metode SAW diperoleh hasil bahwa susu yang terbaik (dalam ranking 1) adalah susu Enfamil A+1.
Model Regresi Linier Berganda Untuk Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pasangan Usia Subur Yang Mengikuti KB di Pamekasan Amalia, Rica; Mardianto, M. Fariz Fadillah; Apidianti, Sari Pratiwi
Zeta - Math Journal Vol 4 No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.752 KB) | DOI: 10.31102/zeta.2019.4.2.55-60

Abstract

Pamekasan adalah salah satu kabupaten di Madura dengan kepadatan penduduk sebesar 1051 jiwa / . Salah satu cara menekan kepadatan penduduk yang dilakukan oleh pemerintah adalah adanya program Keluarga Berencana (KB). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan model dari faktor – faktor yang mempengaruhi jumlah pasangan usia subur yang mengikuti KB di Pamekasan. Untuk mendapatkan model tersebut digunakan metode regresi linier berganda. Dari analisis data diperoleh model regresi linier berganda untuk faktor – faktor yang mempengaruhi jumlah pasangan usia subur yang mengikuti KB di Pamekasan yaitu nilai Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel prediktor secara keseluruhan dapat menjelaskan variabel respon sebesar 98,2%.
Penerapan Kombinatorik pada Persamaan Diophantine Linier A’lailliyyin1, A’lailliyyin; Amalia, Rica; Yulianto, Tony
Zeta - Math Journal Vol 7 No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/zeta.2022.7.2.64-68

Abstract

In this paper we apply combinatoric principle on linear diophantine equation. The method being used on this research is theoritic method. Generally, the linear diophantine equation is a polynomial equation. The form of equation being solved in this paper is linear diophantine equation. As for the solution of this equation is limited to natural numbers and whole numbers. By using the combinatoric principle, we got the number of solution of these linear diophantine equation which is the combination for natural numbers solution and for whole numbers solution.
Dimensi Partisi pada Graf Hasil Operasi Korona Tingkat-k Amalia, Rica; Ummi Nur Yatun Hasanah; Faisol; Tony Yulianto; Kuzairi
Contemporary Mathematics and Applications (ConMathA) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/conmatha.v6i1.54748

Abstract

Graph theory is one of the subjects in Discrete Mathematics that have long been known and are widely applied in various fields. The topics that are often discussed in graph theory include labeling, coloring, chromatic numbers, metric dimensions, and partition dimensions. Partition dimensions are obtained by grouping all the vertices on the graph into a number of partition classes, then determine the distance of all vertices to each partition class to get a representation. Partition class which representations have different coordinate vectors is called resolving partition. The minimum cardinality of resolving partition is called partition dimensions of the graph. The purpose of this study is to determine the partition dimensions of level corona operation graphs which are GʘkPm, GʘkCm and GʘkKm, where G, Pm, Cm and Km are connected non trivial graph, path graph, circle graph and complete graph respectively, and any integer k≥1.